-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

13/02/2026

TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Kaliwungu di Candipuro


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata sinergi TNI-Polri bersama masyarakat kembali terlihat dengan penuh semangat gotong royong. Babinsa Sumbermujur Koramil 0821-09/Candipuro, Pelda Reno Andriyanto, bersama Bhabinkamtibmas dan warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan aliran Sungai Kaliwungu Desa Sumbermujur yang dilaksanakan di Dusun Umbulrejo RT 003 RW 004, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).

Aparat dan warga bahu-membahu membersihkan sampah serta material yang menghambat aliran sungai. Pembersihan dilakukan untuk memastikan fungsi sungai tetap optimal, terutama dalam mengantisipasi potensi banjir dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Pelda Reno Andriyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kerja bakti rutin, namun juga sebagai bentuk implementasi program Presiden Republik Indonesia dalam mendorong budaya hidup bersih dan menjaga infrastruktur lingkungan dari tingkat paling bawah.

“Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kelancaran aliran air dan mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat menimbulkan banjir. Ini juga bagian dari kepedulian bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Brigadir Yayong Pamoko menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang aman, bersih, dan tertata.

Sementara itu, Kasun Umbulrejo Bambang Sumontro mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah warga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai semakin meningkat, sehingga infrastruktur lingkungan tetap berfungsi optimal dan tercipta suasana yang aman, sehat, serta nyaman bagi seluruh warga. (Pendim0821)

Persit KCK Cabang XXXV Lumajang Gelar Penyuluhan Jantung dan Pemeriksaan VKG–EKG


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang menggelar penyuluhan kesehatan jantung serta pemeriksaan VKG dan EKG di Puskesmas Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Persit KCK.

Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang, Ny. Anita Anton, mengatakan peringatan HUT Persit tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap peserta semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan jantung serta rutin melakukan pemeriksaan untuk mencegah risiko penyakit sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan kesehatan di masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai pola hidup sehat, pengaturan pola makan, serta pentingnya aktivitas fisik perlu terus dilakukan.

Kegiatan penyuluhan diisi dengan pemaparan materi tentang faktor risiko penyakit jantung, pola makan sehat, dan pentingnya aktivitas fisik yang seimbang. Selain itu, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan VKG dan EKG untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung secara dini.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh edukasi, mereka juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung dari tenaga medis, sehingga dapat mengetahui kondisi kesehatan jantung masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung program kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial antara Persit, keluarga TNI, dan warga sekitar.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud pengabdian organisasi dalam memperingati HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. (Pendim0821)

OTT Solar Subsidi di Lumajang, Polda Jatim Sita Puluhan Jerigen dan Tetapkan Satu Tersangka


Surabaya, (Onenewsjatim)
– menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Kabupaten Lumajang. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, polisi menyita puluhan jerigen berisi bio solar serta sejumlah barang bukti lainnya.

Penetapan tersangka dilakukan oleh Unit II Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim. Satu orang berinisial S ditetapkan sebagai tersangka, sementara pihak lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masih berstatus saksi.

“Tersangka satu orang, yang lain masih saksi,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, , dalam keterangannya.

Abast menjelaskan, tersangka S merupakan pemilik sekaligus pengemudi kendaraan Isuzu Panther yang digunakan untuk membeli solar subsidi di salah satu SPBU di Lumajang. 

Modusnya, tersangka melakukan pembelian berulang dalam waktu singkat, kemudian memindahkan solar dari tangki kendaraan ke jerigen menggunakan mesin pompa untuk dijual kembali.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan pemindahan solar subsidi dari tangki mobil ke jerigen. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan secara undercover di SPBU yang dimaksud.

“Hasil undercover, petugas mendapati satu kendaraan Panther melakukan pengisian BBM solar bersubsidi sebanyak tiga kali dalam tempo kurang dari satu jam,” kata Abast.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati tersangka tengah memindahkan BBM solar dari tangki mobil ke sejumlah jerigen yang berada di dalam kendaraan menggunakan mesin pompa.

“Pemindahan BBM solar dari dalam tangki mobil ke dalam jurigen ini dilakukan oleh sopir sekaligus pemilik kendaraan tersebut berinisial S, warga setempat,” jelas Abast.

Dari hasil pengembangan di lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah gudang yang berisi 10 jerigen kosong dan 25 jerigen berisi solar subsidi hasil pemindahan, dengan kapasitas masing-masing antara 25 hingga 30 liter.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain satu unit kendaraan Isuzu Panther nomor polisi N 1848 MW, satu mesin pompa, 25 jerigen berisi bio solar, 10 jerigen kosong, dua pelat nomor kendaraan (N 1364 YS dan N 1437 ZH), tiga barcode bio solar MyPertamina, satu lembar catatan pembelian bio solar, serta satu flashdisk berisi rekaman CCTV di lokasi dispenser SPBU pada pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.

Menurut pengakuan tersangka, praktik pemindahan solar subsidi tersebut telah dilakukan sejak 2023.

“S ini dalam sehari rata-rata dapat melakukan pembelian solar bersubsidi sebanyak dua hingga tiga kali, dengan rata-rata sekali pembelian sebesar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu,” pungkas Abast.


Polresta Sidoarjo Tangkap Tiga Pelaku Penipuan Gondol Motor Modus Minta Tolong


Sidoarjo, (Onenewsjatim)-
Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur mengamankan tiga tersangka kasus penipuan dengan modus berpura-pura meminta tolong diantar mencari anggota keluarga. Para pelaku diketahui beraksi di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Ketiga tersangka berinisial M (32), S.A. (30), dan F.F. (30). Mereka ditangkap tanpa perlawanan di sebuah rumah kos di kawasan Semampir, Surabaya, pada Minggu dini hari, 1 Februari 2026.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Zainur Rofik mengatakan, para pelaku menjalankan aksinya dengan menghentikan pengendara sepeda motor di jalan, lalu berpura-pura kebingungan mencari anggota keluarga.

“Pelaku berpura-pura mencari saudaranya yang belum pulang, kemudian meminta diantar ke suatu lokasi. Saat korban lengah, sepeda motor langsung dibawa kabur,” ujar Rofik, Kamis (12/2/2026).

Aksi pertama terjadi pada Senin, 29 Desember 2025, di kawasan Kedungturi, Kecamatan Taman. Korban yang masih berstatus pelajar dihentikan oleh pelaku M dan S.A. dengan alasan mencari saudaranya.

Korban diminta mengantar pelaku M, sementara sepeda motor ditinggal dengan alasan akan dijaga oleh S.A. Namun, setelah korban diturunkan di lokasi sepi, pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, di Jalan Persawahan Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik. Tiga anak di bawah umur yang berboncengan dihentikan pelaku M dan F.F. dengan modus meminta diantar ke Fly Over Kedinding.

Dalam perjalanan, para korban dipisah dan ditinggalkan di lokasi berbeda, sementara sepeda motor mereka dibawa kabur oleh pelaku.

“Dari dua aksi tersebut, para pelaku memperoleh keuntungan sekitar Rp3 juta dari masing-masing lokasi,” kata Rofik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku melakukan aksi penipuan karena alasan ekonomi.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus kejahatan serupa, terutama saat ada orang tidak dikenal yang meminta diantar ke suatu tempat.

Selain itu, orang tua juga diminta untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur, demi keselamatan bersama. (Red)

Banjir Rendam Delapan Kecamatan di Jember, 3.944 KK Terdampak


Jember (Onenewsjatim) –
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak Kamis (12/2) sore hingga Jumat dini hari menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan. Sedikitnya 17 desa di delapan kecamatan terdampak banjir dengan total 3.944 kepala keluarga (KK) menjadi korban.

Banjir terjadi setelah debit air di sejumlah sungai meningkat drastis akibat curah hujan tinggi.

Beberapa sungai yang meluap antara lain Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kaliklepuh, Kalijompo, Rembangan, Bedadung, Karangbayat, dan Sungai Gondangdia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, mengatakan peningkatan debit air mulai terjadi pada Kamis sekitar pukul 18.00 WIB. Satu jam kemudian, air meluap ke permukiman warga dengan ketinggian bervariasi.

“Air mulai meluap ke rumah warga sekitar pukul 19.00 WIB dengan ketinggian antara 30 sentimeter hingga dua meter. Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi akses jalan, merobohkan jembatan, dan menyebabkan kemacetan lalu lintas,” ujarnya, Jumat.

Delapan kecamatan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, dan Balung.

Selain ribuan warga terdampak, banjir juga merusak sejumlah infrastruktur, termasuk tiga jembatan dan satu pondok pesantren.

Jembatan putus dilaporkan terjadi di Desa Suci, Kecamatan Panti, serta di kawasan perkebunan Kaputren, Kecamatan Sukorambi. Kerusakan tersebut menghambat akses transportasi warga di sejumlah wilayah.

Menurut Edi, banjir terparah terjadi di Kecamatan Rambipuji dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. Kondisi itu memaksa ratusan warga mengungsi ke sejumlah titik yang dinilai aman.

“Total ada 299 warga yang mengungsi. Mereka tersebar di beberapa lokasi, seperti rumah warga, masjid, dan balai desa,” katanya.

Rincian lokasi pengungsian antara lain di rumah Ustaz Nurul di Dusun Krajan sebanyak 60 jiwa, rumah Umar di Garuda Kidul Pasar sebanyak 75 jiwa, Masjid Nurul Iman di Curah Ancar sebanyak 150 jiwa, serta Balai Desa Rambipuji sebanyak 14 jiwa.

Saat ini, BPBD Jember bersama tim gabungan masih melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak. Pembersihan material banjir dilakukan di Kampung Ledok, Jember Kidul, sementara proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik difokuskan di Kecamatan Rambipuji dan Ajung.

“Kami terus melakukan evakuasi warga, pendistribusian logistik, serta pembersihan sisa banjir. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi,” kata Edi.

12/02/2026

Babinsa Tukum Dampingi Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di Dusun Pandanwangi


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Manggis bagi balita dan lansia di Dusun Pandanwangi, Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Kamis (12/6/2026).

Kegiatan posyandu tersebut diikuti oleh puluhan balita dan warga lanjut usia yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara rutin. Petugas kesehatan dibantu para kader posyandu tampak melakukan penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian vitamin dan makanan tambahan bagi peserta.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan balita dan lansia di wilayah binaan.

Serda Haeruddin mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk selalu hadir dan membantu setiap kegiatan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.

“Kegiatan posyandu ini sangat penting untuk memantau tumbuh kembang balita serta kondisi kesehatan para lansia. Kami sebagai Babinsa selalu siap mendukung dan mendampingi agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, posyandu juga berperan besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pencegahan penyakit sejak dini.

“Melalui posyandu, para orang tua bisa mengetahui perkembangan anaknya, sementara lansia dapat memeriksakan kesehatannya secara rutin. Ini sangat membantu dalam upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Haeruddin.

Selain melakukan pendampingan, Babinsa juga turut berinteraksi dengan warga, memberikan motivasi kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke posyandu, serta mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, salah satu kader posyandu setempat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai selalu aktif mendukung kegiatan di desa.

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu kelancaran kegiatan, beliau juga sering memberikan semangat kepada warga untuk aktif datang ke posyandu,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, dan Babinsa, diharapkan pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat berjalan optimal serta mampu menekan angka stunting dan penyakit pada lansia.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap kegiatan posyandu terus berjalan rutin sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar di lingkungan mereka.

Penulis: Imam 

Editor: Redaksi

Kasdim 0821/Lumajang Pimpin Gerakan ASRI di Pasirian, Dorong Budaya Bersih hingga Tingkat RT


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang terus menggencarkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat. Kegiatan terbaru digelar di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026), dipimpin langsung oleh Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri.

Gerakan tersebut melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Lumajang, Forkopimcam Pasirian, instansi terkait, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, relawan, pelajar, hingga warga setempat yang mengikuti kerja bakti secara gotong royong.

Mayor Inf Tanuri mengatakan, Gerakan ASRI merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dari unit sosial paling kecil.

“Gerakan ASRI ini merupakan implementasi dari perintah Bapak Presiden Prabowo, agar budaya menjaga kebersihan dimulai dari tingkat RT, RW hingga desa, dan dilaksanakan minimal satu kali dalam seminggu,” ujar Tanuri dalam sambutannya.

Ia menegaskan, gerakan tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi agenda rutin dan berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan yang bersih bukan hanya mencerminkan kerapian wilayah, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Kalau lingkungan bersih, saluran air lancar, tempat umum tertata, maka risiko penyakit bisa ditekan. Ini bukan sekadar soal estetika, tetapi juga soal kesehatan dan kesejahteraan warga,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Gerakan ASRI di Desa Bades difokuskan pada pembersihan area makam di Dusun Purut serta normalisasi saluran air yang sebelumnya tersumbat. Personel TNI-Polri bersama aparatur kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan.

Tanuri juga mengungkapkan rencana kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menggelar lomba lingkungan bersih antar desa sebagai bentuk stimulus dan motivasi.

“Kami akan bersinergi dengan TNI/Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Ke depan, kami dorong adanya lomba lingkungan bersih agar tumbuh semangat kompetitif yang positif antar desa,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut diharapkan dapat memacu kreativitas desa dalam menata lingkungan, memperbaiki sanitasi, serta memperkuat partisipasi warga dalam menjaga kebersihan secara mandiri.

Melalui Gerakan ASRI, Kodim 0821/Lumajang menargetkan lahirnya budaya hidup bersih yang mengakar dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan desa yang sehat, asri, dan berdaya saing. (Pendim 0821).


Editor: Imam F

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved