-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

31/07/2026

AKBP Riki Yariandi Resmi Jabat Kapolres Lumajang, Ini Rekam Jejak dan Kariernya

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepemimpinan di Polres Lumajang resmi berganti. Tongkat komando yang sebelumnya dipegang AKBP Alex Sandy Siregar kini diserahterimakan kepada AKBP Riki Yariandi, seorang perwira menengah Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pengawasan internal.

Sementara itu, AKBP Alex Sandy Siregar mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolresta Malang Kota setelah memimpin Polres Lumajang selama kurang lebih satu tahun.

AKBP Riki Yariandi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006. Sebelum dipercaya memimpin Polres Lumajang, ia menjabat sebagai Kapolres Pekalongan Kota sejak 12 Maret 2025 atau sekitar satu tahun tiga bulan sebelum dimutasi ke Kabupaten Lumajang.

Perwira kelahiran Karawang, Jawa Barat, 6 Juni 1982 itu dikenal memiliki rekam jejak yang kuat di bidang penyidikan tindak pidana, khususnya tindak pidana khusus. Selain pengalaman operasional, ia juga aktif meningkatkan kompetensi melalui berbagai pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada 2008, Riki mengikuti Stability Police Unit Middle Management Course. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2014, ia terpilih mengikuti Program Bantuan Pemerintah Jepang untuk Reformasi Polri di bidang Community Policing (Polmas), sebuah program yang bertujuan memperkuat pendekatan kepolisian yang humanis dan berbasis kemitraan dengan masyarakat.

Di bidang akademik, AKBP Riki juga memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S-1) di Universitas Muhammadiyah Palu pada 2008, kemudian meraih gelar Magister dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2017.

Karier kepolisian AKBP Riki dimulai sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polres Donggala, Polda Sulawesi Tengah pada 2007. Berbekal pengalaman tersebut, kariernya terus berkembang hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis.

Di lingkungan Polda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Panit Subdit I Ditreskrimsus, Kanit 2 Bagwassidik Ditreskrimsus, hingga Penyidik Madya Ditreskrimsus yang diperbantukan sebagai Kasubdit I Fismondev.

Pada 2022, Riki dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Timur. Setahun kemudian, ia menjalankan penugasan sebagai Perwira Menengah Ditreskrimsus Polda NTT di Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Kariernya kembali meningkat pada 2024 saat dipercaya mengemban amanah sebagai Auditor Kepolisian Muda Tingkat I di Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Pengalaman tersebut semakin memperkaya kompetensinya, baik di bidang penegakan hukum maupun pengawasan organisasi kepolisian.

Pada 2025, AKBP Riki dipercaya memimpin Polres Pekalongan Kota sebelum akhirnya mendapatkan amanah baru sebagai Kapolres Lumajang pada mutasi Polri tahun 2026.

Mengawali tugasnya di Kabupaten Lumajang, AKBP Riki Yariandi menyampaikan harapannya agar dapat menjalankan amanah dengan baik serta mendapat dukungan dari seluruh personel dan masyarakat.

"Selanjutnya mohon bimbingannya selalu. Semoga Allah memberi kekuatan, kesehatan, keselamatan dan perlindungan untuk kita semua," ujar AKBP Riki.

Sementara itu, AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan pesan perpisahan kepada seluruh jajaran dan masyarakat Lumajang. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas sebagai Kapolres.

"Saya atas nama pribadi dan kedinasan mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan, kekurangan, kekhilafan, dan hal-hal lainnya selama saya bertugas di Lumajang," ucap Alex. (Imam) 


Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Babinsa Sememu Latih PBB 60 Siswa MI Nurul Islam 1


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan terus dilakukan melalui sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan Babinsa Sememu Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Rokhibul Imam, yang memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada 60 siswa MI Nurul Islam 1, Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi peserta didik sejak usia dini, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan sebagai bekal dalam proses belajar maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam pelatihan, Sertu Rokhibul Imam menyampaikan materi dasar PBB, meliputi sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, gerakan berpindah tempat, hingga latihan kekompakan. Setiap materi dipraktikkan secara langsung agar siswa memahami pentingnya ketelitian, konsentrasi, dan kerja sama dalam setiap gerakan.

Menurut Sertu Rokhibul Imam, latihan PBB tidak hanya bertujuan melatih keterampilan baris-berbaris, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk membentuk mental dan karakter peserta didik agar lebih disiplin serta memiliki rasa tanggung jawab.

"Melalui latihan PBB ini kami ingin menanamkan kebiasaan disiplin, patuh terhadap aturan, saling menghargai, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam meraih prestasi di sekolah maupun di masa depan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala MI Nurul Islam 1, Komari, S.Pd.I, mengatakan bahwa pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diberikan Babinsa merupakan salah satu bentuk pembinaan karakter yang sangat bermanfaat bagi perkembangan peserta didik, baik dalam membangun kedisiplinan maupun sikap tanggung jawab.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Babinsa Sememu yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada siswa-siswi kami. Melalui pelatihan PBB ini, anak-anak belajar tentang pentingnya disiplin, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa agar lebih tertib, menghargai aturan, dan memiliki semangat kebersamaan, sehingga dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," ujar Komari.

Ia berharap kegiatan pembinaan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari pendidikan karakter, sehingga mampu mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0821-08/Pasirian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan karakter generasi muda. Sinergi antara TNI dan sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, dan jiwa nasionalisme yang kuat. (Pendim0821)

Babinsa Kalipenggung Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan dan Selokan Sepanjang 200 Meter


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus ditumbuhkan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Kalipenggung Koramil 0821-07/Randuagung, Serda Aryanto, bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan jalan dan selokan sepanjang 200 meter di Dusun Sumber Tumpuk RT 017 RW 005, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026).

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga membersihkan rumput liar yang tumbuh di sepanjang bahu jalan, mengangkat endapan tanah dan sampah dari saluran air, serta merapikan lingkungan sekitar agar aliran drainase tetap lancar. Upaya tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap genangan air yang berpotensi memicu banjir maupun munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang terawat.

Babinsa Kalipenggung, Serda Aryanto, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Gotong royong seperti ini bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi serta kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Dengan kebersamaan, setiap persoalan di lingkungan dapat diselesaikan secara lebih mudah dan cepat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Sumber Tumpuk Muhtarom, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti membersihkan jalan dan selokan merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.

"Kerja bakti ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kebersihan desa. Dengan lingkungan yang bersih, saluran air tetap lancar, risiko banjir dapat diminimalkan, dan masyarakat akan terhindar dari berbagai penyakit. Kami mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu mendampingi dan memberikan semangat kepada warga sehingga budaya gotong royong tetap terpelihara. Harapan kami, kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya muncul saat kerja bakti, tetapi menjadi kebiasaan setiap hari dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Semangat gotong royong yang terus dipelihara menjadi modal sosial penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat sekaligus memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. (Pendim0821)

Dua Pengamen Asal Lumajang Ditangkap Usai Habisi Teman Sesama Manusia Silver di Probolinggo


Probolinggo, (Onenewsjatim)-Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pengamen manusia silver yang jasadnya ditemukan di belakang sebuah warung kopi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Probolinggo Kota menangkap dua orang tersangka, yakni Nur NS (27) dan AH (28), yang merupakan pengamen asal Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Sementara seorang pelaku lainnya berinisial KA telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Korban diketahui berinisial AWS (21), seorang pengamen manusia silver asal Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari penemuan jasad korban di belakang Warkop Bu Maryam pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Setelah menerima laporan, Satreskrim bersama Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan saksi," ujar Rico dalam keterangannya.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengarahkan penyidikan kepada rekan-rekan korban sesama pengamen manusia silver. Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sempat melarikan diri hingga ke Banyuwangi dan Bali.

"Dari hasil penyelidikan, petugas mengarah kepada teman-teman korban sesama pengamen manusia silver. Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sempat melarikan diri hingga ke Banyuwangi dan Bali," kata Rico.

Upaya pengejaran membuahkan hasil pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi menangkap NS dan AH di sebuah rumah kos di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dalam pemeriksaan, keduanya mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban bersama KA yang kini masih buron.

Menurut Rico, peristiwa bermula saat korban dan para pelaku menggelar pesta minuman keras di lokasi kejadian. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, terjadi perselisihan yang berujung pada aksi kekerasan.

"Korban meminta tambahan minuman keras kepada para tersangka. Karena para tersangka tidak memiliki uang, korban kemudian marah dan sempat memukul salah satu tersangka. Dari situlah terjadi cekcok hingga berujung perkelahian," ujar Rico.

Polisi mengungkapkan, ketiga pelaku memiliki peran aktif dalam penganiayaan tersebut. Awalnya korban dipukul berkali-kali menggunakan tangan kosong hingga terjatuh.

Setelah korban tidak berdaya, tubuhnya diseret ke belakang warung. Para pelaku kemudian melanjutkan penganiayaan menggunakan batu dan bongkahan aspal seberat sekitar tujuh kilogram yang dihantamkan berulang kali ke bagian kepala dan wajah korban hingga meninggal dunia.

"Dari hasil penyelidikan sementara, ketiga pelaku melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Saudara KA juga ikut melakukan kekerasan terhadap korban. Jadi perbuatan ini dilakukan secara bersama-sama," kata Rico.

Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa korban dan para pelaku telah saling mengenal selama sekitar empat bulan. Mereka sama-sama bekerja sebagai pengamen manusia silver di Kota Probolinggo dan kerap beraktivitas bersama.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, pakaian yang terdapat bercak darah, batu, bongkahan aspal, serta pakaian yang dikenakan para tersangka saat kejadian.

Atas perbuatannya, Nur Arista Sapta Agus Tidar dan Amir Hamzah dijerat Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana pembunuhan, subsider Pasal 468 ayat (2) tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Keduanya terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Sementara itu, polisi masih memburu KA yang telah ditetapkan sebagai DPO.

"Kami berkomitmen menuntaskan penanganan perkara ini. Satu pelaku yang masih buron akan terus kami kejar agar seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Rico. (Mam(

30/07/2026

Satresnarkoba Polres Lumajang Raih 2 Penghargaan Polda Jatim di Semester I 2026


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Jajaran Satuan Reserse Narkoba Satresnarkoba Polres Lumajang menutup semester I 2026 dengan torehan prestasi. Satuan ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dari Kepolisian Daerah Polda Jawa Timur atas kinerja penegakan hukum dan pemberantasan narkotika.

Penghargaan diberikan dalam evaluasi kinerja semester I 2026 tingkat Polda Jatim pada Kamis 30/7/2026. Polres Lumajang masuk 10 besar pengungkapan kasus narkoba terbanyak di tingkat provinsi. Selain itu, Polres Lumajang juga menempati peringkat kedua untuk kategori Polres Tipe B.

Kasatresnarkoba Polres Lumajang Iptu Dwi Sugiyanto mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel di lapangan.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang menjalankan tugas di lapangan dengan penuh dedikasi. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran masyarakat yang turut memberikan informasi," ujar Iptu Dwi kepada wartawan di Lumajang, Kamis 30/7/2026.

Menurut Iptu Dwi, intensitas penindakan dan dukungan informasi dari masyarakat menjadi kunci meningkatnya jumlah pengungkapan kasus di wilayah hukum Kabupaten Lumajang sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

Meski mendapat apresiasi, Iptu Dwi menegaskan pihaknya tidak akan mengendurkan pengawasan. Ia menyebut penghargaan justru dijadikan bahan evaluasi internal.

"Kami berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan. Penghargaan ini bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang," tegasnya.

Selain mengedepankan langkah represif berupa penindakan hukum, Polres Lumajang juga memperkuat strategi preventif. Sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba secara rutin dilakukan ke sekolah-sekolah, komunitas pemuda, dan elemen masyarakat lain. Tujuannya untuk menekan angka permintaan.

"Dengan semangat Presisi, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," pungkas Iptu Dwi. (Imam) 


Akses Ilegal 260 Website Terbongkar, Polda Jatim Ringkus Pelaku yang Jual Domain untuk Judi Online


Surabaya, (Onenewsjatim)
– Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus peretasan ratusan website milik sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah, hingga perusahaan swasta yang kemudian disalahgunakan sebagai media promosi judi online. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang tersangka berinisial AAK, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Pengungkapan kasus ini diumumkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Timur, Kamis (30/7/2026). Polisi menyebut aksi pelaku telah merugikan banyak institusi karena website resmi mereka dialihkan menjadi sarana promosi perjudian online tanpa sepengetahuan pemilik.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Jules Abraham Abast menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polda Jatim dalam menjaga keamanan ruang digital serta memberantas berbagai bentuk kejahatan siber yang meresahkan masyarakat.

"Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap akses tanpa hak terhadap sistem elektronik memiliki konsekuensi hukum. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ruang digital secara aman, bertanggung jawab, beretika, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Kombes Pol. Jules Abraham Abast.

Ia juga mengimbau seluruh pengelola website, baik di lingkungan pendidikan, pemerintahan maupun swasta, agar meningkatkan sistem keamanan digital guna mencegah serangan siber serupa.

Sementara itu, Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K., menjelaskan bahwa tersangka menjalankan aksinya dengan mencari celah keamanan pada website milik korban untuk mengambil alih pengelolaan domain.

Menurutnya, setelah berhasil memperoleh akses, pelaku menyisipkan file berbahaya yang membuat kendali terhadap lalu lintas data internet berpindah ke tangan pelaku. Selanjutnya, akses domain tersebut dijual melalui akun Telegram bernama S-X MARKETS kepada pihak lain.

"Setelah berhasil masuk ke sistem, tersangka menyisipkan file yang merusak sistem keamanan sehingga lalu lintas data internet dapat dikuasai, kemudian menjual akses domain tersebut melalui akun Telegram. Domain yang telah berpindah tangan digunakan untuk menampilkan subdomain berisi promosi perjudian online," jelas Kombes Pol. Bimo Ariyanto.

Akibatnya, ketika masyarakat mengakses website resmi milik korban, justru muncul halaman atau subdomain yang berisi promosi situs judi online. Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan karena mencoreng nama baik institusi yang menjadi korban.

Hasil penyelidikan menunjukkan aksi pelaku menyasar berbagai wilayah di Indonesia. Di Jawa Timur, korban berasal dari sejumlah sekolah dan perguruan tinggi, termasuk Universitas PGRI Madiun.

Secara keseluruhan, penyidik mengidentifikasi sebanyak 260 website yang diretas, terdiri atas 80 website sekolah, 20 website perguruan tinggi, 13 website instansi pemerintah, dan 147 website perusahaan swasta.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, akun dompet digital Dana, rekening Bank Danamon dan Bank Mandiri, akun Facebook, WhatsApp, serta tiga akun Telegram yang diduga digunakan sebagai sarana menjalankan aksi kejahatan siber.

Kombes Pol. Bimo Ariyanto menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat maupun pihak-pihak yang memanfaatkan website hasil peretasan sebagai media promosi judi online.

"Saat ini tersangka sudah kami lakukan penahanan. Penyidikan masih terus kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya kelompok lain maupun pihak yang memanfaatkan website hasil peretasan sebagai media promosi judi online," tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal-pasal terkait akses ilegal terhadap sistem elektronik sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu korban, Biro Hukum Universitas PGRI Madiun Bambang Eko Nugroho, S.H., mengapresiasi keberhasilan Ditressiber Polda Jatim dalam mengungkap kasus tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jawa Timur, khususnya Ditressiber Polda Jatim, atas keberhasilan mengungkap kasus ini. Peretasan website ini sangat merugikan karena nama baik institusi pendidikan ikut terdampak akibat website disalahgunakan untuk promosi perjudian online," ujarnya.

Polda Jawa Timur mengimbau seluruh pengelola website untuk secara berkala memperbarui sistem keamanan, melakukan audit keamanan siber, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi peretasan atau penyalahgunaan sistem elektronik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari penyalahgunaan oleh pelaku kejahatan siber.

Jelang HUT ke-81 RI, TNI-Polri Latih Calon Paskibra di Ranuyoso


Lumajang, (Onenewsjatim)– Dalam rangka mempersiapkan pasukan pengibar bendera yang tangguh dan berkarakter menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Wonoayu Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Sunarddin, bersama anggota Polsek Ranuyoso melaksanakan pendampingan dan pelatihan kepada calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tahun 2026 di Lapangan SMPN Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri dalam membina generasi muda agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, mental yang kuat, serta semangat nasionalisme sebagai bekal menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 RI mendatang.

Dalam pelatihan, para peserta mendapatkan materi dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB), teknik langkah tegap, penghormatan, formasi pengibaran bendera, serta latihan kekompakan dan ketepatan gerakan. Seluruh materi diberikan secara bertahap dengan menekankan disiplin, konsentrasi, dan kerja sama antarpeserta.

Babinsa Wonoayu, Kopka Sunarddin, mengatakan bahwa menjadi anggota Paskibra bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi juga tentang kesiapan mental, jiwa kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

"Pelatihan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, percaya diri, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Kami berharap para peserta mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan bagi teman-temannya," ujarnya.

Menurutnya, proses latihan yang dilakukan secara rutin akan meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membentuk sikap pantang menyerah, kekompakan, dan kedisiplinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa bersama anggota Polsek Ranuyoso mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang mengikuti setiap tahapan latihan dengan penuh semangat dan kesungguhan.

Melalui kolaborasi TNI-Polri dalam pembinaan Paskibra tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya mampu menunaikan tugas pengibaran bendera dengan baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berjiwa nasionalis, serta siap menjadi penerus bangsa yang berintegritas dan cinta tanah air. (Pendim0821)

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved