-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

13/04/2026

Polres Probolinggo Tertibkan Balap Liar di Dringu, 67 Motor Diamankan


Probolinggo, (Onenewsjatim) 
— Kepolisian Resor Probolinggo, Polda Jawa Timur, membubarkan aksi balap liar yang meresahkan warga di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga digunakan dalam kegiatan ilegal tersebut.

Penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa terganggu oleh aktivitas balap liar di jalan umum yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kapolres Probolinggo, , mengatakan pihaknya telah menyisir sejumlah titik yang selama ini dikenal sebagai lokasi balap liar di wilayah Dringu.

“Saat petugas tiba di lokasi, para pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, sebagian berhasil kami amankan beserta kendaraan yang digunakan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk aktivitas balap liar karena berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun masyarakat umum.

“Sebanyak 67 sepeda motor berhasil kami amankan. Mayoritas kendaraan tidak dilengkapi surat-surat resmi dan telah dimodifikasi tidak sesuai standar,” jelasnya.

Selain penindakan, polisi juga melakukan pembinaan terhadap para remaja yang terlibat. Mereka didata dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Tak hanya itu, orang tua para pelaku juga akan dipanggil guna meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan terus mengintensifkan patroli rutin serta melakukan penindakan tegas terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

“Kami juga mengajak peran aktif orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta mencegah kegiatan serupa agar tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Dengan adanya penertiban ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Dringu kembali kondusif serta terbebas dari aktivitas berbahaya seperti balap liar (red)

Digerebek Polisi, Pelaku Judi Sabung Ayam di Ponorogo Kabur Tinggalkan Arena



Ponorogo, (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo, Polda Jawa Timur, membubarkan tiga lokasi yang diduga menjadi arena perjudian sabung ayam dan dadu dalam operasi cepat pada Minggu (12/4/2026).

Penindakan ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang resah terhadap maraknya praktik perjudian di wilayah tersebut. Tiga lokasi yang menjadi sasaran berada di Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, serta Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, Imam Mujali, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat. Namun, proses penindakan di lapangan menghadapi sejumlah kendala.

“Sepanjang akses menuju lokasi yang hanya satu jalur, diduga sudah dipantau oleh oknum masyarakat yang bertugas mengawasi dan memberi peringatan jika ada petugas datang,” ujarnya saat dikonfirmasi di Mapolres Ponorogo, Senin (13/4/2026).

Akibatnya, saat petugas gabungan dari Polres dan jajaran Polsek tiba di lokasi, para pelaku perjudian telah lebih dahulu melarikan diri dan meninggalkan arena.

Meski begitu, polisi tetap melakukan tindakan tegas dengan memusnahkan berbagai fasilitas yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian.

“Tindakan yang kami lakukan adalah merobohkan, membongkar, hingga membakar alat-alat yang ditinggalkan di lokasi. Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam memberantas perjudian,” tegasnya.

Selain penindakan, aparat kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam praktik perjudian, serta mengajak warga untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo, Andin Wisnu Sudibyo, menekankan pentingnya kesadaran hukum di tengah masyarakat. Ia menyebut praktik perjudian diduga melibatkan berbagai kalangan, baik tua maupun muda.

“Perlu edukasi yang intens agar masyarakat semakin sadar hukum. Karena setiap kali petugas datang, pergerakan kami sudah lebih dulu terpantau,” ungkapnya.

Kapolres memastikan bahwa pemantauan terhadap praktik perjudian akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Jika ada informasi lagi, tim akan bergerak cepat untuk melakukan penindakan,” pungkasnya. (Red)

Gotong Royong di Dusun Darungan, Babinsa Barat Bersama Warga Bersihkan Selokan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan secara bersama-sama oleh aparat kewilayahan dan masyarakat. Babinsa Barat Koramil 0821-20/Padang, Koptu Ach. Susanto, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan jalan dan selokan bersama warga di Dusun Darungan RT 028 RW 006 Desa Barat Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (13/4/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar di bahu jalan serta pengangkatan sampah dan endapan lumpur yang menyumbat aliran selokan. Selain untuk memperindah lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan mencegah terjadinya genangan air dan potensi banjir saat musim hujan.

Disela kegiatannya Koptu Ach. Susanto mengatakan bahwa kerja bakti bersama warga merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Babinsa dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat binaannya.

“Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan gotong royong. Dengan membersihkan jalan dan selokan, lingkungan akan lebih sehat dan nyaman, serta mengurangi risiko penyakit akibat saluran air yang tersumbat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Darungan Santi Wulandari menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selalu aktif hadir dalam kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi warga untuk terus menjaga kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa. Warga juga semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan karena ini tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Kerja bakti berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Warga bersama Babinsa saling bahu membahu membersihkan area jalan serta memastikan selokan kembali lancar mengalir.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan aman, sekaligus mempererat hubungan sosial antara Babinsa dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih baik. (Pendim0821)

Sinergi TNI dan Tenaga Kesehatan, Posyandu Nusa Indah Layani Balita dan Lansia


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Babinsa Krasak, Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Serka Rinto Harahap, aktif mendampingi kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat di Balai Posyandu Nusa Indah, Dusun Mangli, RT 002 RW 004, Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (13/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Dalam kesempatan tersebut, Posyandu Nusa Indah berhasil melayani 35 balita dan 69 lansia, yang rutin memeriksa kesehatan mereka. Pelayanan ini dipandu langsung oleh Bidan Desa Krasak,

Bidan Desa Krasak, Ninik Sumarni, S.Tr.Keb, bersama kader Posyandu setempat. Pelayanan yang diberikan meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemeriksaan kesehatan bagi lansia seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Serka Rinto Harahap mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

“Pendampingan ini sebagai bentuk perhatian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan balita dan lansia agar tetap terpantau secara rutin,” kata dia.

Sementara itu, Bidan Desa Krasak Ninik Sumarni menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu menjadi sarana penting untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan masyarakat, terutama balita dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

“Posyandu sangat bermanfaat untuk memantau pertumbuhan balita dan kondisi kesehatan lansia. Peran orang tua juga sangat diperlukan agar rutin membawa anak ke Posyandu dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Babinsa yang selalu aktif hadir dalam kegiatan masyarakat, termasuk Posyandu, sehingga warga merasa lebih semangat dan terbantu dalam mengikuti pelayanan kesehatan.

Kegiatan Posyandu Nusa Indah berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Melalui pendampingan Babinsa dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini semakin meningkat, demi terwujudnya generasi sehat dan lansia yang tetap produktif. (Pendim0821)

Difabel 21 Tahun di Lumajang Diperkosa Tetangga, Kini Hamil 3,5 Bulan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan difabel kembali terjadi. Seorang perempuan berusia 21 tahun di Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, diduga menjadi korban pemerkosaan oleh tetangganya sendiri hingga hamil.

Pelaku diketahui berinisial A (70), seorang pria lanjut usia yang diduga melakukan aksi bejat tersebut di rumah korban saat kondisi sepi.

Kuasa hukum korban, Hisbullah Huda, mengungkapkan bahwa peristiwa kekerasan seksual itu terjadi lebih dari satu kali.

“Pelaku melakukan perbuatan tersebut sebanyak dua kali. Pada kejadian pertama, korban sempat diikat dan dibekap mulutnya,” ujar Hisbullah saat ditemui di Mapolres Lumajang, Senin (13/4/2026).

Korban diketahui merupakan penyandang disabilitas sejak kecil. Ia menderita epilepsi yang menyebabkan keterbatasan dalam berjalan maupun berkomunikasi.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban curiga dengan perubahan kondisi fisik korban yang sering mengalami mual dan muntah.

“Saat ditanya keluarga, kemudian diperiksa oleh bidan desa menggunakan test pack dan hasilnya positif hamil,” jelas Hisbullah.

Hasil tersebut kemudian diperkuat melalui pemeriksaan medis oleh dokter yang menyatakan korban tengah mengandung janin dengan usia sekitar 14 minggu atau 3,5 bulan.

Sejak diketahui hamil, kondisi kesehatan korban disebut terus menurun. Ia mengalami kesulitan makan dan minum, serta semakin lemah secara fisik.

“Sekarang kondisinya semakin kurus dan kesulitan berjalan. Setiap makan dan minum langsung muntah,” tambahnya.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, saat ibu korban sedang keluar rumah untuk mencari kayu bakar. Korban diketahui hanya tinggal berdua bersama ibunya yang juga memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Pihak keluarga telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian dan berharap pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Keluarga korban menuntut keadilan agar pelaku segera ditindak tegas,” tegas Hisbullah.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian setempat.

Tarik Tiket di Bawah Air Terjun, Dugaan Pungli Tumpak Sewu Dilaporkan ke Polres Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng destinasi wisata . Sejumlah wisatawan mengeluhkan adanya penarikan tiket tambahan di area dasar Sungai Glidik yang viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang oknum melakukan penarikan tiket secara langsung kepada wisatawan yang hendak menuju lokasi air terjun. 

Oknum tersebut mengaku menjalankan perintah dari BUMDes untuk menarik biaya di area bawah sungai.

Diketahui, Tumpak Sewu merupakan destinasi unggulan yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Secara administratif, pintu masuk utama berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, namun kawasan air terjun juga berbatasan dengan Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Malang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pengelola Tumpak Sewu dari Desa Sidomulyo melaporkan lima orang pengelola dari pihak Coban Sewu, Malang ke Polres Lumajang. 

Laporan tersebut terkait dugaan praktik pungli berupa penarikan tiket ganda di area bawah air terjun.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Lumajang, , mengatakan pihaknya turut mendampingi proses pelaporan yang dilakukan oleh perwakilan BUMDes Sidomulyo.

“Hari ini saya mendampingi teman-teman perwakilan BUMDes Sidomulyo Pronojiwo melaporkan kejadian ini kepada Polres Lumajang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada Sabtu (11/4/2026), saat sejumlah oknum diduga dari pihak Coban Sewu melakukan penarikan tiket di bawah aliran Sungai Glidik. Tarif yang dikenakan sebesar Rp20 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp50 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Menurutnya, praktik tersebut jelas melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya antara pihak Lumajang dan Malang. Dalam kesepakatan yang difasilitasi oleh PUSDA Provinsi Jawa Timur, penarikan tiket hanya diperbolehkan satu kali dan dilakukan di pintu masuk atas, bukan di area bawah air terjun.

“Yang perlu ditekankan adalah tidak boleh ada penarikan di bawah. Itu sudah menjadi kesepakatan bersama kedua belah pihak,” tegas Galih.

Ia menambahkan, saat kejadian sempat terjadi komplain dari para pemandu wisata. Namun demi menghindari konflik, mereka tetap membayar pungutan tersebut. 

Bahkan, biaya yang telah dibayarkan kemudian diganti oleh pihak BUMDes Sidomulyo agar wisatawan tetap merasa nyaman.

Sehari setelah kejadian, Minggu (12/4/2026), pihak pengelola dari Pronojiwo turun langsung untuk melakukan klarifikasi kepada oknum yang melakukan penarikan. 

Meski sempat terjadi adu argumen antara pemandu wisata (guide) dan oknum penarik tiket, para pemandu terpaksa membayar demi menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan yang mereka bawa. 

"Untuk menjaga nama baik wisata kita, teman-teman guide yang membayar, tapi biaya itu kemudian diganti oleh BUMDES Sidomulyo agar wisatawan tidak merasa dirugikan secara langsung," tambah Galih.

Sementara itu, Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, , membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, ada aduan terkait dugaan pungli di Tumpak Sewu. Saat ini anggota sudah berangkat ke Pronojiwo untuk melakukan tindak lanjut,” ujarnya.



12/04/2026

Koramil Tempursari Latih Disiplin Pramuka Lewat PBB di Persami Pantai Watu Godeg


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka membentuk karakter disiplin dan menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini, Personel Koramil 0821-18/Tempursari melaksanakan kegiatan pembinaan memberikan materi Peraturan Baris Berbaris kepada anggota Pramuka SMPN 01 Tempursari dalam kegiatan  Persami di kawasan Pantai Watu Godeg, Dusun Karangmenjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (11/4/2026).

Pembinaan dipimpin langsung oleh Babinsa Tegalrejo Sertu Hartono, dengan diikuti sebanyak 65 peserta Pramuka dari SMPN 01 Tempursari. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme para peserta yang mengikuti latihan dengan serius.

Saat dikonfirmasi Sertu Hartono menyampaikan bahwa pelatihan PBB merupakan salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan untuk membangun kedisiplinan, kekompakan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

“Melalui materi PBB, para peserta dilatih untuk memiliki sikap disiplin, patuh terhadap aturan, serta mampu bekerja sama dalam tim. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Sertu Hartono di sela kegiatan.

Selain materi dasar baris berbaris, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya sikap tanggap, sigap, dan menjaga kekompakan dalam setiap kegiatan kelompok. Latihan dilakukan secara bertahap mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan-kiri, balik kanan, hingga gerakan berjalan dan variasi formasi barisan.

Sementara itu, Kepala SMPN 01 Tempursari, Slamet Timbul Santoso, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada personel Koramil Tempursari yang telah berkenan memberikan pembinaan langsung kepada peserta Persami.

“Kegiatan Persami tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di alam terbuka, namun juga wadah pembentukan karakter melalui berbagai materi yang mendidik dan membangun jiwa kepemimpinan," pungkasnya.

Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan para anggota Pramuka SMPN 01 Tempursari mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kerapian, kekompakan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved