-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

22/04/2026

Modus Ranjau dan COD Terbongkar, 4 Pengedar Sabu di Gresik Ditangkap


Gresik, (Onenewsjatim)
- berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas kota. Dalam operasi yang dilakukan Satresnarkoba, empat orang tersangka yang diduga sebagai pengedar sabu berhasil diamankan.

Keempat tersangka tersebut masing-masing berinisial FJT (24), AHC (22), DDP (35), dan HVS (35). Mereka ditangkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah hukum Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi warga yang mencurigai adanya peredaran sabu.

“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba, kemudian dilakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan para pelaku,” ujar Ramadhan kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Dari hasil penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat total 68,211 gram yang telah dikemas dalam 25 paket siap edar. Selain itu, turut diamankan timbangan digital serta sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Ramadhan menjelaskan, para tersangka menjalankan aksinya dengan modus “ranjau” dan sistem cash on delivery (COD). Transaksi dilakukan baik secara tunai maupun melalui transfer, dan jaringan ini diketahui telah beroperasi sejak Desember 2025.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto KUHP terbaru,” jelasnya.

Tiga tersangka yakni DDP, AHC, dan FJT terancam hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara, serta denda dengan kategori berat. Sementara itu, tersangka HVS dikenakan ancaman pidana yang lebih berat dengan tambahan sepertiga dari hukuman yang dijatuhkan.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan tersebut.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.

“Masyarakat dapat melapor melalui Call Center 110 atau hotline ‘Lapor Cak Rama’ di nomor 0811-8800-2006,” pungkas Ramadhan. (Red)

Polres Lumajang Tanam Ratusan Kelapa di Pantai Dampar, Cegah Abrasi hingga Dongkrak Ekonomi Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Polres Lumajang bersama Bhayangkari menggelar aksi penanaman ratusan pohon kelapa di kawasan Pantai Dampar, Kecamatan Pasirian, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB).

Penanaman dilakukan di sepanjang pesisir pantai dengan melibatkan personel kepolisian dan anggota Bhayangkari. Aksi ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengantisipasi abrasi di wilayah pesisir selatan Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Momentum Hari Bumi dan HUT YKB ini kami jadikan penguat komitmen untuk terus menjaga alam. Penanaman kelapa ini adalah investasi jangka panjang, tidak hanya melindungi pesisir dari abrasi, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Alex.

Menurutnya, keberadaan pohon kelapa di kawasan pantai memiliki fungsi ganda, yakni sebagai penahan alami gelombang serta sumber penghasilan bagi warga sekitar di masa mendatang.

Alex juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemicu gerakan bersama dalam merawat ekosistem pesisir.

“Kami ingin kegiatan ini menumbuhkan kesadaran kolektif. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau institusi tertentu, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, di usia ke-46, Yayasan Kemala Bhayangkari terus memperluas kontribusinya, tidak hanya di bidang sosial dan pendidikan, tetapi juga dalam upaya pelestarian lingkungan.

Penanaman ratusan pohon kelapa ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang, baik dalam menjaga ekosistem pantai maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui kegiatan ini, Polres Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga kelestarian alam di Kabupaten Lumajang.

Sidak LPG 3 Kg di Lumajang, Pemkab Temukan Restoran dan Kafe Masih Gunakan Gas Subsidi


Lumajang (Onenewsjatim) –
Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) menggelar inspeksi mendadak (sidak) penggunaan LPG 3 kilogram di sejumlah rumah makan, kafe, dan hotel, Selasa (22/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Pertamina, Hiswana Migas, Satpol PP, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, serta Polres Lumajang. Sidak dilakukan untuk memastikan LPG subsidi digunakan sesuai peruntukannya, yakni bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

Dalam sidak tersebut, petugas masih menemukan sejumlah pelaku usaha yang menggunakan LPG 3 Kg. Di Rumah Makan Mak Rumpit Jalan Panjaitan, petugas menemukan 15 tabung LPG subsidi. 

Temuan serupa juga didapati di Cafe Terracota sebanyak 5 tabung, Mak Rumpit Jalan Ghozali 15 tabung, Warung Makan Pondok Asri Sukodono 7 tabung, serta Cafe Alka sebanyak 6 tabung.

Seluruh tabung LPG 3 Kg yang ditemukan langsung ditukar dengan LPG non-subsidi melalui mekanisme trade-in di lokasi.

Kepala Diskopindag Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, S.Sos., M.Si, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pengawasan sekaligus pembinaan kepada pelaku usaha.

“Kami melakukan pengawasan, pembinaan, sekaligus trade-in. Sebelumnya pada tanggal 17 kami sudah melakukan sidak terhadap pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe, dan masih ditemukan penggunaan LPG 3 kilogram,” kata Ridha di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, pemerintah memfasilitasi proses penukaran tabung LPG subsidi ke non-subsidi dengan skema tertentu.

“Untuk dua tabung 3 kg kosong bisa ditukar dengan satu tabung 5,5 kg dengan biaya Rp110 ribu. Sedangkan untuk tabung 12 kg, tiga tabung 3 kg bisa ditukar dengan biaya Rp340 ribu,” ujarnya.

Ridha juga memastikan ketersediaan stok LPG non-subsidi selama pelaksanaan sidak dan trade-in berlangsung.

“Dari informasi Pertamina, saat ini ada penambahan pasokan yang sedang menuju Lumajang. Untuk pelaku usaha yang kami datangi hari ini, kami pastikan stok tersedia,” katanya.

Ia menegaskan, apabila ke depan masih ditemukan pelaku usaha menggunakan LPG subsidi, maka akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Ini sesuai arahan Bupati. Jika masih ditemukan menggunakan LPG 3 kg saat proses trade-in berlangsung, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Di sisi lain, kebijakan tersebut diakui cukup memberatkan sebagian pelaku usaha. Owner Mak Rumpit, Muhammad Agam Kausa, menyebut penggunaan LPG subsidi sebelumnya dilakukan karena keterbatasan pasokan gas non-subsidi.

“Awalnya kami campur, karena memang sulit mendapatkan gas. Baik yang non-subsidi maupun tabung hijau kadang sama-sama susah,” ujarnya.

Menurutnya, peralihan ke LPG non-subsidi berdampak langsung pada biaya operasional usaha.

“Ini berat bagi kami, karena otomatis harus menaikkan harga jual. Kalau harga naik, kami khawatir penjualan menurun,” katanya.

Agam menambahkan, selama ini pihaknya mampu menjual menu dengan harga terjangkau karena menggunakan LPG subsidi.

“Kami jual satu porsi ayam seharga Rp13 ribu. Kalau pakai gas non-subsidi, mau tidak mau harga harus naik, apalagi harga bahan baku seperti ayam juga tidak stabil,” ucapnya. (Imam)



21/04/2026

Babinsa Nogosari dan Petani Kompak Bersihkan Irigasi, Dukung Ketahanan Pangan


Lumajang , (Onenewsjatim)-
Kepedulian terhadap kelancaran sektor pertanian terus ditunjukkan aparat kewilayahan. Babinsa Nogosari Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Agus Setiawan, bersama warga tani melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran irigasi tersier di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur 2, yang berada di Dusun Persil Nogosari, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi air ke area persawahan, sehingga kebutuhan air bagi tanaman padi dapat terpenuhi secara optimal. Saluran irigasi yang sebelumnya mengalami pendangkalan dan dipenuhi rumput liar dibersihkan secara gotong royong oleh Babinsa bersama para petani.

Sertu Agus Setiawan mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti yang dilakukan merupakan bagian dari pendampingan pertanian yang rutin dilakukan Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

“Kelancaran irigasi sangat penting bagi keberhasilan pertanian. Dengan saluran yang bersih, suplai air ke sawah menjadi lancar dan tanaman dapat tumbuh dengan maksimal,” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI melalui Babinsa tidak hanya dalam aspek keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat, termasuk mendukung produktivitas pertanian di desa binaan.

Sementara itu, Ketua Poktan Sumber Makmur, Satemo, menjelaskan bahwa pembersihan saluran irigasi tidak hanya dilakukan secara insidental, tetapi telah direncanakan sebagai program berkelanjutan oleh kelompok tani. 

“Kami bersama anggota Poktan berkomitmen untuk melakukan pembersihan irigasi secara rutin dan terjadwal, agar aliran air tetap lancar sepanjang musim tanam. Dengan perawatan jangka panjang ini, kami berharap produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan risiko gagal panen akibat kekurangan air bisa diminimalisir,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Nogosari semakin meningkat, serta mampu mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun daerah. (Pendim0821)

Babinsa Wonosari Dampingi Panen Padi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Wujud nyata kepedulian TNI terhadap sektor pertanian kembali ditunjukkan oleh Babinsa Wonosari Koramil 0821-15/Tekung, Serka Agus Mawardi, melalui kegiatan pendampingan panen padi di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik warga seluas 0,5 hektare yang berada di Dusun Darungan, Desa Wonosari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Agus Mawardi turut membantu proses panen bersama para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Sri Rejeki yang diketuai oleh H. Simar. Lahan yang dipanen merupakan milik Sihal, dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 2 ton gabah.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya sebatas membantu tenaga, namun juga menjadi bentuk motivasi dan dukungan moril bagi para petani agar tetap semangat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Hal tersebut sejalan dengan komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Disela kegiatannya, Serka Agus Mawardi mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas kewilayahan Babinsa dalam membantu masyarakat, khususnya di sektor pertanian. 

“Kami hadir untuk memberikan semangat kepada petani, sekaligus memastikan proses panen berjalan lancar dan hasilnya optimal,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Poktan Sri Rejeki, H. Simar, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa yang selama ini selalu hadir mendampingi petani, mulai dari masa tanam hingga panen. 

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan hasil pertanian,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian di wilayah Desa Wonosari semakin meningkat, serta mampu mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional. (Pendim0821)

20/04/2026

Dandim Lumajang Bacakan Amanat Panglima TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kewaspadaan Prajurit


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, memimpin upacara bendera 17-an di lapangan Makodim 0821/Lumajang, Senin (20/4/2026). 

Dalam upacara tersebut, ia membacakan amanat Panglima yang menekankan pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, dan integritas prajurit dalam menghadapi dinamika global.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran perwira, bintara, tamtama, serta pegawai negeri sipil (PNS) TNI di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Dalam amanatnya, Panglima TNI turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh prajurit dan keluarga besar TNI. Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Dalam suasana Idul Fitri yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.

Panglima TNI juga mengapresiasi dedikasi prajurit dalam menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global, termasuk konflik internasional yang berdampak pada stabilitas politik dan ekonomi dunia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, termasuk dampak krisis energi global yang menuntut efisiensi anggaran serta pola kerja yang adaptif.

Disiplin dan Media Sosial Jadi Sorotan

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit untuk menjaga disiplin dan mematuhi hukum. Hal ini menyusul masih adanya pelanggaran oleh oknum yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi.

“Setiap prajurit harus bertindak hati-hati, teliti, serta taat terhadap aturan dan hukum di manapun berada,” tegasnya.

Penggunaan media sosial juga menjadi perhatian. Prajurit diminta bijak dalam menyikapi arus informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Perkuat Komitmen Pengabdian

Menutup amanat, Panglima TNI menegaskan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, prajurit dituntut menjadi garda terdepan dalam mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, usai upacara menegaskan bahwa amanat tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh personel di wilayahnya.

“Kami akan terus menekankan profesionalisme, disiplin, dan kewaspadaan kepada seluruh prajurit agar kepercayaan masyarakat terhadap TNI tetap terjaga,” ujarnya.

Upacara bendera 17-an ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Editor: Imam 

Sumber: Pendim 0821/Lumajang


Babinsa Supiturang Dampingi Layanan Kesehatan Lansia Bersama Polindes dan PMI


Lumajang (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Supiturang Koramil 0821-14/Pronojiwo. Sertu Sigit Andi Irawan melaksanakan kegiatan pendampingan pengobatan dan konsultasi kesehatan bagi lansia yang digelar oleh Polindes Supiturang bekerja sama dengan PMI Kota Malang, bertempat di Dusun Supiturang RT 003 RW 001 Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan khususnya bagi warga lanjut usia, yang membutuhkan perhatian dan pemantauan rutin untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil serta mencegah penyakit yang lebih serius.

Babinsa Supiturang Sertu Sigit Andi Irawan mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu program kesehatan masyarakat, terutama untuk lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami siap mendukung kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini, karena lansia perlu mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan secara berkala agar kualitas hidup mereka tetap terjaga,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan dasar, konsultasi keluhan kesehatan, serta edukasi pola hidup sehat. Petugas medis juga memberikan arahan terkait pengaturan pola makan, istirahat, dan aktivitas ringan yang sesuai dengan kondisi lansia.

Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin Pribadi, S.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara Polindes, PMI, Babinsa, dan pemerintah desa sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polindes Supiturang, PMI Kota Malang, dan Babinsa yang selalu hadir mendampingi kegiatan pelayanan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama para lansia,” ungkap dia.

Sementara itu, Bidan Polindes Supiturang, Ike Yuli, Amd.Keb., menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin bagi lansia sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit degeneratif yang kerap muncul seiring bertambahnya usia.

“Melalui kegiatan pemeriksaan dan konsultasi ini, kami berharap lansia bisa lebih memahami kondisi kesehatannya. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar keluarga turut berperan aktif dalam memperhatikan kesehatan lansia, mulai dari mendampingi saat pemeriksaan, memastikan konsumsi obat sesuai anjuran, hingga menjaga pola makan sehat di rumah.

Kegiatan pelayanan kesehatan lansia tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan antusiasme warga yang cukup tinggi. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini tidak hanya membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.

Dengan adanya pendampingan Babinsa serta dukungan dari PMI dan Polindes, diharapkan program kesehatan lansia di Desa Supiturang dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved