-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

05/04/2026

Gotong Royong Warga dan Babinsa Klakah Bersihkan Irigasi Desa Papringan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kelancaran saluran air terus ditingkatkan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Babinsa Papringan Koramil 0821-05/Klakah, Sertu Muhtaryono, bersama warga melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan saluran irigasi di Dusun Gunung Kenek RT 004 RW 003 Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (5/3/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut dilakukan dengan membersihkan endapan lumpur, sampah, serta rumput liar yang menyumbat saluran irigasi. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar aliran air dapat kembali lancar dan mampu menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian warga.

Sertu Muhtaryono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga fungsi irigasi agar tetap optimal, terutama dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.

“Saluran irigasi yang bersih akan memperlancar aliran air ke sawah warga. Selain itu juga mencegah terjadinya genangan dan banjir kecil saat hujan deras. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama demi kepentingan masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Gunung Kenek, Jurian, menegaskan bahwa pemeliharaan saluran irigasi tidak cukup dilakukan sekali saja, melainkan harus menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan. Menurutnya, saluran irigasi merupakan urat nadi pertanian warga, sehingga perlu dijaga bersama agar tetap berfungsi maksimal dalam jangka panjang.

“Kami sudah sepakat dengan warga untuk melakukan pembersihan secara berkala. Kalau irigasi dirawat terus, aliran air ke sawah akan tetap lancar dan tidak mudah tersumbat oleh lumpur maupun sampah. Ini penting agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang, bukan hanya sementara,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak dusun akan terus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, demi menjaga irigasi tetap awet dan mendukung ketahanan pangan desa. (Pendim0821)

Perkuat Infrastruktur Desa, Babinsa Gucialit Dampingi Pengecoran Jalan 100 Meter


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya peningkatan infrastruktur desa terus dilakukan melalui semangat gotong royong bersama warga. Babinsa Tunjung Koramil 0821-04/Gucialit, Serma Masruri, melaksanakan kegiatan pendampingan kerja bakti pembangunan jalan rabat beton sepanjang 100 meter di Dusun Sekar Tanjung RT 003 RW 003 Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, pada Minggu (5/4/2026).

Kegiatan pembangunan rabat beton tersebut melibatkan warga setempat yang secara sukarela turut bergotong royong mulai dari persiapan material, pengadukan semen, hingga proses pengecoran jalan. 

Pembangunan ini menjadi langkah nyata dalam memperbaiki akses jalan lingkungan yang selama ini kerap mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan.

Serma Masruri mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi sekaligus membantu kelancaran kegiatan kerja bakti. Pembangunan rabat beton ini sangat penting untuk menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses masyarakat dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jalan yang layak tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan wilayah desa. Selain itu, kegiatan gotong royong juga mempererat hubungan sosial antarwarga dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dirinya juga mengatakan bahwa, dengan adanya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 100 meter ini, diharapkan kondisi akses jalan di Dusun Sekar Tanjung semakin baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tunjung.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Babinsa dan warga mampu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. (Pendim0821)

04/04/2026

Babinsa Bondoyudo Pantau Harga Sembako, Jalin Komsos Humanis dengan Pedagang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mempererat hubungan dengan pelaku usaha di wilayah binaan, Babinsa Bondoyudo Koramil 0821-02/Sukodono Serda Mukhammad Yani melaksanakan kegiatan Komsos humanis di toko sembako milik Rumi yang berada di Dusun Krajan Baru RT 005 RW 002 Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait perkembangan harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama warga sehari-hari. Selain itu, Komsos juga menjadi sarana untuk menjalin hubungan baik dan membangun komunikasi yang harmonis antara Babinsa dengan para pedagang.

Dalam kunjungannya, Serda Mukhammad Yani berdialog langsung dengan pemilik toko sembako, Rumi, guna mengetahui perkembangan harga serta ketersediaan stok barang. Ia menanyakan beberapa komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan kebutuhan dapur lainnya yang kerap mengalami fluktuasi harga, terutama pasca momen Hari Raya.

“Pemantauan harga sembako ini penting dilakukan agar kami bisa mengetahui kondisi di lapangan. Selain itu, komunikasi dengan pedagang juga membantu kita memahami kendala yang mereka hadapi, baik terkait pasokan maupun harga dari distributor,” ujar Serda Mukhammad Yani.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, namun juga turut berperan aktif dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat melalui pemantauan kondisi sosial dan ekonomi secara langsung.

Sementara itu, Rumi selaku pemilik toko sembako menyambut baik kunjungan Babinsa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa komunikasi yang terjalin dengan aparat kewilayahan memberikan rasa aman serta menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan usaha kecil di desa.

Melalui kegiatan Komsos humanis tersebut, Babinsa berharap dapat terus membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk para pelaku usaha, sehingga tercipta suasana wilayah yang kondusif serta terjalin sinergi dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi warga Desa Bondoyudo. (Pendim0821)

Peduli Infrastruktur Desa, Babinsa Turun Tangan Perbaiki Jalan di Senduro


Lumajang , (Onenewsjatim)
- Wujud kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur desa sekaligus memperkuat budaya gotong royong, Babinsa Bedayutalang Koramil 0821-03/Senduro Sertu Aryono turut membantu warga melaksanakan kerja bakti pengecoran jalan rusak di Dusun Duren RT 007 RW 005 Desa Bedayutalang, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan sebagai upaya perbaikan akses jalan lingkungan yang selama ini mengalami kerusakan dan dinilai mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan. Jalan yang rusak tidak hanya menyulitkan mobilitas masyarakat, namun juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Di kesempatan itu, Sertu Aryono mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, pembangunan desa akan berjalan lebih cepat apabila dilakukan secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan.

“Kerja bakti ini menjadi bentuk kepedulian kita terhadap fasilitas umum. Selain membantu memperbaiki jalan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat,” ujar dia.

Ia menambahkan bahwa perawatan dan perbaikan jalan desa sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas warga, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bedayutalang Hermansyah menyampaikan bahwa kerja bakti pengecoran jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Desa dalam menjaga dan merawat fasilitas umum agar tetap layak digunakan masyarakat.

“Kami dari pemerintah desa terus berupaya merawat fasilitas umum, terutama jalan lingkungan yang menjadi akses utama warga. Perawatan ini tidak hanya dilakukan melalui program pembangunan desa, tetapi juga dengan mengajak masyarakat bergotong royong agar rasa memiliki terhadap fasilitas desa semakin kuat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan akses jalan di Dusun Duren semakin layak dan aman dilalui, serta mampu meningkatkan kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, kegiatan kerja bakti juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat Desa Bedayutalang. (Pendim0821)

Miris! Anak TK di Lumajang Dianiaya Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap

pelaku saat diamankan polisi dan warga

Lumajang (Onenewsjatim)
– Seorang pria berinisial MU diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak tirinya yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di rumah pelaku yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Informasi yang dihimpun, kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan terhadap anak.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polres Lumajang langsung mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku di kediamannya.

Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Suprapto, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku mencari korban yang diketahui tidak berada di rumah.

“Korban saat itu berada di rumah tetangga. Kemudian disuruh pulang, namun sesampainya di rumah korban justru dimarahi oleh pelaku,” ujar Suprapto.

Tak hanya itu, pelaku diduga melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap korban. Korban disebut didorong hingga terluka, kemudian diseret ke kamar mandi dan disiram air.

“Bahkan jari tangan korban sempat dimasukkan ke dalam mulut korban. Selain itu, korban juga dipukul menggunakan cambuk yang mengenai punggung hingga mengalami memar,” jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mendalami motif pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap anak tirinya tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait motif pelaku,” pungkasnya.(Imam)


03/04/2026

Dua Tiang Listrik Roboh Diterjang Angin, Sejumlah Wilayah Lumajang Padam


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Lumajang pada Jumat (3/4/2026) sore menyebabkan dua tiang listrik roboh di dua titik berbeda. Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami pemadaman listrik.

Dua tiang listrik tersebut dilaporkan roboh di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, serta Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut.

Manager PLN ULP Lumajang, Drian Friska Nugraha, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian. Tim PLN segera melakukan investigasi guna memastikan kebutuhan material yang diperlukan untuk perbaikan.

“Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, kami langsung mengirim material yang dibutuhkan, termasuk tiang dan perlengkapan konstruksi pendukung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini proses perbaikan difokuskan pada pendirian kembali dua tiang listrik yang roboh serta penggantian material yang rusak. Untuk mempercepat penanganan, PLN mendatangkan peralatan dan tiang pengganti dari Kabupaten Jember.

“Peralatan pengganti dan tiang baru kami datangkan dari Jember. Ada sekitar 10 tim yang kami kerahkan di lapangan,” katanya.

Drian menambahkan, pihaknya menargetkan proses perbaikan dapat selesai sebelum subuh agar aliran listrik segera kembali normal. Namun demikian, PLN tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan pekerjaan.

Pemadaman listrik sendiri berdampak pada sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Ranuyoso, Tempursari, Sumbermujur, Kloposawit, Penanggal, Candipuro, Srebet, Purwosono, hingga Pasirian.

Menurut Drian, pada awal kejadian, aliran listrik sebenarnya belum langsung padam meski tiang telah roboh. Namun, PLN sengaja melakukan pemadaman untuk menghindari potensi bahaya bagi masyarakat.

“Pemadaman dilakukan sebagai langkah pengamanan. Setelah itu kami melakukan manuver beban untuk mempersempit wilayah terdampak,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, terdapat empat penyulang listrik yang terdampak dari robohnya tiang tersebut. Tiga penyulang menyuplai wilayah Tempeh, sementara satu lainnya mengaliri kawasan Senduro.

Dalam proses perbaikan, PLN menghadapi kendala karena lokasi tiang yang roboh berada di dekat permukiman warga. Hal ini membuat penggunaan alat berat harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Lokasi cukup padat karena berada di sekitar rumah warga, sehingga pengerjaan harus ekstra hati-hati. Namun sejauh ini proses masih berjalan aman,” katanya.

Lebih lanjut, material dari tiang yang roboh yang masih layak pakai telah diamankan dan akan digunakan kembali pada konstruksi baru.

PLN memastikan terus berupaya mempercepat proses normalisasi listrik di wilayah terdampak. Dengan material yang telah tersedia, pekerjaan kini difokuskan pada pemasangan dan penguatan jaringan agar pasokan listrik dapat kembali stabil.

“Kami optimistis penormalan bisa selesai sebelum subuh. Saat ini seluruh tim masih bekerja di lapangan,” pungkas Drian. ((Imam)

Mulai April 2026, ASN Pemkab Lumajang Kerja dari Rumah Tiap Jumat


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berencana menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat mulai April 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya efisiensi energi, khususnya dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan penggunaan listrik di lingkungan perkantoran.

Menurut Agus, kebijakan ini juga selaras dengan arahan pemerintah pusat. 

“Ibu Bupati Lumajang menetapkan WFH setiap hari Jumat, menyesuaikan dengan edaran dari Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya saat ditemui awak media.

Ia menambahkan, penerapan WFH di Lumajang memiliki perbedaan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang lebih dulu memberlakukan sistem serupa setiap hari Rabu.

Namun demikian, tidak seluruh pegawai akan menjalankan WFH. Kebijakan ini hanya diperuntukkan bagi ASN yang bertugas di bidang administrasi. 

Sementara itu, pegawai yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik tetap diwajibkan bekerja di kantor guna memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Pelayanan publik tidak boleh terganggu, sehingga petugas di lini tersebut tetap masuk seperti biasa,” tegasnya.

Saat ini, Pemkab Lumajang masih melakukan pemetaan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang dapat menerapkan WFH secara penuh, sebagian, maupun yang tidak memungkinkan sama sekali.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa ASN yang menjalankan WFH tetap diwajibkan memenuhi ketentuan presensi. Absensi dilakukan dua kali, yakni saat masuk dan pulang kerja pada pukul 15.30 WIB.

“Presensi dilakukan dari rumah masing-masing dengan sistem yang mengharuskan pegawai menampilkan wajah serta titik koordinat lokasi,” jelasnya.

Dengan penerapan kebijakan ini, diharapkan pengeluaran energi dapat ditekan tanpa mengurangi produktivitas kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang. (Imam)



Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved