-->

23/03/2025

Masjid Baitur Rohman Lumajang, Saksi Bisu Penyebaran Islam dengan Arsitektur Khas


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Jejak perkembangan Islam di Nusantara dapat ditelusuri melalui sebuah masjid bersejarah di Lumajang, Jawa Timur. Masjid Baitur Rohman, yang terletak di Dusun Munder, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, menjadi bukti bisu perjalanan dakwah Islam di wilayah tersebut.

Masjid yang diperkirakan berdiri sejak tahun 1911 ini, menampilkan arsitektur unik yang didominasi oleh penggunaan kayu, memberikan kesan kuno dan otentik. 

Salah satu ciri khasnya adalah sembilan kubah berbentuk pot bunga yang dihiasi dengan besi menjulang ke langit, melambangkan Wali Songo, para penyebar agama Islam di Jawa.

Selain itu, masjid ini memiliki enam pintu berukuran sama di bagian depan dan ruang imam, yang diyakini menggambarkan rukun iman. 

Di bagian depan masjid, terdapat kentongan raksasa dari kayu, warisan dari para pendiri masjid. Keunikan lainnya adalah banyaknya kusen pintu di dalam masjid, menciptakan kesan labirin yang menarik.

Menurut sejarah, masjid ini awalnya dibangun oleh Kyai Usman, seorang tokoh penyebar Islam di Lumajang, sebagai tempat berdakwah kepada masyarakat setempat pada masa penjajahan Belanda. Seiring bertambahnya jumlah murid, masjid ini direnovasi pada tahun 1923-1933 oleh Kyai Suhaemi.

Menariknya, sejak renovasi terakhir pada tahun 1933, masjid ini belum pernah mengalami renovasi lagi. 

Pengurus masjid menyatakan bahwa struktur bangunan dan bahan yang digunakan sangat kokoh, sehingga masjid ini tetap berdiri kokoh hingga saat ini.

"Kami ingin menjaga nilai historis dan religius yang terkandung dalam bangunan masjid ini," ujar Yoyon Sudarmanto, Seksi Humas Masjid Baitur Rohman.

Saat ini, masjid ini masih aktif digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, majelis taklim, pembacaan selawat rutin, dan tadarus selama bulan Ramadan. 

Di bagian belakang masjid, terdapat makam para pendiri masjid, termasuk Kyai Usman, Kyai Suhaemi, dan Kyai Sujak, serta keluarga mereka. (Imam)

15/03/2025

Tarif Baru Tumpak Sewu: Wisatawan Lokal & Mancanegara Bayar Rp 100 Ribu


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Kabar terbaru bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang, Jawa Timur. Mulai Jumat, 14 Maret 2025, tarif tiket masuk ke destinasi wisata alam ini mengalami perubahan

Perubahan ini terjadi setelah adanya penggabungan tiket antara Tumpak Sewu dan Grojogan Sewu, menyusul konflik antara pengelola kedua objek wisata tersebut beberapa waktu lalu.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan bahwa harga tiket untuk pengunjung domestik kini ditetapkan sebesar Rp 100.000, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan tarif sebelumnya yang hanya Rp 10.000.

Sementara itu, tarif bagi wisatawan mancanegara tetap tidak berubah, yakni Rp 100.000 per orang. 

"Tarifnya tetap sama, baik untuk wisatawan lokal maupun internasional," kata Indah.

Ia juga menambahkan bahwa harga tiket tersebut sudah mencakup biaya parkir untuk setiap pengunjung. 

"Seharusnya tetap termasuk biaya parkir," lanjutnya.

Terkait pengaturan loket setelah penerapan kebijakan satu tiket untuk Tumpak Sewu, Indah menegaskan bahwa pihak pemerintah daerah tidak akan campur tangan. 

"Kami tidak ikut campur dalam penempatan loket, itu sepenuhnya urusan pengelola wisata Tumpak Sewu," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang terpaksa menutup akses ke kawasan wisata Grojogan Sewu pada Minggu, 9 Maret 2025, akibat terjadinya sengketa antara oknum pengelola. Akibatnya, nama Grojogan Sewu kini telah resmi dihapus, dan seluruh fokus kini beralih sepenuhnya pada nama Tumpak Sewu.(Imam)

10/03/2025

Bupati Lumajang Usulkan Raperda Tata Kelola Wisata, Grojogan Sewu Ditutup Sementara


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan yang signifikan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan bahwa terjadi lonjakan sebesar 180 persen dalam kunjungan wisatawan. Namun, di balik pertumbuhan yang pesat ini, terdapat tantangan yang perlu segera diatasi.

Usai rapat paripurna di kantor DPRD Lumajang, Senin (10/3/2025), Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera mengajukan rancangan peraturan daerah (raperda) terkait tata kelola destinasi wisata.

"Setelah saya evaluasi dan cek kembali, ternyata kita tidak memiliki peraturan daerah yang mengatur tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Lumajang," ujar Bunda Indah.

Bunda Indah menjelaskan bahwa setelah melakukan evaluasi, pihaknya menyadari bahwa Kabupaten Lumajang belum memiliki Perda yang mengatur tentang pengelolaan destinasi wisata. 

“Setelah saya evaluasi, saya cek kembali, ternyata kita belum memiliki peraturan daerah yang mengatur tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Lumajang. Apakah itu destinasi wisata yang asetnya Pemda maupun yang di luar Pemda, itu harus kita atur,” ujar Bunda Indah.

Ia juga menambahkan bahwa pengaturan destinasi wisata ini sangat penting karena merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

"Ini wilayah Kabupaten Lumajang, dan tentu pemerintah daerah harus menjadi pihak yang bertanggung jawab untuk mengatur dan meregulasi semua aspek pemerintahan, penyelenggaraan pemerintahan, dan kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bunda Indah mengungkapkan tekadnya untuk segera mengajukan rancangan Perda mengenai tata kelola destinasi wisata tersebut. Ia berharap langkah ini dapat membantu pengelolaan sektor pariwisata yang lebih terstruktur dan bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Selain itu, Bunda Indah juga mengumumkan langkah penutupan sementara destinasi wisata Grojogan Sewu sebagai upaya menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Langkah ini diambil setelah adanya diskusi dengan pihak terkait, termasuk Kapolres, Dandim, dan Kajari, yang juga telah diberitahu mengenai keputusan tersebut. 

“Penutupan sementara Grojogan Sewu ini saya ambil untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum. Kami sudah berdiskusi dengan Kapolres, Dandim, dan Kajari mengenai hal ini,” jelasnya.

Namun, destinasi wisata Tumpaksewu akan tetap dibuka dengan pendampingan dari pemerintah daerah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung. 

“Grojogan Sewu kita tutup sementara, dan Tumpaksewu kita buka dengan pendampingan dari pemerintah daerah,” pungkas Bunda Indah

09/03/2025

Grojogan Sewu Lumajang Ditutup Sementara: Ini Alasan Pemkab dan Status Tumpak Sewu


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Pemerintah Kabupaten Lumajang secara resmi menutup sementara objek wisata Grojogan Sewu yang terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Keputusan tersebut dituangkan dalam surat bernomor 500.13/50/427.12/2025 yang ditandatangani oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, pada Minggu (9/3/2025). Surat itu ditujukan kepada pengelola wisata Grojogan Sewu serta Tumpak Sewu.

Dalam surat tersebut, terdapat dua poin utama yang disampaikan. Pertama, pemerintah daerah menginstruksikan penutupan sementara wisata Grojogan Sewu yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Kami meminta agar wisata Grojogan Sewu yang saat ini dikelola segera ditutup sementara," demikian isi surat yang ditandatangani oleh Bupati Indah Amperawati.

Selain itu, dalam poin kedua, pengelolaan destinasi wisata Tumpak Sewu yang selama ini ditangani oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), untuk sementara waktu akan berada di bawah pendampingan pemerintah daerah.

"Untuk pengelolaan wisata Tumpak Sewu, sementara ini akan didampingi langsung oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang," lanjut isi surat tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, membenarkan kebijakan ini. Menurutnya, penutupan Grojogan Sewu dilakukan karena adanya kendala dalam pengelolaan dan sumber daya manusia (SDM) di lokasi tersebut.

"Saat ini Grojogan Sewu sedang dalam tahap penataan terkait SDM dan sistem pengelolaannya. Sementara itu, Tumpak Sewu tetap beroperasi dengan pendampingan dari pemerintah daerah," jelas Yuli.

Sebagai informasi, Grojogan Sewu dan Tumpak Sewu merupakan destinasi wisata yang berada di kawasan Sungai Glidik, yang menjadi batas alami antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. 

Perbedaannya terletak pada pengelolaan, di mana Grojogan Sewu berada di bawah BUMDes, sementara Tumpak Sewu dikelola oleh Pokdarwis. (Imam)

29/01/2025

Polres Probolinggo Tingkatkan Pengamanan di Bromo saat Libur Panjang


Probolinggo, (Onenewsjatim)
- Libur panjang memperingati Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek banyak dimanfaatkan wisatawan untuk liburan ke Gunung Bromo. 

Sebelumnya wisata Gunung Bromo ditutup hingga Selasa (28/1/2025) dikarenakan terdapat acara masyarakat suku Tengger yakni Penutupan Wulan Kapitu. 

Pasca kembali dibuka pada Rabu dini hari, Polres Probolinggo Polda Jatim menyiagakan anggota Satlantas, Satpamobvit dan anggota Polsek dengan dibantu pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala mengatakan penyiagaan anggota di pintu masuk cemoro lawang untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas saat wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan. 

"Hari ini Rabu tanggal 29 Januari 2025 sekitar pukul 00.10 Wib, anggota Polres Probolinggo melaksanakan pengamanan di pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," kata Kapolsek Sukapura. 

Lebih lanjut Kapolsek Sukapura memastikan bahwa situasi Gunung Bromo, saat kunjungan wisawatan selama libur panjang tetap kondusif. 

Kapolsek Sukapura juga menegaskan,setiap akhir pekan dan libur panjang, petugas kepolisian dari Polres Probolinggo Polda Jatim selalu siaga untuk mengamankan wisata Gunung Bromo.

"Apabila terdapat gangguan segera melaporkan kepada petugas yang berada di lokasi," ucap Kapolsek Sukapura. (Imam)

05/01/2025

Niagara-nya Indonesia, Tumpak Sewu Tawarkan Pesona Alam yang Mengagumkan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Siapa yang tak terpukau dengan keindahan alam Indonesia? Salah satu destinasi yang wajib Anda kunjungi adalah Air Terjun Tumpak Sewu. Dikenal sebagai "Niagara-nya Indonesia", air terjun ini menawarkan pemandangan spektakuler yang tak akan Anda lupakan.

Dengan ketinggian sekitar 120 meter dan aliran air yang deras membentang hingga 180 derajat, Tumpak Sewu menghadirkan panorama alam yang sangat memukau. 

Suara gemuruh air yang jatuh menghantam bebatuan, semilir angin sejuk yang membawa aroma alam, serta keindahan pelangi yang kerap muncul di balik butiran air, menciptakan harmoni alam yang sempurna. 

Banyak wisatawan yang terpesona dengan keindahan Tumpak Sewu. Dimas dan Dwi, dua pengunjung asal Sidoarjo, mengungkapkan kekaguman mereka saat pertama kali mengunjungi tempat ini. 

"Perjalanan yang cukup menantang terbayar lunas begitu melihat langsung keindahan Tumpak Sewu," ujar Dimas.

Ia mengaku sangat terkesan dengan keindahan Tumpak Sewu. 

"Ini pengalaman yang tak terlupakan," ujar Dimas. Mereka berdua berharap fasilitas di kawasan wisata ini dapat terus ditingkatkan, misalnya dengan adanya wahana flying fox.

Sekarang, wisatawan bisa menikmati keindahan alam Tumpak Sewu dengan harga terjangkau, yaitu 10 ribu per wahana/wisata. Wisatawan lokal hanya perlu membayar 10 ribu untuk mengakses Grojogan Sewu dan Goa Tetes, sementara wisatawan mancanegara membayar 100 ribu untuk mengakses ketiga destinasi wisata tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, memastikan tidak akan ada lagi pungutan liar. 

"Kami ingin memberikan kenyamanan bagi para wisatawan," ujarnya. (Imam)

24/12/2024

Gunung Semeru Kembali Dibuka, Pendakian Dibatasi Sampai Ranu Kumbolo


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Setelah penantian panjang, para pendaki akhirnya bisa kembali menaklukkan Gunung Semeru. Jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa ini resmi dibuka kembali pada Senin (23/12/2024).

Namun, terdapat beberapa pembatasan yang perlu diperhatikan. Pendakian hanya diperbolehkan sampai Ranu Kumbolo mengingat aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih fluktuatif. 

Keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, secara langsung membuka kembali jalur pendakian ini. Ia juga telah melakukan pengecekan jalur mulai dari Ranupani sampai Ranu Kumbolo dan memastikan kondisi jalur pendakian dalam keadaan baik. 

Meski begitu, para pendaki tetap diimbau untuk berhati-hati karena masih terdapat beberapa bagian jalur yang perlu perbaikan.

Raja Juli mengatakan, sepanjang jalan menuju Ranu Kumbolo masih banyak semak belukar karena sudah bertahun-tahun tidak dilintasi.

"Selain itu masih ada tebing-tebing yang terkikis air hujan. Tapi secara umum perjalanan baik dan bisa dipakai oleh para pendaki," kata Raja Juli di Ranupani, Senin (23/12/2024). 

Dibukanya ini, setelah ada keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih fluktuatif.

Raja Juli Antoni, menjelaskan bahwa pembatasan ini bertujuan untuk menghindari potensi bahaya yang dapat mengancam para pendaki. Zona berbahaya berada di sekitar Kali Mati, yang merupakan radius 3,5 kilometer dari puncak Mahameru. Sehingga pendakain di batasi hanya sampai Ranu Kumbolo.

"Kami sudah koordinasi dengan PVMBG, rekomendasinya 3,5 kilometer dari mahameru atau persisnya di Kali Mati, jadi kami berkebijakan pendakian hanya sampai Ranu Kumbolo," jelasnya.

Raja Yuli menuturkan, untuk mengantisipasi pendaki yang nakal akan menempatkan petugas untuk berjaga di Ranu Kumbolo agar untuk mengawasi agar tidak ada pendaki yang melanggar dengan naik ke Kalimati.

"Kami menghimbau kepada para pendaki untuk tertib, yang terpenting adalah kesadaran kita, mari kita nikmati keindahan Semeru dengan riang gembira," pungkasnya.

Syarat pendakian, para calon pendaki juga diminta menunjukkan surat keterangan sehar dari rumah sakit, Puskesmas, dokter, atau perawat yang tersertifikasi.

Para pendaki juga diwajibkan untuk menggunakan jasa pendamping yang tergabung dalam kelompok pendamping pendakian Gunung Semeru.

"Persyaratannya wajib dipenuhi seperti surat sehat, wajib pakai pendamping yang sudah kami sediakan, dan pendakian hanya boleh sampai Ranu Kumbolo," jelas Yuli.

Jumlah pendaki yang diperbolehkan naik setiap harinya dibatasi sebanyak 200 orang. Nantinya, calon pendaki bisa memesan tiket via online melalui situs wisata pendakian Gunung Semeru. (Imam) 


19/12/2024

Viral Pungli Berlapis di Tumpak Sewu Lumajang, Wisatawan Merasa Diperas


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Keindahan Air Terjun Tumpak Sewu kembali menjadi sorotan, namun kali ini bukan karena pesonanya yang memukau, melainkan karena dugaan praktik pungutan liar yang meresahkan wisatawan. 

Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pengunjung yang dipaksa membayar tiket masuk sebanyak tiga kali saat mengunjungi destinasi wisata tersebut.

Dalam video tersebut, sang wisatawan mengungkapkan kekecewaannya karena harus merogoh kocek lebih dalam hanya untuk menikmati keindahan alam. 

“Saya datang berdua, tapi harus bayar tiga tiket. Bayar di awal, bayar lagi di tengah, dan bayar lagi di dekat air terjun. Ini sangat merugikan,” keluhnya.

Perekam video juga memperlihatkan saat seorang pria sedang berdebat dengan pengelola wisata. Pria itu protes lantaran wisatawan dipaksa membayar sebanyak tiga kali.

Praktik pungli berlapis ini tentu saja mengundang kecaman dari berbagai pihak. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, mengakui adanya permasalahan tersebut dan berjanji akan segera mengambil tindakan. 

“Kami akan mengumpulkan semua pihak terkait untuk membahas masalah ini dan mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Yuli menjelaskan bahwa seharusnya wisatawan hanya perlu membayar tiket masuk sekali di gerbang utama Desa Sidomulyo. Pihaknya juga tengah berupaya untuk menerapkan sistem tiket elektronik (e-ticketing) bersama dengan Kabupaten Malang agar lebih transparan dan efisien.

Selain itu, Yuli juga menyoroti masalah penarikan tiket oleh masyarakat di area sungai yang berada di wilayah Kabupaten Malang. 

"Penarikan tiket di area sungai oleh masyarakat Kabupaten Malang tidak dibenarkan dan sudah ada peringatan dari PU SDA Provinsi Jawa Timur," ungkapnya

Kasus pungli di Tumpak Sewu ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dalam mengawasi pengelolaan destinasi wisata. Praktik pungli tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga merusak citra pariwisata daerah.(Imam)

10/12/2024

Polres Probolinggo Pastikan Wisatawan Bromo Aman dan Nyaman, Seluruh Kendaraan Diperiksa


Probolinggo, (Onenewsjatim)
- Menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ( Nataru) destinasi wisata Gunung Bromo, di Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, diprediksi akan dibanjiri wisatawan. 

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan, Polres Probolinggo Polda Jatim bersama Pemerintah Daerah melakukan berbagai persiapan, salah satunya ramp check angkutan kendaraan wisata pada Selasa (10/12/2024). 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kasat Lantas AKP Anthonio Effan Sulaiman mengatakan bahwa seluruh fasilitas angkutan wisata telah dipastikan siap dan aman setelah dilakukan uji kelayakan kendaraan. 

"Jelang libur nataru, kami ingin memastikan seluruh jip yang digunakan wisatawan telah melalui uji kelayakan seperti rem, lampu pencahayaan, serta kondisi menyeluruh kendaraan,"kata AKP Anthonio, Selasa (10/12/2024). 

Hal ini menurut kata Kasat Lantas Polres Probolinggo Polda Jatimsangat penting agar wisatawan merasa aman dan nyaman.

Selain itu, AKP Anthonio menekankan pentingnya kesadaran para sopir jip untuk selalu mengutamakan keselamatan wisatawan. 

Ia mengungkapkan, Wisata Gunung Bromo bukan hanya tentang keindahan alamnya saja, tetapi juga soal kenyamanan dan keselamatan wisatawan saat berkunjung kemari. 

"Oleh karena itu, semua ini menjadi tanggung jawab kita bersama," tutur Kasat Lantas. 

Dengan persiapan yang matang ini, wisatawan diharapkan dapat menikmati dan mengabadikan momen-momen mereka di Gunung Bromo. 

"Kami siap mengamankan dan memastikan keamanan pengunjung yang datang ke Gunung Bromo. Silahkan nikmati keindahan wisata Gunung Bromo," pungkas Kasat Lantas. (Imam)

25/09/2024

Panorama Grojokan Sewu Resmi Dibuka, Sajikan Keindahan Alam Lumajang yang Memukau


Lumajang, (DOC)
– Panorama Grojokan Sewu, sebuah keajaiban alam yang mendunia, kini resmi dibuka untuk umum. Destinasi wisata baru ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan dan menjadikannya sebagai salah satu daya tarik utama Kabupaten Lumajang.

Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, dengan bangga meresmikan pembukaan Panorama Grojokan Sewu. Beliau berharap destinasi wisata ini dapat menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

'Destinasi wisata Grojokan Sewu Sidomulyo ini tentunya memberikan warna baru bagi pariwisata di kawasan Pronojiwo. Hal ini harus kita sambut secara positif dan kedepan bisa selaras dengan keinginan kita bersama dalam pembangunan citra pariwisata Kabupaten Lumajang," ujarnya.

Peresmian obyek wisata Panorama Grojogan Sewu tersebut nantinya bisa menambah potensi list perjalanan wisatawan di kawasan Pronojiwo. Harapannya, wisatawan bisa tinggal lebih lama dan menikmati keindahan alam di Pronojiwo, tentunya semakin tinggi pula peningkatan ekonomi di sektor pariwisata.

Untuk itu, ia berpesan kepada Pemerintah Desa Sidomulyo agar memperhatikan pelayanan kepada wisatawan, memberikan pelayanan maksimal, serta rasa aman dan kenangan yang indah sehingga bisa memberikan kesan dan akan kembali ke Pronojiwo.

"Kolaborasi dengan kelembagaan masyarakat yang disahkan dalam pengelolaan wisata desa yaitu BUMDES, menjadi satu kesatuan dalam pembangunan ekonomi desa. Paling penting dalam pengelolaan daya tarik wisata adalah perijinan dan jaminan keselamatan wisatawan, karena ini akan memberikan trust atau rasa aman kepada wisatawan," ungkapnya.

Lebih jauh, Yuyun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata. Dengan sinergi yang baik, diharapkan pariwisata Lumajang dapat berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing.

"Keindahan Lumajang sangat eksotik, karena banyak destinasi wisata di Lumajang memiliki keindahan yang sangat luar biasa," imbuhnya.

Keunikan Panorama Grojokan Sewu terletak pada keindahan alamnya yang luar biasa. Dengan statusnya sebagai panorama terbesar ke-6 di dunia dan nomor 2 di Asia, destinasi ini menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Selain itu, sebagai satu-satunya wisata di Kecamatan Pronojiwo yang buka hingga malam hari, wisatawan dapat menikmati keindahan alam dalam suasana yang berbeda.

Kepala Desa Sidomulyo, Agus Eko Purnomo, mengungkapkan bahwa Panorama Grojokan Sewu merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan potensi lokal. Dengan adanya destinasi wisata ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengangkat nama Desa Sidomulyo di kancah pariwisata nasional.

"Bagi wisatawan lokal yang berkunjung ke Panorama Grojokan Sewu dikenakan biaya Rp. 10.000, sementara wisatawan mancanegara dikenakan biaya 50 ribu itu sudah include mendapatkan satu kilogram salak," pungkasnya.(Imam)

19/09/2024

Gerbang Tani Lahirkan Inovasi Wisata Belanja Sayur Segar di Lahan Petani Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Penjabat (Pj) Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, secara resmi membuka Gerakan Belanja Sayur di Lahan Petani (Gerbas Tani) 2024 dan meluncurkan inovasi PA Losemeru (Paket Lumajang Organik Solutif Efektif murah Efisien Ramah Lingkungan dan Unggul) di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Kamis (19/9/2024). 

Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk pertanian lokal, mendorong pertanian organik, serta mengembangkan potensi wisata desa.

Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menyambut antusias program ini. “Gerbang Tani adalah langkah maju yang luar biasa dalam mengoptimalkan potensi pertanian Lumajang. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini juga mempromosikan gaya hidup sehat dan pariwisata berbasis komunitas.

"Dengan Gerbas Tani, masyarakat bisa langsung membeli sayur segar dari petani dan menikmati keindahan alam pedesaan," ujar Indah Wahyuni.

Konsep Gerbang Tani memungkinkan masyarakat untuk berbelanja sayur-sayuran organik segar langsung dari petani. Pengunjung dapat memilih berbagai jenis sayuran yang ditanam dengan pupuk organik, bebas pestisida, dan dirawat secara alami. Kehadiran bunga marigold di lahan pertanian tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga berfungsi sebagai penangkal hama.

“Dengan Gerbang Tani, masyarakat Lumajang dapat menikmati sayur-sayuran segar dan berkualitas, sekaligus mendukung petani lokal,” tambah Indah Wahyuni.

Selain sebagai tempat berbelanja, Gerbang Tani juga menawarkan pengalaman wisata yang menarik. Lahan pertanian yang tertata rapi dengan spot foto yang instagramable, menjadikannya destinasi wisata yang cocok untuk keluarga. Pengunjung dapat sambil berwisata, sekaligus berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Keberhasilan Gerbang Tani di Desa Kedungrejo diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain di Lumajang untuk mengembangkan konsep serupa. Potensi pertanian Lumajang yang sangat beragam, seperti salak pondoh di Prorojiwo, dapat menjadi daya tarik wisata belanja buah-buahan.

“Kami optimis bahwa Gerbang Tani akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi pertanian dan pariwisata secara berkelanjutan,” pungkas Indah Wahyuni.(Imam)

25/08/2024

Tari Topeng Kaliwungu Kembali Memukau di Lumajang, Dongkrak Pariwisata


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Tari topeng Kaliwungu kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Minggu (25/8/2024).

Tidak hanya Tari Topeng Kaliwungu, pertunjukan sendratari kolosal "Legenda Argasonya" dan tarian Jaran Kencak juga turut memeriahkan acara ini

Pejabat Bupati Lumajang Indah Wahuni dalam sambutannya menyampaikan pentingnya melestarikan seni tari tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Lumajang.

“Tari Topeng Kaliwungu adalah kekayaan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui pergelaran ini, kita ingin membangkitkan kembali semangat generasi muda untuk mencintai seni dan budaya daerah,” ujarnya.

Yuyun menekankan bahwa pergelaran Tari Topeng Kaliwungu tidak hanya sebagai ajang pertunjukan semata, tetapi juga sebagai upaya untuk mempromosikan pariwisata Lumajang.

“Dengan memperkenalkan Tari Topeng Kaliwungu kepada khalayak yang lebih luas, kita berharap dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Lumajang dan menikmati keindahan alam serta kekayaan budaya yang kita miliki,” jelasnya.

Indah menjelaskan, Topeng kaliwungu ini merupakan seni unggulan yang ada di Lumajang yang sudah ditetapkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda.

"Dengan event ini untuk lebih mengenalkan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata yang ada di Lumajang," kata Indah.

Tari Topeng Kaliwungu adalah aset berharga yang harus kita lestarikan. Selain sebagai identitas budaya, seni tari ini juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Indah.

Antusiasme masyarakat terhadap pergelaran ini sangat tinggi. Ribuan penonton memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan para penari yang memukau. Selain itu, sejumlah kegiatan pendukung seperti workshop tari dan bazar produk UMKM juga turut memeriahkan acara.(Imam)


16/08/2024

Petualang Muda Asal Ciamis Gowes Jogja-Lombok, Singgah di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Seorang pemuda asal Ciamis, Jawa Barat, Fariddudin Ar-Razi, tengah menjalani petualangan tak biasa. 

Dengan semangat muda, ia melintasi pulau Jawa hingga Lombok hanya dengan mengandalkan sepedanya. Perjalanan panjang ini dimulai dari Yogyakarta pada 1 Juli lalu dan kini ia tengah melintas di Kabupaten Lumajang.

Fariddudin memilih jalur utara Pulau Jawa untuk mencapai Lombok. Setelah puas menjelajahi keindahan alam Nusa Tenggara Barat, ia kini kembali ke Pulau Jawa melalui jalur selatan. 

Saat ini, pemuda yang juga mahasiswa UTY ini tengah menuju Bromo sebelum melanjutkan perjalanan ke Blitar. Ia kini tengah dalam perjalanan pulang.

Saat melintas di perkotaan Kabupaten Lumajang. Tampak di sepeda terpampang bertulisan Jogja-Lombok dengan membawa bawaan yang tersimpan dalam sebuah wadah di sepedanya.

Ketika sampai di Alun-Alun Lumajang, pemuda tersebut akan melanjutkan perjalanan menuju Destinasi Wisata Ranupani.

"Sekarang sampai di Lumajang kemudian melanjutkan perjalanan ke Ranupani, Dari Ranupani turun ke Bromo lanjut lewat Malang, kemudian ke Blitar," kata Fariddudin.

Ia mengaku awalnya ingin melintas karena jalur Trenggalek, Tulungagung, Pacitan. Namun banyak yang menyarankan jalur terlalu ekstrem.

"Akhirnya saya putuskan sampai di Blitar. Dari Blitar ambil kediri, Pare, kemudian Nganjuk lanjut lewat jalur semula," tuturnya.

Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) awalnya berangkat 1 Juli lalu menempuh jalur bagian pulau jawa bagian utara. Kemudian baru tiba di pelabuhan Lembar, Lombok tepat tanggal 9 Juli.

"Tiba di Lombok, saya mengunjungi berbagai wisata alam yang ia ingin kunjungi, seperti pantai hingga Sirkuit Mandalika," bebernya

Pada tanggal 7 Agustus 2024, Farid kemudian melakukan perjalanan pulang ke Jogja dari pulau Lombok. Awalnya ia berangkat 

Ia melintasi jalur yang berbeda dari sebelumnya. Yakni Kuta, Bali, kemudian setiba di Pulau Jawa melanjutkan perjalanan Gunung Gumitir, Jember hingga sampai di Lumajang

"Perjalana mayoritas saya lakukan mulai pagi sampai sore. Kalau malam saya memutuskan istirahat dimana saja," tuturnya. (Imam)


02/08/2024

JFC Kids Carnival 2024 di Jember di Guyur Hujan Deras


Jember, (Onenewsjatim) –
Tak terbendung oleh derasnya hujan, ratusan anak-anak peserta Jember Fashion Carnaval (JFC) 2024 tetap tampil memukau pada hari pertama acara, Jumat (2/8/2024). Dengan kostum-kostum kreatif dan penuh warna, mereka melenggang dengan percaya diri di tengah guyuran air.

Meskipun hujan mulai turun dengan deras sekitar pukul 15.30 WIB, Bupati Jember, Hendy Siswanto, tetap memberikan semangat kepada para peserta muda ini. 

Mereka pun melanjutkan pertunjukan dengan penuh semangat, seolah tak merasakan dinginnya air hujan yang membasahi tubuh

Presiden JFC Budi Setiawan mengaku sangat bangga dengan seluruh peserta Kids Carnival yang hari ini tampil dalam kondisi guyuran hujan deras. 

"Alhamdulillah meskipun hujan deras tidak menjadi penghalang buat anak-anak kita yang sedang menampilkan aksi terbaiknya dalam JFC Kids Carnival tahun ini," kata Budi Setiawan.

Mereka telah menunjukkan bahwa semangat kreatif dan cinta pada seni tidak dapat dipadamkan oleh apa pun. 

Bupati Jember Hendy Siswanto juga memberikan apresiasi atas semangat para eserta dan penyelenggara JFC. 

"Semoga acara ini dapat terus menginspirasi generasi muda Jember dan menjadi kebanggaan kita semua," ucapnya.

Rute karnaval dimulai dari Jalan Sudarman, melewati Jalan Sultan Agung, dan berakhir di Kota Cinema Mall (KCM). 

Selain penampilan dari para peserta muda, pembukaan JFC 2024 juga dimeriahkan oleh penampilan artis asal Jepang, Aoi Teshima, yang berduet dengan lagu berbahasa Jepang. (Imam)

28/07/2024

Poncosumo: Oasis Baru di Lumajang, Cocok untuk Healing dan Bersantai


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kabupaten Lumajang kembali menyuguhkan pesona alam yang memukau. Kali ini, sebuah destinasi wisata baru bernama Poncosumo berhasil menarik perhatian para traveler. 

Wisata terletak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, kawasan ini menawarkan keindahan alam yang begitu asri dengan panorama hutan pinus yang menjulang tinggi.

Salah satu daya tarik utama Poncosumo adalah fleksibilitasnya. Pengunjung bebas bersantai di bawah rindangnya pohon pinus, menggelar tikar untuk piknik

Pengunjung dapat merasakan sensasi bermain air yang menyegarkan atau sekadar bersantai di tepi sungai sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Bagi yang gemar berkemah, area ini juga menyediakan spot yang sangat cocok untuk mendirikan tenda bersama keluarga atau teman-teman.

Nur Rahayu, salah seorang pengunjung, mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan Hutan Pinus Poncosumo. Menurutnya, suasana yang tenang, pemandangan yang asri, dan keberadaan sungai menjadi kombinasi yang sempurna untuk melepas penat.

"Pemandangannya bagus, ada aliran sungai yang bisa menenangkan. Bisa camping juga bareng keluarga, seru banget!," kata Nur.

Poncosumo buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Khusus pada malam Minggu, tempat wisata ini buka lebih lama hingga pukul 21.00 WIB.

Uniknya, pengelolaan Poncosumo dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak, seperti BUMDes, LMDH, Perhutani, dan masyarakat sekitar. Kerja sama ini bertujuan untuk menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dengan segala keunggulan yang dimiliki, Poncosumo patut menjadi salah satu destinasi wisata wajib saat berkunjung ke Lumajang. Jadi, tunggu apalagi? Segera agendakan liburanmu ke Poncosumo dan rasakan sendiri keindahan alamnya yang memukau!. (Imam) 


17/07/2024

Pj Gubernur Jatim Dukung Desa Mandiri Kembangkan Destinasi Wisata, Tumpak Selo Jadi Contoh


Lumajang, (onenewsjatim)
- Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, didampingi Penjabat Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, melakukan kunjungan ke Wisata Tumpak Selo di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, pada Rabu (17/7/2024).

Dalam kunjungannya, Adhy Karyono mengungkapkan rasa ketertarikannya dengan potensi wisata di Desa Tumpak Selo. Ia melihat bahwa desa ini memiliki potensi yang besar untuk menjadi desa mandiri dengan mengandalkan sektor pariwisata.

"Saya lihat Wisata Tumpak Selo ini bisa mandiri, karena kepala desa memang bertanggung jawab penuh dan berdedikasi tinggi untuk menjadikan wisata ini sebagai sumber pendapatan desa," ujar Adhy Karyono.

Menurut Adhy, desa-desa mandiri yang memiliki destinasi wisata seperti Tumpak Selo dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan jumlah wisatawan ke Jawa Timur, khususnya wisatawan domestik.

"Keberadaan desa-desa mandiri dengan destinasi wisata unggulan dapat membantu menarik lebih banyak wisatawan domestik untuk berkunjung ke Jawa Timur," jelas Adhy.

KIP Foundation merupakan organisasi yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam membangun dan membina desa wisata. KIP Foundation membantu mengidentifikasi potensi wisata di desa dan mengembangkannya menjadi destinasi wisata yang menarik.

"Kami berharap program ini tidak hanya berlangsung selama lima tahun, tetapi berlanjut dan memberikan kesempatan serta percepatan pengembangan desa wisata di seluruh Jawa Timur," tutur Adhy Karyono.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan berbagai bantuan kepada desa-desa mandiri, seperti melalui BUMDesa, Jatimpuspa, Jatimberdaya, dan KIP Foundation. Bantuan tersebut meliputi pengembangan kapasitas, pembangunan glamping ground, dan pelatihan manajemen.

"Selain itu, kami juga memberikan bantuan spontanitas untuk menyempurnakan destinasi wisata, seperti pembangunan toilet dan sarana prasarana lainnya," pungkas Adhy Karyono.(Imam)

24/06/2024

QRIS Mulai Diterapkan di Obyek Wisata Lumajang


Lumajang,(Onenewsjatim)
-Pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mulai diterapkan di beberapa objek wisata di Kabupaten Lumajang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses wisatawan dan efisiensi transaksi.

Saat ini, QRIS baru tersedia di objek wisata yang dikelola pemerintah daerah, seperti Selokambang, Water Park, dan Tumpak Sewu. 

Penjabat (Pj.) Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menyambut baik penerapan QRIS ini dan berharap dapat diakses di seluruh objek wisata di Lumajang.

"QRIS merupakan solusi untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dan efisiensi transaksi," ujar Yuyun. 

Adanya QRIS ini wisatawan tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar. Mereka dapat melakukan pembayaran dengan mudah menggunakan aplikasi perbankan atau dompet digital.

Penerapan QRIS juga diharapkan dapat mendukung gerakan cashless society dan mempercepat proses pembayaran di lokasi wisata.

"Pemkab Lumajang terus berupaya untuk mengajak seluruh objek wisata di daerah ini untuk menggunakan QRIS," kata Yuyun. 

Yuyun berharap kerja sama antara pemerintah, perbankan, dan pengelola objek wisata dapat mewujudkan pembayaran digital di semua destinasi wisata Lumajang.

"Diharapkan dengan penerapan QRIS, pariwisata Lumajang dapat menjadi lebih modern, efisien, dan menyediakan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung dari dalam maupun luar daerah," Pungkasnya. (Imam)

17/04/2024

Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Watu Pecak Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Pantai Watu Pecak yang berada di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang menjadi salah satu desinasi favorit saat libur lebaran 2024.

Ribuan wisatawan memadati pantai Watu Pecak hingga H+7 Lebaran atau pada Rabu 17 April 2024.

Tradisi berkunjung ke Pantai Watu Pecak juga menjadi bagian tak terpisahkan bagi masyarakat Kabupaten Lumajang, seperti yang diungkapkan oleh Santi, warga Sumbersuko.

"Kalau liburan pasti nya ke pantai watu pecak ini, apalagi di momen Lebaran seperti saat ini, semua keluarga berkumpul, pilihan yang pas ya memang ke pantai Watu Pecak ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Selok Awar-Awar Didik Nurhandoko menyebutkan, bahwa ribuan wisatawan yang datang ke Pantai Watu Pecak itu mayoritas merupakan wisatawan lokal dari wilayah kabupaten Lumajang. Selain itu juga dari luar kota seperti Probolinggo dan Jember

"Memasuki H+lebaran jumlah wisatawan ke Pantai watu Pecak perkiraan sekitar 2 ribu orang," ujar Didik.

Ia mengatakan, kunjungan wisatawan terus terpantau naik sejak hari ketiga Idul Fitri atau Jumat 12 April lalu hingga Rabu 17 April 2024.

"Jumlah pengunjung wisatawan mulai H-3 lebaran sekitar 8 ribu orang," katanya.

Pantauan Onenewsjatim, para wisatawan  mulai dari mandi dilaut hingga makan bersama di pantai dan warung berada di pinggir pantai.

Tampak petugas TNI-Polri dan BPBD Lumajang mulai dari memberikan himbauan ke pengunjung dipantai secara mobile. Petugas mengingatkan wisatawan agar tak bermain air terlalu ke tengah karena ombak cukup besar.

"Kami menghimbau gar para wisatawan berhati hati bermain dipantai," ujar petugas BPBD. (Imam)


13/04/2024

Patroli Pantai Watu Pecak, Babinsa Tekankan Pengunjung Patuhi Peraturan Demi Keselamatan


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Babinsa Selok Awar Awar Koramil 0821/08 Pasirian Serda Aris Setiyardi, bersama Polsek Pasirian di bawah pimpinan AKP Agus Sugiharto, SH, berkolaborasi dalam memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung di Objek Wisata Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (13/4/2024).

Kegiatan monitoring khusus dalam rangka Liburan Hari Raya Idulfitri. Serda Aris Setiyardi menekankan pentingnya mematuhi peraturan guna menjaga keselamatan perorangan.

"Saya mengajak para pengunjung untuk selalu mamatuhi peraturan dari petugas, agar menjaga keselamatan diri saat melakukan aktivitas di pantai," kata Serda Aris Setiyardi.

Langkah tersebut, merupakan upaya Babinsa Selok Awar Awar dalam ikut ambil bagian mendukung kegiatan pariwisata dan memberikan perlindungan kepada pengunjung selama liburan.

"Kegiatan ini juga sebagai kolaborasi antara Babinsa dan Polsek Pasirian menegaskan komitmen mereka dalam menjaga keamanan objek wisata untuk kenyamanan dan kebahagiaan para pengunjung," pungkasnya. (Pendim 0821)

13/02/2024

Nyoblos di Pemilu 2024, Pemilih Pemula di Lumajang Bisa Nikmati Gratis Masuk Obyek Wisata


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Pemilih Pemula yang telah mencoblos pada Pemilihan Umum 2024 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur berhak mendapatkan penghargaan berupa gratis masuk ke sejumlah obyek wisata di Lumajang. Keputusan tersebut diumumkan sebagai bentuk apresiasi dan dorongan untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam proses demokrasi.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim menjelaskan, bahwa Pemilih Pemula yang sudah mencoblos di Pemilu 2024 dapat menikmati gratis masuk sejumlah obyek wisata di Lumajang pada tanggal 14 Februari. Syaratnya adalah menunjukkan identitas diri berupa KTP, dan bekas tinta di jari sebagai bukti partisipasi dalam pemilihan.

"Sesuai arahan Bu Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, Pemilih Pemula di Lumajang yang sudah mencoblos di Pemilu 2024, bisa gratis masuk sejumlah obyek wisata di Lumajang seharian di tanggal 14 Februari 2024. Yang dimaksudkan, adalah mereka yang berusia 17 hingga 22 tahun," ungkap Mustaqim saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (13/2/2024).

Mustaqim juga mengungkapkan, bahwa beberapa obyek wisata yang dapat dinikmati secara gratis oleh pemilih pemula di Lumajang antara lain Selokambang, Waterpark, B29, Ranu Klakah, Air Terjun Tumpak Sewu, Goa Tetes, Hutan Bambu, Tirtosari View, Sakura Garden (You & I Garden), Pemandian Tambo Raya, Pantai Watu Pecak, dan Pantai Wotgalih.

“Inisiatif ini bertujuan tidak hanya merayakan hak demokrasi, tetapi juga memberikan pengalaman positif kepada pemilih pemula tentang pentingnya keterlibatan mereka dalam proses pemilihan umum,” terang dia.

Dengan memberikan kesempatan untuk menikmati keindahan obyek wisata setelah mencoblos, diharapkan akan semakin meningkatkan minat partisipasi pemuda dalam perhelatan demokrasi. (Imam/Komf)
© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved