-->

29/03/2025

Perjalanan Mudik di Jalur Piket Nol Lumajang: Waspadai Ancaman Longsor


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Para pemudik yang melintasi Jalur Piket Nol di Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor.

Kepala Kepolisian Resor Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menekankan bahwa Jalur Piket Nol termasuk dalam kategori wilayah yang rawan terhadap bencana alam di Lumajang. Ia secara khusus mengingatkan para pengguna jalan untuk berhati-hati saat melewati area di sekitar KM 57.

Area KM 57 di Jalur Piket Nol baru-baru ini mengalami insiden longsor pada hari Jumat, 28 Februari 2025. Meskipun demikian, pada H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri, jalur tersebut dilaporkan sudah dapat dilalui dengan lancar oleh para pemudik.

"Beberapa area di Lumajang memiliki kerentanan terhadap bencana alam, seperti yang terjadi di Piket Nol. Mengingat kondisi cuaca yang seringkali hujan, kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati," ungkap Alex.

Alex juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan patroli rutin di sepanjang jalur mudik yang berpotensi mengalami bencana alam.

 "Kami telah menempatkan personel untuk memantau kondisi jalan secara berkala," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, menyatakan bahwa BPBD telah mengambil langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana selama periode mudik.

"Sebagai langkah antisipasi, BPBD dalam status siaga penuh selama arus mudik 2025. Kami siap untuk merespons dan melakukan evakuasi jika terjadi bencana," ujar Yudi.

Selain itu, BPBD juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional untuk mengantisipasi potensi longsor di jalur-jalur rawan, khususnya di sekitar KM 55-57 Piket Nol. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak-pihak terkait di destinasi wisata untuk menyediakan bantuan yang diperlukan.

"Kami telah menempatkan relawan di area rawan longsor, dan pekerja dari BPJN juga tergabung dalam grup koordinasi penanggulangan bencana. Ini memungkinkan kami untuk mendapatkan informasi cepat jika terjadi longsor," tambah Yudi.

Yudi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama di tempat-tempat wisata, mengingat potensi bencana yang bisa dipicu oleh faktor manusia maupun alam.

Ia mengingatkan bahwa musim hujan masih berlangsung, yang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. (Imam)

28/03/2025

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025, PT KAI Daop 9 Jember Catat Lonjakan Penumpang


Jember, (Onenewsjatim) 
– Arus mudik Lebaran 2025 memasuki puncaknya pada Kamis (27/3) dan Jumat (28/3), dengan lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 9 (Daop 9) Jember. Data terbaru menunjukkan bahwa ribuan pemudik telah memanfaatkan layanan kereta api untuk pulang ke kampung halaman.

Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, mengungkapkan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan oleh pemerintah dan beberapa perusahaan turut berkontribusi pada penyebaran arus mudik yang lebih merata. 

"Sejak 21 Maret 2025, rata-rata keberangkatan harian mencapai 8.860 penumpang, dan lonjakan signifikan terjadi mulai 22 Maret," ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember sejak 21 Maret 2025 mencapai 71.137 orang, sementara jumlah penumpang yang tiba mencapai 77.051 orang. Stasiun Jember menjadi titik keberangkatan dan kedatangan terbanyak, diikuti oleh Stasiun Ketapang, Banyuwangi Kota, Kalisetail, Rogojampi, dan Probolinggo.

Pada Kamis (27/3), jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 9 Jember mencapai 10.482 orang, sementara pada Jumat (28/3) hingga pukul 10.30 tercatat 9.948 penumpang telah tiba. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat pada Jumat pagi mencapai 8.810 orang dan masih berpotensi bertambah seiring berlanjutnya penjualan tiket.

Tiket Masih Tersedia untuk Beberapa Perjalanan

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, PT KAI Daop 9 Jember memastikan masih tersedianya tiket untuk beberapa perjalanan kereta api, antara lain:

KA Ijen Ekspres (Ketapang-Malang) – 2.363 tiket

KA Mutiara Timur Reguler (Ketapang-Surabaya Pasarturi) – 4.413 tiket

KA Mutiara Timur Tambahan (Ketapang-Surabaya Gubeng) – 3.785 tiket

Cahyo juga mengingatkan calon penumpang untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi PT KAI guna menghindari modus penipuan.

 "Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum keberangkatan," tegasnya.

Dengan masih berlangsungnya arus mudik, PT KAI Daop 9 Jember terus mengoptimalkan layanan demi kenyamanan dan keselamatan para pemudik yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka. (Imam)



21/03/2025

Antisipasi Longsor, Perhutani dan Wartawan Pasang Papan Imbauan dan Tanam Pohon di Candipuro


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Perhutani bersama wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) melakukan penanaman pohon di kawasan Piket Nol, KM 56, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jumat (21/3/2025).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Perhutani ke-64 dan Hari Pers Nasional. Selain penanaman pohon, juga dilakukan pemasangan papan imbauan di lokasi rawan longsor.

Papan tersebut berisi peringatan bagi masyarakat yang melintas, bertuliskan "Hati-hati Anda Memasuki Kawasan Rawan Longsor."

Plt ADM KPH Probolinggo, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor dan banjir, terutama di jalur Pronojiwo-Candipuro yang kerap mengalami bencana alam.

"Hari ini kami melaksanakan patroli gabungan Sabuk Semeru, sekaligus penanaman pohon dalam rangka HUT Perhutani dan Hari Pers Nasional 2025," ujarnya.

Munir menjelaskan, Tujuan utama dari penanaman ini adalah untuk mengurangi risiko bencana longsor dan banjir di kawasan Piket Nol, yang dikenal rawan.

"Tujuan dari penanaman pohon ini adalah untuk menanggulangi adanya bencana alam tanah longsor dan banjir, terutama di lokasi jalan Pronojiwo-Candipuro yang selama ini sering terjadi longsor," ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 150 pohon jenis mahoni ditanam di area tersebut, serta dipasang 10 papan imbauan di titik-titik rawan longsor.

"Kami juga memasang papan imbauan sebagai peringatan bahwa lokasi ini berbahaya terhadap tanah longsor," imbuh Munir.

Munir mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik, untuk berhati-hati saat melintasi jalur Piket Nol. Ia mengingatkan akan potensi bahaya longsor dan banjir, serta kemungkinan jatuhnya batu dari tebing.

"Kami himbau kepada masyarakat yang akan mudik untuk berhati-hati apabila melintasi jalan Piket Nol ini, karena sering terjadi bencana longsor dan banjir. Kami juga mengimbau untuk antisipasi jika ada batu yang jatuh atau tanah longsor, agar segera mengamankan diri, karena ini sangat membahayakan," tegasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli gabungan "Sabuk Semeru", yang melibatkan Muspika, wartawan, Perhutani, dan TNI-Polri. Patroli ini mencakup kegiatan bersama seperti buka puasa dan bagi-bagi takjil. (Imam)

19/03/2025

Polres Lumajang Siaga Mudik Lebaran 2025, Ini Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Polres Lumajang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan (trouble spot) di wilayahnya. 

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan arus mudik yang diprediksi akan terjadi mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 dalam Operasi Ketupat Semeru.

KBO Satlantas Polres Lumajang, Iptu Suheri, mengungkapkan bahwa titik rawan kecelakaan masih berada di daerah Kedungjajang. 

"Jalannya mulus dan lengang, sehingga sering membuat pengendara terlena dan akhirnya lalai," ujarnya. 

Selain itu, peningkatan volume kendaraan selama musim mudik juga menjadi faktor risiko.

Sementara itu, titik rawan kemacetan diprediksi akan terjadi di sekitar Pos Klakah hingga Indomaret Klakah, bahkan bisa meluas hingga depan SMA Klakah.

 "Kemacetan biasanya terjadi pada sore hingga pukul 8 malam, dan puncaknya terjadi menjelang lebaran hingga Kupatan," jelas Iptu Suheri. 

Selai. Itu juga, ada penyempitan jalan akibat rel kereta api dan adanya beberapa persimpangan menjadi penyebab utama kemacetan di area tersebut.

Untuk mengatasi potensi kemacetan, jalur alternatif melalui Pasar Wates Wetan dan Pasar Pisang di Ranuyoso dapat digunakan. Jalur ini dapat diakses dari arah Probolinggo maupun Lumajang.

"Kami juga berkoordinasi dengan swadaya masyarakat untuk menjaga perlintasan kereta api di Klakah," tambah Suheri. 

Selain petugas resmi dari PT KAI, masyarakat setempat juga turut berjaga secara bergantian.

Dalam upaya menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Lumajang akan meningkatkan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang tata tertib lalu lintas, terutama selama musim mudik.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan bak terbuka untuk mengangkut penumpang," tegas Suheri.

Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi sopir angkutan umum di terminal. Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti kendaraan over dimension over loading (odol) dan pelanggaran jalur, juga akan ditingkatkan.

Selama Operasi Ketupat Jaya, Polres Lumajang akan mendirikan dua pos pengamanan (pospam) di Pos Klakah dan Pasar Baru.

 "Kami berharap dengan berbagai upaya ini, masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman, serta merayakan Idulfitri dengan lancar," pungkas Suheri.


15/03/2025

Festival Musik Patrol Meriahkan Lumajang, Puluhan Ribu Warga Padati Alun-alun


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Festival Musik Patrol kembali digelar di Kabupaten Lumajang, menarik perhatian puluhan ribu warga yang memadati Alun-alun dan ruas jalan Kota Lumajang pada Minggu (15/3/2025). Acara tahunan yang menjadi ikon budaya lokal ini dibuka langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai budaya dan keagamaan yang kuat. KH Ahmad Qusairi, 

Ketua 1 Takmir Masjid KH Anas Machfudz, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahunan Remaja Masjid Lumajang.

"Tujuan utama dari festival ini adalah untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan umat Islam, menggali kreativitas generasi muda, melestarikan seni budaya masyarakat, dan menyiarkan syiar Islam di bulan Ramadhan," ujar KH Ahmad Qusairi.

Adapun kriteria penilaian meliputi penampilan, kreativitas, harmonisasi suara dan lagu, kekompakan personel, kerapian, etika, sopan santun, serta kesesuaian dengan tema dan dekorasi.. 

Tahun ini, panitia mengambil tema "Sambut Ramadhan Jemput Keberkahan Dengan Penuh Kegembiraan".

"Kami berharap, melalui tema ini, masyarakat dapat menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang gembira dan penuh berkah," imbuhnya.

Festival musik patrol tahun ini diikuti oleh 17 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang, dengan peserta terjauh berasal dari Kecamatan Klakah. 

Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

"Lomba patrol ini rutin diadakan setiap bulan Ramadhan. Ini adalah budaya lokal yang harus kita lestarikan. Musik patrol pada zaman dahulu digunakan untuk menjaga keamanan dan membangunkan warga untuk sahur. Sekarang, kita lestarikan melalui lomba," kata Bupati Indah.

Antusiasme masyarakat terhadap festival ini sangat tinggi. Ribuan warga dari berbagai usia memadati area sekitar Alun-alun Lumajang untuk menyaksikan penampilan para peserta.

"Saya sangat senang dengan adanya festival ini. Ini adalah hiburan yang positif dan mengingatkan kita pada tradisi Ramadhan. Semoga festival ini terus diadakan setiap tahun dan semakin meriah,"  ujar Erlis salah seorang warga.

Salah satu penonton, Cindy mengungkapkan antusiasmenya terhadap festival ini.

"Acaranya seru, ramai sekali. Saya selalu menantikan festival ini setiap tahun karena memberikan nuansa Ramadan yang khas di Lumajang," katanya. (Imam)



Marak Balap Liar, Wabup Lumajang Izinkan JLT Jadi Arena Drag Race


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Maraknya aksi balap liar yang didominasi anak muda, terutama di bulan Ramadhan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengambil langkah tegas dengan mengizinkan Jalan Lintas Timur (JLT) sebagai arena drag race resmi.

"Kami memfasilitasi kegiatan ini agar anak-anak muda yang memiliki minat dalam drag race dapat menyalurkan bakat mereka secara legal dan aman. Ini juga sebagai upaya untuk mencegah balap liar, yang seringkali meresahkan masyarakat," ujar Yudha Adji Kusuma.

Drag race ini akan digelar secara berkala, satu atau dua bulan sekali, bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Yudha menekankan bahwa kegiatan ini berbeda dengan balap liar, karena akan dilaksanakan dengan standar drag race yang jelas, meliputi dua lintasan, lampu start, dan timer untuk mengukur kecepatan.

"Ini bukan balap liar, melainkan drag race. Akan ada dua lintasan, lampu start, dan timer untuk mengukur kecepatan. Jadi, ini bukan balapan yang ugal-ugalan," tegasnya.

Menurut Yudha, kegiatan drag race ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan minat mereka secara positif. 

"Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan aman dan tertib. Oleh karena itu, kami mewajibkan peserta memiliki BPJS Ketenagakerjaan dan KTP," jelas Yudha

Drag race perdana akan dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Maret 2025. Jika kegiatan ini berjalan tertib dan sukses, Pemkab Lumajang akan mempertimbangkan untuk menggelar kegiatan serupa setiap bulan.

"Jika anak-anak tertib, kita fasilitasi, akan kita laksanakan tiap bulan," ujar Yudha.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah memberikan wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan minat mereka secara positif, sekaligus menekan angka balap liar dan kecelakaan di jalan raya.

"Kami berharap dengan adanya fasilitas ini, angka kecelakaan akibat balap liar bisa ditekan. Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan anak-anak muda di Lumajang," pungkas Yudha.

Aksi balap liar kembali marak di Kabupaten Lumajang, terutama selama bulan suci Ramadhan. 

Kegiatan yang didominasi oleh anak-anak muda dan pelajar ini sering terjadi pada dini hari menjelang subuh dan sore hari, meresahkan warga sekitar. Aparat Kepolisian sering membubarkan aksi balapan liar.

Ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar antara lain Jalan Lintas Timur (JLT), Jalan Slamet Riyadi, Jalan Raya Hutan Jati Senduro, Jalan Lintas Selatan (JLS), dan Jalan Prayuana Klakah. (Imam)


13/03/2025

Antusiasme Warga Lumajang Tukar Uang Baru di Layanan Kas Keliling BI Jelang Lebaran


Lumajang (Onenewsjatim)
– Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, warga Kabupaten Lumajang antusias menukarkan uang pecahan baru di layanan kas keliling Bank Indonesia (BI) Jember. 

Kegiatan ini berlangsung di halaman Masjid Al-Kautsar, Jalan Wonorejo, Sekarputih, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, pada Kamis, 13 Maret 2025.

Sejumlah warga terlihat mengantre dengan tertib untuk menukarkan uang pecahan baru sebagai persiapan pulang kampung dan berbagi kebahagiaan saat Lebaran nanti. 

Salah satu warga, Refio, mengungkapkan kebahagiaannya setelah menukarkan uang senilai Rp 2,2 juta dengan pecahan baru Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 2 ribu.

"Saya menukarkan uang Rp 2,2 juta untuk mendapatkan uang pecahan baru yang akan dibagikan saat Lebaran nanti. Alhamdulillah, dengan adanya Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2025, saya sangat terbantu. Ini memang sudah menjadi agenda tahunan yang sangat membantu kami," ujar Refio.

Lebih lanjut, Refio menjelaskan bahwa untuk melakukan penukaran uang di layanan kas keliling BI, warga diharuskan mendaftar terlebih dahulu melalui platform digital yang disediakan oleh Bank Indonesia, yaitu aplikasi pintar.bi.go.id/Order/KasKeliling. 

"Kalau tidak pakai aplikasi, tidak bisa. Jadi lebih tertib dan terorganisir. Saya sendiri harus menunggu sampai jam 12 siang untuk bisa mendapatkan kuota," tambah Refio.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Indah, warga asal Pronojiwo, yang telah menukarkan uang pecahan baru senilai Rp 4,3 juta. Ia memilih pecahan uang Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan Rp 2 ribu untuk persiapan menyambut Lebaran. 

"Saya merasa senang bisa menukarkan uang baru yang sangat dibutuhkan untuk berbagi di Hari Raya. Program ini sangat membantu warga yang ingin mendapatkan uang pecahan baru dengan cara yang lebih mudah," ungkap Indah.

Jadwal Penukaran Uang Pecahan Baru di Lumajang:

Kamis, 13 Maret 2025: Masjid Al-Kautsar, Bank Jatim, BRI Kantor Cabang Lumajang.

Rabu, 26 Maret 2025: BNI Kantor Cabang Utama, Mandiri Kantor Cabang Lumajang, BCA Kantor Cabang Utama Lumajang.

Untuk menukarkan uang baru di layanan kas keliling BI, masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu melalui platform digital https://pintar.bi.go.id/Order/KasKeliling. (Imam)

12/03/2025

Momen Haru di Lapas Lumajang: Warga Binaan Nikmati Bukber Bersama Keluarga


Lumajang (Onenewsjatim) -
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang menghadirkan momen spesial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bulan Ramadhan 1446 H/2025 M. 

Program buka puasa bersama (bukber) yang diadakan memberikan kesempatan bagi para WBP untuk merasakan kehangatan kebersamaan dengan keluarga di tengah masa tahanan.

Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para WBP saat bertemu dengan istri, anak, dan orang tua mereka. Momen buka puasa ini menjadi ajang melepas rindu dan mempererat tali silaturahmi. Hidangan yang dibawa dari rumah masing-masing menambah nikmatnya santap buka puasa bersama.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Lumajang, Mahendra Sulaksana, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan sentuhan rohani dan spiritual bagi para narapidana yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

"Dengan kehadiran keluarga, kami berharap dapat menambah semangat WBP dalam menjalani sisa masa tahanan, sekaligus terus meningkatkan ketakwaan dan menjalankan ibadah. Suasana kebersamaan ini diharapkan dapat memberikan rasa seperti di rumah bagi mereka," ujar Mahendra Sulaksana.

Lapas Lumajang membatasi jumlah peserta bukber hingga 50 orang WBP, mengingat kapasitas ruangan yang terbatas. Setiap WBP hanya diperbolehkan membawa maksimal 2 anggota keluarga dan 1 anak.

"Tujuan kami adalah agar seluruh WBP dapat merasakan momen berbuka puasa bersama keluarga di bulan Ramadhan ini," terang Mahendra.

Program ini diadakan dua kali dalam sebulan, dengan jadwal yang telah ditentukan pada tanggal 12 dan 24 Ramadan. Pendaftaran dilakukan sebelumnya, dan bagi yang telah mengikuti di sesi pertama, tidak diperbolehkan mendaftar di sesi kedua agar kesempatan bisa dirasakan oleh lebih banyak warga binaan.

"Agar semua warga binaan bisa merasakan momen ini, kami menerapkan sistem bergiliran. Pendaftaran ditutup dua hari sebelum pelaksanaan, dan kami memastikan setiap warga binaan mendapat kesempatan yang adil," tambah Mahendra Sulaksana.

Saat ini, Lapas Kelas IIB Lumajang dihuni oleh 759 warga binaan. Program bukber ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para WBP, serta mempererat hubungan antara WBP dan keluarga mereka.

Polres Lumajang dan Diskopindag Cek Ketersediaan Bahan Pokok dan Takaran Minyakita Jelang Lebaran


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polres Lumajang bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Lumajang pada Rabu (12/3/2025). 

Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama minyak goreng, guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama Lebaran.

Dalam sidak tersebut, petugas tidak hanya mengecek harga bahan pokok, tetapi juga melakukan pengecekan takaran minyak goreng menggunakan alat ukur tera. Hal ini dilakukan untuk memastikan isi kemasan minyak goreng sesuai dengan standar.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Firdaus Nugraha Wiratama, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok bahan pokok, termasuk minyak goreng. "Minyakita", mencukupi kebutuhan masyarakat Lumajang menjelang Idul Fitri. 

"Kami ingin memastikan bahwa stok bahan pokok, termasuk minyak goreng, masih mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Lumajang menjelang Idul Fitri," ujar Firdaus.

Hasil dari sidak menunjukkan bahwa stok bahan pokok di Pasar Baru Lumajang masih aman dan harga relatif stabil. 

"Untuk stok masih aman menjelang hari raya Idul Fitri. Harga bahan pokok masih normal, tidak ada kendala pasokan," tambah Ipda Firdaus. 

Pihaknya berjanji akan terus memantau kondisi pasar hingga menjelang hari raya agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang.

Sementara itu, Rudi, staf bagian perdagangan Diskopindag Lumajang, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan takaran minyak goreng "Minyakita" menunjukkan hasil yang sesuai, bahkan lebih 10 mili dari 1.000 mili.

Ia mengungkapkan bahwa harga Minyakita di pasaran saat ini dijual seharga Rp 16.000 per liter. 

"Harga yang kami temui saat sidak adalah Rp 16.000, namun HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan untuk Minyakita seharusnya Rp 15.700. Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap harga dan kualitas minyak goreng," jelas Rudi.(Imam)


Kelurahan Jogoyudan Luncurkan Inovasi Digital "Palawa" untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Lurah Jogoyudan Setyo Aji

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ditengah upaya efisiensi anggaran, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, meluncurkan inovasi berbasis digital bernama "Palawa Jogoyudan". 

Inovasi ini berupa Pelayanan Administrasi Melalui Aplikasi WhatsApp yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara lebih cepat, efektif, dan efisien.

Lurah Jogoyudan, Setyo Aji, S.STP, menjelaskan bahwa inovasi ini didasarkan pada kenyataan bahwa hampir seluruh masyarakat telah memiliki dan menggunakan aplikasi WhatsApp dalam kehidupan sehari-hari. 

Dengan memanfaatkan platform ini, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mengurus berbagai administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan.

"Jadi pemohon cukup mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor 085233215541 dengan format sapaan seperti 'Hai/Halo Palawa'. Selanjutnya, sistem akan memandu mereka dalam proses pengurusan surat yang dibutuhkan," ujar Setyo Aji.

Layanan administrasi yang dapat diakses melalui Palawa Jogoyudan meliputi berbagai jenis surat seperti surat keterangan kelahiran, surat keterangan kematian, surat keterangan SKCK, surat keterangan tidak mampu, surat keterangan belum menikah, surat domisili, hingga rekomendasi izin keramaian atau kegiatan. 

Selain itu, layanan bantuan sosial juga tersedia, seperti usulan DTKS, bantuan santunan kematian, dan usulan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Setyo Aji menegaskan bahwa tujuan utama dari inovasi ini adalah untuk memberikan kenyamanan, kemudahan, dan efisiensi dalam pelayanan publik. 

"Kami berharap, 'Pahlawan Jogoyudan' dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," pungkasnya.

Warga Apresiasi Palawa Jogoyudan, Inovasi Digital untuk Kemudahan Administrasi

Salah satu warga Jogoyudan, Rina (35), mengungkapkan apresiasinya terhadap inovasi ini. 

"Dengan adanya Palawa, kita jadi tidak perlu repot datang ke kantor kelurahan. Semuanya bisa diurus lewat WhatsApp, sangat membantu, apalagi bagi kami yang sibuk bekerja," ujarnya.

Senada dengan Rina, warga lainnya, Nuril (42), juga merasa inovasi ini sangat bermanfaat.

"Ini sangat memudahkan, terutama bagi kami yang sibuk bekerja. Tidak perlu lagi khawatir dengan jam buka kantor kelurahan," ujarnya.

Dengan hadirnya inovasi Palawa Jogoyudan, Kelurahan Jogoyudan berharap pelayanan publik semakin mudah diakses oleh masyarakat, memberikan kenyamanan, serta mendukung efisiensi dalam penyelenggaraan administrasi. (Imam)


27/02/2025

Baru 60% Jemaah Haji Lumajang Lunasi Bipih


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang mencatat bahwa hingga saat ini, baru 60 persen dari total jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

"Hingga saat ini, sudah ada 430 jemaah yang melunasi Bipih di tahap pertama. Tahap pertama pelunasan ini akan berlangsung hingga 14 Maret 2025," ungkap Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Lumajang, Rofik.

Rofik menjelaskan bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama bagi sebagian jemaah yang belum dapat melunasi Bipih. Namun, ia mengingatkan bahwa batas waktu pelunasan tahap pertama semakin dekat, yaitu 14 Maret 2025.

"Kuota jemaah haji asal Kabupaten Lumajang tahun 2025 sebanyak 845 jemaah. Kami mengimbau kepada seluruh jemaah yang telah mendapatkan kuota untuk segera melunasi Bipih agar tidak kehilangan kesempatan berangkat tahun ini," tegas Rofik.

Ia menambahkan, jika hingga batas akhir pembayaran masih ada jemaah yang belum melunasi, maka kursi mereka akan digantikan oleh calon jemaah haji (CJH) cadangan.

"Jika tidak melunasi dalam tenggat waktu yang ditentukan, maka kursi mereka akan dialihkan ke jemaah cadangan. Artinya, mereka harus menunda keberangkatan dan baru bisa berangkat tahun depan," jelasnya.

Untuk menghindari kendala dalam pelunasan, Kemenag Lumajang terus melakukan sosialisasi dan memberikan pendampingan kepada calon jemaah, terutama bagi mereka yang menghadapi kendala administrasi atau keuangan.

"Kami berharap, seluruh jemaah yang telah mendapatkan kuota keberangkatan tahun ini bisa menyelesaikan proses pelunasan tepat waktu," pungkas Rofik. (Imam)

26/02/2025

Dominasi Pelanggaran Helm, Operasi Keselamatan Semeru 2025 Catat Ratusan Pelanggar di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Satlantas Polres Lumajang telah menyelesaikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar pada 10 hingga 23 Februari 2025. Dalam dua pekan pelaksanaan operasi ini, Satlantas Polres Lumajang mencatatkan hasil yang signifikan, dengan ratusan pengendara ditindak akibat melanggar aturan lalu lintas.

Menurut KBO Satlantas Polres Lumajang, Ipda Suheri, sebanyak 595 pelanggar lalu lintas terpaksa dikenakan tindakan tilang.

Pelanggaran yang terjadi didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua, dengan total 624 pelanggaran, diikuti oleh minibus 36, pick-up 7, truk 5, dan kendaraan yang melebihi tonase (adol) sebanyak 10 unit.

"Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm, mencapai 70 persen. Sisanya, pelanggarannya terkait knalpot brong dan tidak menggunakan spion," ujar Suheri.

Selain tindakan tilang, petugas juga memberikan teguran presisi kepada 4.579 pelanggar lalu lintas.

Tak hanya itu, dalam upaya penegakan hukum yang lebih efektif, teknologi ETLE Statis (Electronic Traffic Law Enforcement) juga diterapkan. Selama Operasi Keselamatan Semeru 2025, ETLE Statis mencatatkan 77 pelanggaran.

"Untuk penindakan ETLE Statis, sebanyak 77 penindakan didominasi oleh pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman dan tidak memakai helm," ungkap Ipda Suheri.

Jika dibandingkan dengan data Operasi Keselamatan Semeru 2024, terjadi peningkatan jumlah pelanggaran ETLE Mobile Statis, di mana pada tahun ini sebanyak 966 pelanggar diberikan tindakan tilang. Sementara itu, tilang manual atau konvensional diberikan kepada 401 pelanggar, dan teguran diberikan kepada 2.759 pelanggar.

Meskipun Operasi Keselamatan Semeru 2024 telah berakhir, Satlantas Polres Lumajang akan terus mengintensifkan patroli dan sosialisasi untuk menegakkan aturan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Selalu patuhi rambu-rambu, gunakan helm, dan jangan gunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong). Perlu diingat, awal mula kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas," tegas Suheri.

Satlantas Polres Lumajang berharap dengan adanya operasi ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan di Lumajang dapat terus ditekan.

"Kami berharap dengan adanya penindakan tegas dan upaya sosialisasi yang terus dilakukan, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta suasana berkendara yang aman dan nyaman di Kabupaten Lumajang," pungkasnya.(Imam)

Pedagang Sapi Jadi Peserta Tertua dalam Nikah Massal di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Puluhan pasangan di Kabupaten Lumajang mengikuti acara nikah massal yang diadakan oleh Baznas Lumajang. Di antara mereka, terdapat seorang peserta berusia sekitar 70 tahun yang telah memiliki cucu.

Sukari (70), warga Desa Jambearum, Kecamatan Pasrujambe, mengungkapkan bahwa ia telah menikah secara siri dengan istrinya sejak tahun 1987. Selama lebih dari tiga dekade, mereka hidup bersama dan dikaruniai seorang anak serta satu cucu.

Ketika ditanya alasannya tidak menikah secara resmi, Sukari mengaku kurang memahami aturan yang berlaku. Saat itu, pernikahannya hanya dipimpin oleh seorang ustaz di desanya yang kini telah meninggal dunia.

"Dulu saya hanya mengikuti apa yang dikatakan ustaz. Setelah dinikahkan, saya pikir semuanya sudah selesai," ujar Sukari saat diwawancai sejumlah awak media, pada Rabu (26/2/2025).

Meskipun hadir dalam acara isbat nikah, Sukari terlihat gelisah karena sapi dagangannya masih berada di pasar. Sementara itu, sang istri justru merasa bahagia karena setelah mendapatkan buku nikah, ia berencana untuk mendaftar ibadah umrah.

"Alhamdulillah, sekarang bisa mengurus pendaftaran umrah. Suami saya masih kepikiran sapinya yang ditinggal di pasar," ungkap istrinya.

Ketua Baznas Lumajang, Drs. H. M. Nur Sahid, menjelaskan bahwa pernikahan resmi sangat penting bagi pasangan yang telah menikah secara siri. Dengan adanya buku nikah, status pernikahan mereka sah secara hukum, sehingga hak waris bagi keturunan mereka juga menjadi lebih jelas.

"Isbat nikah ini merupakan bagian dari peringatan HUT Baznas ke-24. Awalnya terdapat 44 pasangan yang mendaftar, tetapi setelah verifikasi, hanya 22 pasangan yang memenuhi syarat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Lumajang, Gus Darwis, yang menggagas program nikah massal ini, menuturkan bahwa tujuan dari isbat nikah adalah memastikan status pernikahan pasangan diakui oleh negara.

Menurutnya, banyak pasangan yang ingin mengikuti acara ini, tetapi tidak semua bisa memenuhi persyaratan administratif yang ditetapkan. Hal ini menyebabkan jumlah peserta yang akhirnya lolos seleksi lebih sedikit dari jumlah pendaftar awal.

"Tim dari Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) NU bertugas di lapangan dengan SOP yang jelas, sehingga prosesnya berjalan lancar," tuturnya.

Dalam pemantauan di lokasi, beberapa pasangan terkendala masalah administratif, seperti perceraian yang belum memiliki akta cerai atau status pernikahan sebelumnya yang tidak jelas. Akibatnya, permohonan isbat nikah mereka belum dapat diproses lebih lanjut. (Imam)

Tiket Kereta Api Laris Manis! 74 Ribu Lebih Sudah Dipesan untuk Mudik Lebaran


Jember, (Onenewsjatim)
– Menyambut musim mudik Lebaran 1446 H/2025 M, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember melaporkan peningkatan signifikan dalam pemesanan tiket kereta api. 

Hingga Selasa, 25 Februati 2025, di wilayah Daop 9 Jember sebanyak 74.452 tiket atau 43 % dari total kapasitas 171.908 tempat duduk yang disediakan telah dipesan untuk periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan, Dari 24 perjalanan kereta api di Daop 9 Jember yang disediakan pada masa Angkutan Lebaran 2025, masih tersedia 97.456 tempat duduk ke berbagai tujuan yang dapat dipesan. 

"Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Tiket yang masih tersedia mencakup berbagai kereta api dengan relasi dan tanggal keberangkatan yang beragam," ujarnya.

Kereta api yang paling diminati oleh pelanggan antara lain KA Sritanjung tujuan Lempuyangan, KA Probowangi tujuan Surabaya Gubeng, dan KA Tawangalun tujuan Malang. 

Selain itu, KA kelas komersial seperti KA Blambangan Ekspres, , KA Wijayakusuma, KA Pandalungan,  KA Ranggajati, KA Logawa, dan KA Mutiara Timur juga masih memiliki tiket yang cukup tersedia.

"Kami memprediksi puncak kepadatan arus mudik dengan kereta api akan terjadi pada 28 Maret yang merupakan H-3 lebaran, sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April atau H+5 lebaran dengan tujuan terbanyak Surabaya Gubeng, Lempuyangan, Malang, Sidoarjo dan Gambir” jelas Cahyo, Rabu (26/02/25).

Pada Angkutan Lebaran 2025, Daop 9 Jember mengoperasikan 24 perjalanan kereta api, meningkat dari 20 perjalanan pada tahun sebelumnya. Penambahan ini termasuk KA Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Gubeng PP dan KA Ijen Ekspres relasi Ketapang – Malang PP.

Sebagai wujud komitmen KAI terhadap keselamatan dan bagian dari upaya untuk memberikan pelayanan terbaik, Rabu – Kamis, 26-27 Februari 2025, Jajaran Direksi KAI bersama Kementerian Perhubungan,  Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan inspeksi ke wilayah Daerah Operasi 9 Jember.

Untuk semakin menambahkan kesan kepada pelanggan, KAI juga sudah menyiapkan beberapa hal, diantaranya menghadirkan tematik lebaran di stasiun dan kereta api, takjil gratis dan juga marchandise.

"Kami mengimbau kepada calon penumpang untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Jika tiket pada tanggal favorit sudah tidak tersedia, pelanggan dapat memilih alternatif tanggal atau kereta lainnya, serta memanfaatkan fitur connecting train yang tersedia di aplikasi Access by KAI," ujar Cahyo.

Cahyo juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat telah memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik Lebaran 2025.

”Dengan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjamin keselamatan perjalanan, KAI siap mengantar Anda pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan bersama orang-orang terkasih. Bersama KAI, setiap perjalanan mudik menjadi lebih nyaman, aman, dan penuh makna." pungkasnya.



25/02/2025

77 Ribu Lebih Penumpang Gunakan 'Face Recognition', Kurangi Limbah Kertas


Jember, (Onenewsjatim)- 
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi "Face Recognition" di Stasiun Jember. Langkah ini tidak hanya mempermudah layanan bagi penumpang, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Menurut Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, sejak diluncurkan pada 22 Agustus 2024 hingga 23 Februari 2025, sistem "Face Recognition" telah menarik minat 77.836 penumpang untuk mendaftar dan telah digunakan sebanyak 285.773 kali.

"Teknologi ini terbukti efektif dalam mempercepat proses boarding dan mengurangi antrean, terutama pada periode sibuk seperti libur Natal dan Tahun Baru," ujar Cahyo.

Dengan sistem ini, penumpang tidak perlu lagi menggunakan tiket fisik berbasis kertas. Mereka cukup memindai wajah di gerbang boarding, dan pintu akan terbuka secara otomatis jika data sesuai. 

Hal ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga mengurangi penggunaan kertas, yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

"Kami berharap inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi penumpang, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan," tambah Cahyo.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati kemudahan ini, pendaftaran "Face Recognition" dapat dilakukan di Stasiun Jember atau melalui aplikasi Access by KAI. Data penumpang dijamin keamanannya dengan standar internasional ISO 27001, dan penumpang dapat mengajukan penghapusan data kapan saja.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi penumpang dan lingkungan," jelasnya.

Cahyo juga menegaskan bahwa sistem Face Recognition sudah menerapkan standar keamanan internasional ISO 27001 untuk melindungi informasi pengguna.

“Semua data seperti nama, NIK, dan foto penumpang disimpan secara aman dalam infrastruktur KAI dan hanya digunakan untuk keperluan boarding. Jika diperlukan, penumpang dapat mengajukan penghapusan data melalui aplikasi atau layanan Customer Service di stasiun,” pungkasnya. (Imam)

21/02/2025

Heroik! Polisi Gendong Siswa Seberangi Sungai Deras Demi Sekolah


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Pemandangan mengharukan terlihat di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) harus berjuang setiap hari untuk sampai ke sekolah, menyeberangi sungai Leprak yang dilanda banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Aliran air yang deras menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Namun, semangat belajar anak-anak ini tak surut. Di tengah derasnya arus sungai, hadir sosok Bhabinkamtibmas Polsek Candipuro, Aiptu Budi Sutrisno, yang dengan sigap membantu para siswa menyeberangi sungai.

"Sudah lama, mulai bencana erupsi, kemudian ketika ada banjir mengawal masyarakat untuk membantu menyeberang. Kalau ada anak sekolah juga diseberangkan," ujar Aiptu Budi Sutrisno saat ditemui di lokasi, Jumat (21/2/2025).

Dengan penuh kasih sayang, Aiptu Budi Sutrisno menggendong satu per satu siswa, memastikan sepatu dan seragam mereka tidak basah. 

Tak hanya menggendong, ia juga mengantarkan para siswa SD ini menuju sekolah dengan menggunakan mobil patroli. Mereka diantar menuju SD Jugosari 03, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

"Untuk anak mau menuju sekolah kita gendong dan orang dewasa kita tuntun saat melintasi derasnya aliran lahar dingin," lanjutnya.

Upaya yang dilakukan oleh Aiptu Budi Sutrisno ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Candipuro dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm si Humas Ipda Untoro mengatakan, Setiap hari, para pelajar harus menyeberangi sungai dengan arus yang cukup deras.

Meskipun jembatan limpas tidak putus, material banjir lahar berupa batu dan pasir menumpuk di atas jembatan. Akibatnya, aktivitas warga di dua dusun di kawasan ini terganggu setiap kali banjir lahar dari Gunung Semeru melanda.

"Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lumajang," pungkas Ipda Untoro.

Sementara itu, Yulianti, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Jugosari 03 menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh anggota Polsek Candipuro. 

"Kegiatan ini sangat membantu anak-anak kami. Mereka jadi tidak terlambat belajar dan bisa sampai sekolah dengan selamat," terangnya. (Imam)


18/02/2025

Pembangunan Infrastruktur Lumajang Tertunda Akibat Kebijakan Efisiensi Anggaran Pemerintah Pusat


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lumajang terancam tertunda setelah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengungkapkan bahwa pencairan dana yang selama ini diperuntukkan untuk infrastruktur dari dana transfer keuangan daerah telah dihentikan.

Menurut Agus, anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, yang totalnya mencapai lebih dari Rp 50 miliar, kini terpaksa ditunda.

"Sebelumnya, kami menganggarkan dana sebesar Rp 55,9 miliar untuk sektor infrastruktur, namun setelah kebijakan efisiensi anggaran diterbitkan, pencairan dana tersebut dihentikan," ujar Agus pada Selasa (18/2/2025).

Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut, Agus yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang menyatakan bahwa pihaknya akan mencari solusi agar pembangunan infrastruktur tetap dapat berjalan dengan skala prioritas. Salah satu langkah yang akan diambil adalah dengan mengalihkan anggaran dari pos lain untuk menutupi kekurangan dana infrastruktur.

Tentu, ini draf berita media online yang bisa Anda gunakan:

Pembangunan Infrastruktur Lumajang Terancam Mangkrak Akibat Kebijakan Efisiensi Anggaran Pusat

Lumajang - Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lumajang menghadapi tantangan serius akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat. Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengungkapkan bahwa dana transfer keuangan daerah yang seharusnya dialokasikan untuk infrastruktur kini dihentikan.

Dana sebesar Rp 55,9 miliar yang sedianya akan digunakan untuk membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum di berbagai wilayah Lumajang, kini tidak tersedia. "Setelah ada instruksi efisiensi anggaran, dana tersebut kini distop," kata Agus pada Selasa (18/2/2025).

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang sedang mencari solusi alternatif. Agus, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah, menjelaskan bahwa pihaknya akan berupaya mencari sumber pendanaan lain untuk memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan.

"Kita harus mencari solusinya. Anggaran perjalanan dinas sudah kita kurangi sampai 50 persen. Kemudian belanja lain yang tidak urgent seperti perayaan seremonial juga kita hilangkan," jelas Agus.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menutupi kekurangan dana yang diakibatkan oleh penghentian dana transfer dari pusat.

Di tengah tantangan ini, ada satu proyek infrastruktur yang telah selesai dibangun, yaitu DAM Gambiran. Proyek ini menelan biaya Rp 11,8 miliar dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. DAM Gambiran telah selesai dibangun sejak Januari 2025.

Situasi ini menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran pusat terhadap pembangunan daerah. Pemerintah daerah dihadapkan pada pilihan sulit untuk tetap memenuhi kebutuhan infrastruktur mereka di tengah keterbatasan anggaran.(Imam)

16/02/2025

Pentingnya Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Baik, PABPDSI Lumajang Gelar Rakerda I


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-1 di Suhanto Agro, Desa Kebon Agung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Sabtu (15/2/2025).

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pencanangan gerakan aktivasi mandiri pembiasaan tertib administrasi bagi BPD, yang diresmikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).

Rakerda ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kemendesa PDTT, pengurus PABPDSI Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Lumajang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, serta 198 ketua BPD dari seluruh Kabupaten Lumajang.

Ketua PD PABPDSI Lumajang, Hisbullah Huda, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih. 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya bagi BPD di Lumajang untuk melaksanakan tertib administrasi.

"Kegiatan ini bertujuan agar seluruh BPD di Lumajang dapat melaksanakan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan benar," ujar Hisbullah Huda pada Sabtu (15/2/2025).

Kepala DPMD Jawa Timur, Budi Sarwoto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah dari tingkat bawah, serta selaras dengan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, dengan harapan administrasi di desa akan semakin baik," kata Budi Sarwoto.

Sementara itu, Direktur Advokasi dan Kerjasama Desa dan Perdesaan Kemendesa PDTT, Dr. Dwi Rudi Hartoyo, S.Sos., M.Si, mengumumkan rencana untuk melaksanakan bulan pendataan program desa yang akan melibatkan BPD mulai bulan Maret 2025.

Sekretaris Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Murtono, SSTP, M.Si, menyampaikan bahwa Dana Desa harus dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan melalui penggunaan anggaran sebesar 20 persen. 

Selain itu, ia juga mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menjadi penyuplai program makan bergizi gratis yang telah dilaksanakan oleh pemerintah.

"Anggaran dana desa harus mendukung program ketahanan pangan dengan alokasi anggaran 20 persen," pungkas Murtono. (Imam)

10/02/2025

KAI Daop 9 Jember Pangkas Harga Tiket KA Ijen Ekspres hingga 32 Persen


Jember, (Onenewsjatim)
 - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan kereta api relasi Ketapang-Malang PP! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember baru saja mengumumkan penyesuaian harga tiket KA Ijen Ekspres. Penurunan harga ini merupakan wujud dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam upaya pemerataan ekonomi.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat membuka akses transportasi kereta api bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, diharapkan akan terjadi peningkatan mobilitas yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelumnya, tiket KA Ijen Ekspres untuk kelas ekonomi new generation dibanderol seharga Rp 260 ribu dan kelas eksekutif Rp 390 ribu. Kini, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan harga yang jauh lebih hemat. Tiket kelas ekonomi turun menjadi Rp 175 ribu, sedangkan kelas eksekutif menjadi Rp 265 ribu.

"Penyesuaian harga ini mencapai 32 persen, namun kami pastikan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan. KAI Daop 9 Jember tetap berkomitmen untuk memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu," tegas Cahyo.

Penentuan tarif tiket kereta api, termasuk KA Ijen Ekspres, mengacu pada tarif batas bawah dan tarif batas atas yang telah ditetapkan. Meskipun ada penurunan harga, KAI Daop 9 Jember menjamin bahwa standar pelayanan tetap terjaga.

KA Ijen Ekspres memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Ketapang (Banyuwangi) pukul 19.30 WIB dan tiba di Stasiun Malang pukul 02.30 WIB. Untuk rute sebaliknya, kereta berangkat dari Stasiun Malang pukul 07.50 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 14.55 WIB. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan kanal penjualan tiket resmi lainnya.

"Kami berharap penyesuaian harga tiket ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," pungkas Cahyo. (Imam)

09/02/2025

HPN 2025: PWI Lumajang Serukan Pers Profesional dan Berintegritas, Pemkab Apresiasi Sinergi dengan Media


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang menggelar tasyakuran peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Sekretariat PWI Lumajang, Minggu (9/2/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua, pengurus, dan anggota PWI Lumajang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang, Kasat Intel Polres Lumajang, serta perwakilan Peradi Lumajang.

Ketua PWI Lumajang, Mujibul Choir, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan HPN 2025 adalah momentum bagi insan pers untuk terus bersemangat dalam menjalankan tugas secara profesional dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

"Pers harus menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat dan objektif. Hari ini adalah momen penting untuk merefleksikan peran pers dalam menjaga demokrasi, transparansi, dan keadilan," ujar Mujibul.

Mujibul juga menyoroti pentingnya integritas bagi seorang jurnalis. Menurutnya, integritas adalah jiwa jurnalistik yang sejati, di mana pers memiliki komitmen untuk menyampaikan berita berdasarkan kebenaran, bukan sekadar sensasi atau kepentingan tertentu.

"Pers dituntut untuk menjaga komitmen jurnalistik dengan mengutamakan kebenaran di atas segala kepentingan, melawan hoaks, serta bersikap independen dan profesional," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Lumajang, Mustaqim, mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dengan PWI dan organisasi media lainnya. Ia berharap sinergi ini dapat terus ditingkatkan demi kemajuan bersama.

"Kami sangat terbantu dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah dengan teman-teman media. Informasi yang kami terima dari teman-teman media sangat berharga bagi kami," kata Mustaqim.

Mustaqim juga mengakui bahwa pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam hal akses, SDM, dan cara. Oleh karena itu, sinergi dengan media sangat penting untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara efektif.

"Kami berharap ke depan PWI dan organisasi media lainnya dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat," pungkasnya. (Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved