-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

21/06/2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Ajak 2.000 Peserta Gowes Bersama


Lumajang, (Onenewsjatim)
-– Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, Jalan Alun-Alun Utara di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang telah dipadati peserta. Mereka datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.

Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.

Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Tak lama kemudian, rombongan pesepeda bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Di sejumlah titik jalan, warga tampak berdiri di pinggir ruas jalan untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Gowes Sepeda Gembira ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata Alex.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Peserta yang hadir tidak hanya dari Lumajang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Alex menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. Menurut dia, peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.

Mantan perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar kita. Hari ini lewat kayuhan pedal bersama, kita hilangkan sekat-sekat birokrasi. Kita berbaur menjadi satu, berkeringat bersama, dan bergembira bersama. Inilah wujud nyata bahwa Polri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ungkap Alex.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize. Ribuan peserta bertahan di lokasi untuk menantikan pengumuman pemenang hadiah utama maupun berbagai hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menggambarkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, serta harmonis.

Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga.

Puluhan Warga Lumajang Kembali Melihat Jelas, Kodim 0821 Dukung Baksos Operasi Katarak


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Masyarakat wilayah Kodim 0821/Lumajang mengikuti kegiatan bakti sosial operasi katarak hasil kerja sama Korem 083/Baladhika Jaya dengan Yayasan Lentera Mata Indah, yang dilaksanakan di RST TK III Baladhika Husada Jember, Jumat-Sabtu (19-20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial dalam membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan mata sekaligus meningkatkan kualitas hidup melalui pemulihan penglihatan.

Pada hari pertama, sebanyak 64 warga dinyatakan lolos skrining operasi katarak. Namun dua orang tidak dapat mengikuti tahapan lanjutan karena kondisi kesehatan, sehingga 62 peserta hadir di RST Baladhika Husada Jember untuk menjalani tindakan medis.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 warga berhasil menjalani operasi dengan baik, termasuk satu pasien yang mendapatkan dua tindakan operasi sekaligus, yakni katarak dan pterigium. Sementara tujuh peserta lainnya belum dapat dioperasi karena lima orang mengalami gula darah tinggi dan dua lainnya memiliki tekanan darah tinggi.

Memasuki hari kedua, pasien menjalani pelepasan perban, pemeriksaan hasil operasi oleh tim dokter mata, serta menerima obat tetes mata dan kacamata pelindung. Sejumlah pasien juga menyampaikan rasa syukur karena penglihatan mereka menjadi lebih jelas setelah menjalani operasi.

Pasi Ter Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Sri Hariyanto, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial operasi katarak tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik dan produktif setelah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan Babinsa selama kegiatan berlangsung menjadi bagian dari komitmen Kodim 0821/Lumajang dalam memberikan pelayanan dan membantu masyarakat di bidang kesehatan.

“Babinsa terus mendampingi peserta mulai dari keberangkatan, pelaksanaan operasi hingga kembali ke wilayah masing-masing untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

Tim dokter mata juga memberikan penjelasan kepada seluruh pasien terkait ketentuan yang harus dipatuhi pasca operasi, termasuk penggunaan obat tetes mata, menjaga kebersihan mata, serta penggunaan kacamata pelindung guna mempercepat proses pemulihan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para Babinsa bersama peserta operasi katarak kembali ke wilayah masing-masing dan dilaporkan tiba dengan aman. Secara keseluruhan, rangkaian bakti sosial operasi katarak pada 19-20 Juni 2026 berlangsung tertib, lancar, dan aman.

Ribuan Warga Meriahkan Gowes Sehat HUT Bhayangkara ke-80, TNI-Polri Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Utara Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026), untuk mengikuti kegiatan Gowes Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang diinisiasi Polres Lumajang tersebut menjadi ajang mempererat sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat dan mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung meriah tersebut. Selain komunitas pesepeda, peserta juga berasal dari unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar, Sekretaris Daerah Agus Triyono, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara diawali registrasi peserta dan penampilan Tari Topeng Kaliwungu yang menampilkan kekayaan budaya lokal. Momentum peringatan HUT Bhayangkara juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga bersama tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Semoga kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan, menjaga kesehatan, sekaligus membangun semangat positif di tengah masyarakat," ujar Alex.

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menegaskan bahwa Gowes Sehat merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

"Kegiatan ini mencerminkan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui olahraga bersama, kita membangun semangat kebersamaan, memperkuat persatuan, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi yang produktif dan bebas dari pengaruh narkoba," kata Anton.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi ruang positif yang mampu mempererat komunikasi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. TNI akan selalu hadir mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat," tambahnya.

Usai pelepasan peserta, ribuan pesepeda menempuh rute yang telah disiapkan panitia dengan pengawalan aparat keamanan dan dukungan tenaga kesehatan di sejumlah titik. Selain berolahraga, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor.

Melalui kegiatan Gowes Sehat HUT Bhayangkara ke-80, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya hidup sehat diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi seluruh elemen bangsa dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Lumajang yang aman, sehat, harmonis, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.


Satresnarkoba Polres Lumajang Amankan Dua Pengedar, Sita 23.959 Butir Pil Logo Y


Lumajang , (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang berhasil mengungkap peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil berlogo Y dengan mengamankan dua orang tersangka dan menyita puluhan ribu butir pil siap edar.

Kedua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial RLF (35), warga Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, dan TA (37), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Kasatresnarkoba Polres Lumajang Iptu Dwi Sugiyanto melalui Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran pil berlogo Y di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, anggota Satresnarkoba melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka RLF,” kata Ipda Suprapto.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap RLF, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa pil berlogo Y yang dikemas dalam beberapa plastik klip, uang tunai yang diduga hasil penjualan, serta percakapan di telepon genggam yang berkaitan dengan transaksi jual beli pil tersebut.

“Selain barang bukti pil dan uang hasil penjualan, kami juga mengamankan percakapan atau chat yang berisi transaksi jual beli pil logo Y,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, diketahui bahwa RLF memperoleh pasokan pil dari tersangka TA. Polisi kemudian melakukan pendalaman lebih lanjut dan berhasil menangkap TA di lokasi berbeda.

Saat penggeledahan terhadap TA, petugas menemukan ribuan butir pil berlogo Y yang disimpan dalam sejumlah kaleng plastik di dalam kardus, uang yang diduga hasil penjualan, serta telepon genggam yang berisi percakapan transaksi obat keras berbahaya tersebut.

“Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan tersangka TA yang diduga sebagai pemasok. Dari tangan tersangka juga ditemukan barang bukti pil logo Y dalam jumlah besar beserta alat komunikasi yang digunakan untuk transaksi,” jelas Ipda Suprapto.

Dari tersangka RLF, polisi menyita sebuah tas warna hitam yang berisi sembilan plastik klip masing-masing berisi 100 butir pil logo Y dan enam plastik klip yang masing-masing berisi 10 butir pil logo Y. 

Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp135 ribu dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna kuning tanpa nomor polisi.

Sementara dari tersangka TA, polisi menyita tiga kardus berisi total 23 kaleng plastik yang masing-masing berisi 1.000 butir pil logo Y, serta satu unit telepon genggam merek Redmi.

Secara keseluruhan, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 23.959 butir pil warna putih berlogo Y.

Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lumajang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Lumajang untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Ipda Suprapto. (Imam)

20/06/2026

Ratusan Warga Jember Gelar Aksi Damai, Dukung Program MBG dan Minta Evaluasi BGN


Jember, (Onenewsjatim) –
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Jember, Sabtu (20/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyatakan dukungan terhadap program strategis pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat.

Sebelum berorasi di depan gedung legislatif, peserta aksi melakukan long march dari kawasan double way Universitas Jember (Unej) menuju bundaran DPRD Jember. Setibanya di lokasi, massa membentangkan poster dan spanduk berisi dukungan terhadap program-program pemerintah yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari atas mobil komando, Koordinator Aksi FMJM, Agus Nur Yasin, menegaskan bahwa aksi yang digelar merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

"Kami mendukung dan mengawal program strategis pemerintah, terutama Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat," kata Agus saat menyampaikan orasi di depan DPRD Jember.

Meski memberikan dukungan terhadap program tersebut, massa juga meminta Presiden RI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program MBG.

Menurut Agus, evaluasi diperlukan agar program yang menyasar peningkatan kualitas gizi masyarakat itu dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

"Kami mendesak kepada Bapak Presiden Republik Indonesia untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan tata kelola Badan Gizi Nasional. Kami juga meminta BGN memperbaiki sistem dan tata kelola yang bersih dan transparan serta melakukan evaluasi internal secara menyeluruh hingga ke level bawah," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Agus menilai program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian desa. Program tersebut dinilai memberikan manfaat bagi petani, peternak, hingga pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan.

"Perputaran ekonomi yang terjadi di pedesaan sangat besar. Dampaknya dirasakan petani padi, petani buah dan sayur, peternak telur, hingga pelaku usaha lokal desa yang terlibat dalam program MBG," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya siap menjadi bagian dari masyarakat yang mengawal pelaksanaan program-program strategis pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Kami siap menjadi garda terdepan dalam komitmen memutus rantai kemiskinan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan Indonesia Emas 2045," ucap Agus.

Dalam aksi tersebut, FMJM juga menyampaikan delapan poin pernyataan sikap yang pada intinya berisi dukungan terhadap program MBG, KDMP, dan Sekolah Rakyat, sekaligus dorongan agar pemerintah melakukan perbaikan tata kelola pelaksanaannya.

Aspirasi massa kemudian diterima langsung oleh Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim. Di hadapan peserta aksi, ia menyampaikan bahwa seluruh tuntutan dan masukan yang disampaikan akan diteruskan kepada pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Setelah penyampaian aspirasi dan dialog dengan perwakilan DPRD Jember, massa membubarkan diri secara damai.

Sinergi TNI dan Warga di Candipuro, Drainase 625 Meter Dibangun untuk Lingkungan Sehat


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah. Babinsa Tumpeng Koramil 0821-09/Candipuro, Sertu Antok Sujarwo. Salah satunya melalui keterlibatannya dalam kegiatan pembangunan drainase bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat di Dusun Tumpeng Barat RT 003 RW 002, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Pada kegiatan tersebut, Sertu Antok Sujarwo turut membantu sekaligus mengawal pelaksanaan pembangunan drainase sepanjang 625 meter yang dikerjakan secara gotong royong oleh warga bersama perangkat desa. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan itu Sertu Antok mengatakan bahwa pembangunan drainase memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran aliran air, terutama saat musim hujan. Menurutnya, sistem drainase yang baik dapat mencegah terjadinya genangan air, mengurangi risiko banjir, serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu siap mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa. Selain membantu pekerjaan di lapangan, kami juga berupaya memberikan motivasi kepada warga agar tetap menjaga semangat gotong royong yang menjadi budaya luhur bangsa,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan berbagai program pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan kebersamaan dan partisipasi aktif warga, pekerjaan yang cukup besar dapat diselesaikan secara efektif dan efisien.

Sementara itu, Kepala Dusun Tumpeng Barat, Bambang Sutikno, menyampaikan Pembangunan drainase tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan di Dusun Tumpeng Barat, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

Selain memperlancar saluran pembuangan air, keberadaan drainase yang memadai juga menjadi langkah preventif dalam mengantisipasi dampak di wilayah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu mendukung kegiatan masyarakat. Dengan adanya pendampingan dan kebersamaan seperti ini, pembangunan drainase dapat berjalan lancar sesuai harapan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dan sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga. (Pendim0821)

Masuki Tahap Akhir, TNI dan Warga Cat Jembatan Perintis Garuda di Pasrujambe


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam proses akhir pengerjaan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Kali Asem, Dusun Krajan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pada Sabtu (20/6/2026), personel Koramil 0821-17/Pasrujambe bersama warga setempat melaksanakan pengecatan lantai jembatan sebagai tahap penyelesaian pembangunan infrastruktur yang telah menjadi harapan masyarakat.

Pengecatan lantai jembatan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akhir pembangunan. Selain memperindah tampilan jembatan, pengecatan juga berfungsi melindungi konstruksi agar lebih tahan terhadap cuaca dan penggunaan jangka panjang. Dengan selesainya tahapan tersebut, Jembatan Perintis Garuda semakin siap dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penghubung yang aman dan nyaman.

Di sela kegiatan, Danramil 0821-17/Pasrujambe Kapten Inf Ony Ariyanto, S.H., mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata asta cita presiden RI Prabowo Subianto sebagai salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah serta meningkatkan aksesibilitas warga.

“Pengerjaan hari ini merupakan bagian dari proses akhir pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Dengan mendukung program asta cita presiden RI Prabowo Subianto, Kami bersama warga melaksanakan pemantauan proses pembangunan tidak hanya kuat secara konstruksi, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan tahan lama,” ujar Ony.

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat selama proses pembangunan menjadi faktor utama dalam percepatan penyelesaian jembatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan warga dalam setiap tahapan pekerjaan mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat.

“Jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi warga, terutama dalam memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, maupun akses menuju berbagai fasilitas yang ada di sekitar wilayah Desa Karanganom. Kami sangat mengapresiasi partisipasi dan dukungan masyarakat yang sejak awal hingga tahap akhir terus hadir membantu pengerjaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan gotong royong tersebut, TNI bersama masyarakat kembali menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat dapat menghasilkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Dengan proses akhir yang terus dikebut, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat difungsikan secara optimal untuk menunjang kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Karanganom serta wilayah sekitarnya. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved