-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

17/06/2026

Dua Bulan Terapkan WFH, Belanja Operasional Pemkab Lumajang Turun Rp464 Juta


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Lumajang setiap hari Jumat mulai menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi anggaran daerah.

Dalam kurun waktu April hingga Mei 2026, Pemkab Lumajang berhasil menghemat belanja operasional hingga Rp464,07 juta.

Kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) non-pelayanan tersebut mulai diberlakukan sejak 2 April 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lumajang, Sunyoto, mengatakan bahwa penghematan terjadi pada sejumlah pos belanja operasional, mulai dari listrik dan air, bahan bakar minyak (BBM), perjalanan dinas hingga biaya lembur pegawai.

“Secara total terdapat penghematan belanja dari April ke Mei 2026 sebesar Rp464,07 juta. Ini menunjukkan bahwa kebijakan WFH memberikan dampak nyata terhadap efisiensi belanja daerah,” ujar Sunyoto, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, penghematan terbesar berasal dari berkurangnya penggunaan listrik dan air di lingkungan perkantoran pemerintah. Pada April 2026, tagihan listrik dan air tercatat sebesar Rp636,5 juta, sedangkan pada Mei turun menjadi Rp509,31 juta.

“Belanja listrik dan air turun sekitar Rp127,18 juta atau hampir 20 persen dibanding bulan sebelumnya,” katanya.

Selain itu, pengeluaran untuk BBM kendaraan dinas juga mengalami penurunan signifikan. Dari Rp491,31 juta pada April menjadi Rp402,08 juta pada Mei atau berkurang Rp89,23 juta.

Efisiensi juga terlihat pada biaya perjalanan dinas yang turun dari Rp673,49 juta menjadi Rp578,21 juta. Dengan demikian, terdapat penghematan sebesar Rp95,28 juta atau sekitar 14,15 persen.

Sementara itu, pos belanja lembur menjadi sektor yang mencatat penurunan paling besar. Pengeluaran lembur ASN yang sebelumnya mencapai Rp534,16 juta pada April turun menjadi Rp381,78 juta pada Mei.

“Belanja lembur berkurang Rp152,38 juta atau sekitar 28,53 persen. Ini menjadi penyumbang penghematan terbesar selama pelaksanaan WFH,” jelas Sunyoto.

Tren positif penghematan uang rakyat ini diprediksi tidak akan berhenti di bulan Mei saja. Sunyoto meyakini bahwa laporan keuangan bulan Juni 2026 akan menunjukkan angka penghematan yang lebih signifikan.

Hal ini menyusul adanya gebrakan baru dari Bupati Lumajang yang mengeluarkan instruksi larangan penggunaan kendaraan dinas roda empat. Kebijakan ini diyakini akan semakin menekan angka belanja BBM dan biaya pemeliharaan kendaraan dinas.

"Untuk bulan Juni belum bisa kami sajikan secara rinci karena periodenya masih berjalan. Tapi, melihat kebijakan terbaru, prediksi kami angka penghematannya akan mengalami peningkatan yang lebih besar," pungkas Sunyoto dengan optimis.

Gotong Royong Bangun Gorong-Gorong, Babinsa Kertowono Dukung Infrastruktur Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Desa Kertowono Koramil 0821-04/Gucialit, Kopka Mustaji, melaksanakan kerja bakti bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mengawal pembangunan gorong-gorong atau drainase sepanjang 50 meter di Dusun Sidodadi RT 002 RW 004, Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur guna menunjang kelancaran aliran air, mengurangi risiko genangan, serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Kehadiran Babinsa di tengah proses pembangunan menjadi bentuk nyata pendampingan dan pengawalan program pembangunan desa agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Selain membantu pelaksanaan pekerjaan di lapangan, Babinsa juga turut memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan warga.

Kopka Mustaji mengatakan bahwa keterlibatan TNI melalui aparat Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaan.

“Pembangunan infrastruktur seperti drainase ini sangat penting untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Kami siap mendukung dan mengawal setiap program pemerintah desa demi kemajuan wilayah,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Sidodadi, Yudiono, menyampaikan Atas nama Pemerintah Desa Kertowono, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bergotong royong serta kepada Babinsa yang senantiasa mendampingi dan mengawal setiap tahapan pembangunan. Dan berharap hasil pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan menjadi wujud nyata pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan gorong-gorong sepanjang 50 meter di Dusun Sidodadi ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Desa Kertowono yang dibiayai melalui Anggaran Dana Desa Semester Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, khususnya dalam memperlancar saluran pembuangan air sehingga dapat mengurangi potensi genangan maupun kerusakan jalan saat musim hujan,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur di pedesaan diharapkan semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga. Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi modal utama dalam mewujudkan desa yang maju, aman, dan sejahtera. (Pendim0821)

Kodim 0821 Lumajang Lepas Personel MPP, Pengabdian kepada Bangsa Ditekankan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang melaksanakan Upacara Bendera 17-an yang dirangkaikan dengan kegiatan korp raport Masa Persiapan Pensiun (MPP) bagi tujuh personel, terdiri atas enam anggota TNI dan satu ASN, di Halaman Makodim 0821/Lumajang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, yang membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin M.A., Dalam amanatnya ditegaskan bahwa upacara bendera tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial rutin, tetapi harus dimaknai sebagai sarana memperkuat jati diri prajurit dan aparatur negara yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, loyalitas, disiplin, serta tanggung jawab kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam V/Brawijaya atas dedikasi serta loyalitas yang telah ditunjukkan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan.

Dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa dinamika geopolitik global saat ini semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.

Berbagai konflik di sejumlah kawasan dunia berdampak pada sektor ekonomi, energi, pangan, rantai pasok, hingga stabilitas sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi nasional. Ancaman yang dihadapi bangsa pun berkembang menjadi multidimensi, tidak hanya dalam aspek militer, tetapi juga melalui ekonomi, informasi, teknologi, siber, dan psikologi masyarakat.

Selain itu, Pangdam menyoroti peran media sosial yang semakin besar dalam membentuk opini publik. Berbagai narasi yang berkembang kerap menyudutkan peran TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah dan program-program strategis yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menghadapi kondisi tersebut, seluruh prajurit dan PNS diminta untuk tidak terjebak dalam polemik maupun terpancing provokasi di ruang digital. Menurut Pangdam, jawaban terbaik terhadap berbagai tudingan adalah melalui kerja nyata, pengabdian yang tulus, dan keberhasilan pelaksanaan tugas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, Kodam V/Brawijaya terus memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, cegah dini, serta pembinaan teritorial guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman. Prajurit dan PNS diharapkan senantiasa hadir di tengah masyarakat, memperkuat komunikasi dengan seluruh komponen bangsa, dan menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat.

Memasuki pertengahan Tahun Anggaran 2026, Kodam V/Brawijaya juga berkomitmen melaksanakan program kerja dan anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai kebijakan TNI AD serta arah pembangunan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Kasdim 0821/Lumajang turut membacakan amanat Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi,S.A.P., M.I.P, kepada personel yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP). Dandim menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta loyalitas para personel selama mengabdi kepada TNI, khususnya di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Dandim menegaskan bahwa MPP merupakan awal dari babak kehidupan baru untuk kembali berkiprah di tengah masyarakat. Meski memasuki masa purna tugas, para personel diharapkan tetap menjalin hubungan baik dengan Kodim 0821/Lumajang dan menjadi bagian dari jaringan informasi yang membantu memantau perkembangan situasi wilayah.

“Selamat menjalankan masa purna tugas kepada seluruh personel yang memasuki MPP maupun pensiun. Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa, negara, dan satuan,” demikian pesan Dandim yang dibacakan Kasdim.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penghormatan atas pengabdian para prajurit dan ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya, sekaligus penguatan komitmen seluruh personel Kodim 0821/Lumajang untuk terus hadir menjaga stabilitas wilayah dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Pendim 0821).

7 Kecamatan di Lumajang Alami Pemadaman Listrik, PLN Lakukan Penguatan Sistem Kelistrikan


Lumajang (Onenewsjatim)
– Sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang mengalami pemadaman listrik sementara pada Rabu (17/6/2026) siang.

Pemadaman tersebut terjadi sebagai bagian dari pekerjaan penguatan sistem kelistrikan yang dilakukan oleh PLN guna meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah yang terdampak meliputi 7 Kecamatan diantaranya Kecamatan Kunir, Yosowilangun, Pasirian, Randuagung, Tempeh, Pronojiwo, dan Tempursari.

Drian Friska Nugraha, Manager PLN ULP Lumajang, menjelaskan bahwa penghentian sementara pasokan listrik dilakukan untuk mendukung proses pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan listrik.

"Terjadi pemadaman di beberapa titik di Kabupaten Lumajang dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan. Untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan, PLN melaksanakan pekerjaan penguatan sistem kelistrikan," ujarnya.

Menurut Drian, pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar tiga jam. Selama proses pengerjaan, pasokan listrik di sejumlah lokasi terdampak harus dihentikan sementara demi keselamatan dan kelancaran pekerjaan di lapangan.

"Untuk mendukung pekerjaan tersebut, diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas di beberapa lokasi terdampak selama proses pekerjaan berlangsung," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk memastikan pasokan listrik yang lebih andal dan berkualitas bagi masyarakat dalam jangka panjang.

PLN, lanjut Drian, juga berkomitmen untuk terus memberikan informasi kepada pelanggan terkait perkembangan proses pemulihan jaringan hingga seluruh sistem kembali normal.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perkembangan proses pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," katanya.

Drian menambahkan, PLN terus berupaya memberikan layanan kelistrikan terbaik kepada masyarakat serta mengharapkan dukungan dan pengertian pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website PLN maupun aplikasi PLN Mobile," pungkasnya.

Sepanjang 2025, Disdukcapil Lumajang Terbitkan 76.664 KTP-el untuk Warga

 



Lumajang – Kebutuhan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Lumajang terus menunjukkan tren tinggi. Sepanjang tahun 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lumajang mencatat telah menerbitkan sebanyak 76.664 keping Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Lumajang, Yonatan Kobba, SE, mengatakan tingginya jumlah pencetakan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pembuatan KTP bagi pemula hingga penggantian akibat perubahan data dan kehilangan dokumen.

"Total pencetakan KTP-el selama tahun 2025 mencapai 76.664 keping. Jumlah itu terdiri dari 18.200 KTP pemula, 14.303 penggantian karena rusak atau perubahan data, dan 14.161 penggantian akibat kehilangan," ujar Yonatan saat dikonfirmasi, Selasa (17/6/2026).

Menurutnya, kebutuhan pencetakan KTP-el masih terus berlangsung pada tahun 2026. Hingga akhir Mei, Disdukcapil Lumajang telah mencetak 27.838 keping KTP-el.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.516 keping diperuntukkan bagi wajib KTP pemula. Sementara 16.293 keping dicetak untuk penggantian akibat perubahan data maupun kerusakan, dan 5.029 keping untuk penggantian karena kehilangan.

Yonatan menjelaskan, tingginya permohonan penggantian KTP menunjukkan bahwa mobilitas dan perubahan administrasi kependudukan masyarakat cukup dinamis.

Perubahan pekerjaan, perpindahan domisili, hingga penyesuaian wilayah administratif menjadi alasan utama masyarakat mengajukan pencetakan ulang dokumen identitas.

"Permohonan penggantian masih mendominasi. Banyak warga yang melakukan pembaruan data karena perubahan status pekerjaan, alamat, maupun penyesuaian wilayah administrasi," jelasnya.

Di sisi lain, tingginya volume pencetakan juga berdampak pada kebutuhan sarana pendukung pelayanan. Disdukcapil harus memastikan ketersediaan tinta khusus dan film pencetak agar proses pelayanan tidak terhambat.

Yonatan mengungkapkan, satu paket tinta hanya mampu digunakan untuk mencetak sekitar 500 keping KTP-el. Dalam satu tahun, kebutuhan anggaran untuk pengadaan tinta dan film pencetak mencapai lebih dari Rp800 juta.

"Anggaran terbesar memang untuk kebutuhan operasional pencetakan seperti tinta dan film. Nilainya lebih dari Rp800 juta per tahun," katanya.

Meski blanko KTP-el disediakan secara gratis oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap harus menanggung biaya pengambilan blanko tersebut.

Setiap pengambilan blanko membutuhkan biaya perjalanan sekitar Rp3,5 juta dan dilakukan rata-rata dua kali setiap bulan, tergantung ketersediaan stok dari pemerintah pusat.

"Blanko tidak dibeli karena diberikan pusat. Namun biaya pengambilan dan operasional pencetakan tetap menjadi tanggung jawab daerah," imbuhnya.

Kendati menghadapi tantangan tersebut, Disdukcapil Lumajang memastikan seluruh layanan administrasi kependudukan tetap diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Bahkan, melalui program pelayanan cepat, pencetakan KTP-el dapat diselesaikan dalam waktu satu hari selama persyaratan lengkap dan tidak terdapat gangguan pada sistem pelayanan.

"Kami berupaya mempertahankan pelayanan satu hari selesai. Jika berkas lengkap dan sistem normal, KTP bisa langsung dicetak pada hari yang sama," tegas Yonatan.

Selain pelayanan pencetakan, Disdukcapil juga terus menggenjot capaian perekaman data penduduk wajib KTP. Hingga akhir tahun 2025, tingkat perekaman di Kabupaten Lumajang telah mencapai 99,02 persen.

Dari total 866.043 penduduk wajib KTP, sebanyak 857.518 jiwa telah melakukan perekaman. Sementara 8.525 jiwa lainnya masih menjadi sasaran percepatan layanan.

Untuk menuntaskan target tersebut, Disdukcapil rutin menjalankan program jemput bola ke sekolah-sekolah dan pondok pesantren guna memudahkan perekaman bagi pemula yang telah memenuhi syarat usia.

"Kami terus mendatangi sekolah dan pondok pesantren agar seluruh warga yang sudah wajib KTP dapat segera melakukan perekaman dan memiliki identitas kependudukan," pungkasnya.

Editor: Imam Fatoni

16/06/2026

Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, Babinsa Amankan Pawai Ta'aruf TPQ se-Dawuhan Lor


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka memberikan rasa aman dan memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib, Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821-02/Sukodono, Serma Heri Lesmono, melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai Ta'aruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid Baiturrohman Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin malam (15/6/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pawai diikuti oleh seluruh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) se-Desa Dawuhan Lor yang berjumlah enam TPQ. Para peserta berjalan kaki sambil membawa atribut dan lantunan syiar Islam sebagai bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus menyambut datangnya tahun baru Hijriah.

Rute pawai menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer dengan melewati sepanjang Jalan Dieng. Kegiatan dimulai dan berakhir di halaman Masjid Baiturrohman sebagai titik start dan finish. Sebelum peserta diberangkatkan, Ketua Takmir Masjid Baiturrohman Desa Dawuhan Lor, Ustadz Achmad Mathori, secara resmi melepas rombongan pawai.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Serma Heri Lesmono bersama unsur terkait melakukan pengaturan jalur dan pemantauan sepanjang rute pawai guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta menjaga keselamatan seluruh peserta yang mayoritas terdiri dari anak-anak dan remaja.

Serma Heri Lesmono mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Achmad Mathori menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam kegiatan tersebut, yang menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung.

Pawai Ta'aruf menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat. Kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga memperkuat kebersamaan antar warga serta menanamkan nilai-nilai religius kepada generasi muda di Desa Dawuhan Lor. (Pendim0821)

Patroli Malam Babinsa Labruk Lor Perkuat Kamtibmas dan Kedekatan dengan Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Babinsa Labruk Lor Koramil 0821-01/Lumajang, Serka Darsono, melaksanakan kegiatan patroli wilayah sekaligus menyapa warga di Dusun Laban RT 001 RW 004, Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin malam (15/6/2026).

Kegiatan patroli malam tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan oleh aparat kewilayahan guna memastikan kondisi lingkungan masyarakat tetap aman dan nyaman. Selain memantau situasi wilayah, Serka Darsono juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga yang masih beraktivitas di malam hari.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Serka Darsono menyampaikan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Ia mengajak warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Menurutnya, patroli malam tidak hanya bertujuan untuk memantau situasi wilayah, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif antara Babinsa dan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang baik, berbagai informasi maupun permasalahan yang berkembang di lingkungan warga dapat diketahui lebih dini sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama.

“Melalui patroli dan sapa warga ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman serta semakin dekat dengan aparat kewilayahan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa tenang sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar dia.

Warga Dusun Laban menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan merasa diperhatikan dengan kehadiran Babinsa yang secara rutin turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi wilayah sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Kegiatan patroli malam dan sapa warga tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen Koramil 0821-01/Lumajang dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Dengan kebersamaan antara aparat dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan serta semangat gotong royong dalam menjaga wilayah terus terpelihara. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved