-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

22/07/2026

Maling Gasak Uang Rp86 Juta dan Honda CBR dari Rumah Warga Lumajang yang Sedang Kosong

Polisi saat melakukan olah TKP di rumah korban

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sebuah rumah sekaligus toko milik warga di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi sasaran pencurian saat seluruh anggota keluarga sedang berada di rumah sakit, Rabu (22/7/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp86 juta, satu unit sepeda motor Honda CBR 150R, serta sejumlah barang dagangan.

Korban diketahui bernama Angga Faruqi Hidayutur Rizki. Saat peristiwa terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni menemani anggota keluarga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan pemberatan tersebut. Menurutnya, pelaku diduga memanfaatkan situasi rumah yang tidak berpenghuni untuk menjalankan aksinya.

"Benar, saat kejadian seluruh anggota keluarga berada di rumah sakit karena adik korban sedang sakit. Rumah dalam keadaan kosong sehingga diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan pencurian," kata Ipda Suprapto, Kamis (23/7/2026).

Suprapto menjelaskan, ketika korban pulang ke rumah, ia mendapati pintu toko dalam kondisi terbuka dan sejumlah barang telah hilang. Korban kemudian memeriksa bagian belakang rumah dan menemukan pintu belakang juga sudah terbuka.

Saat masuk ke dalam rumah, korban melihat kondisi ruangan berantakan. Lemari di beberapa kamar telah diacak-acak. Selain itu, sepeda motor Honda CBR 150R yang sebelumnya diparkir di area dapur juga sudah tidak berada di tempat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, pelaku diduga terlebih dahulu merusak pintu toko menggunakan alat untuk mencungkil. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sejumlah rokok dan uang tunai sekitar Rp1 juta yang berada di toko.

Pelaku kemudian melanjutkan aksinya dengan masuk ke bagian rumah melalui jendela samping yang juga diduga dicungkil. Di dalam rumah, pelaku menggeledah sejumlah kamar dengan mengacak isi lemari untuk mencari barang berharga.

"Pelaku masuk melalui jendela samping rumah setelah lebih dulu merusak pintu toko. Selanjutnya pelaku menggeledah beberapa kamar dan mencari barang berharga milik korban," ujar Suprapto.

Di kamar depan maupun kamar tengah, pelaku tidak menemukan barang berharga. Sementara di kamar belakang, sebuah laptop sempat dipindahkan ke ruang tengah, namun tidak dibawa kabur.

Aksi pelaku baru membuahkan hasil ketika menggeledah ruang belakang rumah. Dari lokasi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp85 juta yang disimpan korban, serta satu unit sepeda motor Honda CBR 150R yang diparkir di area dapur.

Usai melakukan pencurian, pelaku diduga melarikan diri ke arah timur rumah korban.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada kepolisian," tutur Ipda Suprapto.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Kasus ini kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Lumajang..

Koramil Yosowilangun Bekali Siswa Baru MAN Riyadhlus Sholihin dengan Pelatihan PBB


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Sebagai wujud kepedulian terhadap pembinaan karakter pelajar, Babinsa Darungan Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Setiawan Herry Sutanto, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada 30 siswa-siswi peserta didik baru MAN Riyadhlus Sholihin, Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kedisiplinan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kekompakan, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air kepada para peserta didik sejak awal mereka memasuki lingkungan sekolah.

Dalam pelatihan, Sertu Setiawan Herry Sutanto memberikan materi dasar PBB, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, hingga gerakan berpindah tempat secara serempak. Setiap materi disampaikan secara komunikatif disertai praktik langsung, sehingga para siswa dapat memahami pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, latihan PBB bukan sekadar melatih ketepatan gerakan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter yang mampu membangun mental, rasa percaya diri, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

"Melalui latihan PBB ini kami ingin menanamkan budaya disiplin, tanggung jawab, serta kebersamaan kepada para siswa. Nilai-nilai tersebut sangat penting sebagai bekal mereka dalam menempuh pendidikan maupun menghadapi tantangan di masa depan," ujar dia.

Sementara itu, Kepala MAN Riyadhlus Sholihin, Asis Purwanto, S.Pd.I, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak sekolah dan Koramil 0821-11/Yosowilangun dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik.

"Pelatihan yang diberikan Babinsa sangat bermanfaat bagi siswa baru. Selain meningkatkan kedisiplinan, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kekompakan, dan penghormatan terhadap aturan. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan berwawasan kebangsaan," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0821-11/Yosowilangun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan karakter generasi muda. Sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan diharapkan mampu melahirkan pelajar yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, serta semangat nasionalisme yang kuat sebagai bekal menuju Indonesia yang semakin maju. (Pendim0821)

Kolaborasi Babinsa dan Warga Wujudkan Jalan Setapak yang Bersih, Rapi, dan Aman Dilalui


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman, Babinsa Tempeh Lor Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Budi Santoso, bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan dan pemangkasan ranting pohon di sepanjang jalan setapak Dusun Tulusrejo 1 RT 002 RW 003, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan semak belukar serta pemangkasan ranting pohon yang menjuntai ke badan jalan dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan. Selain menciptakan akses yang lebih nyaman, kerja bakti juga menjadi upaya preventif untuk mengantisipasi bahaya pohon tumbang maupun ranting patah saat terjadi cuaca ekstrem.

Di sela kegiatan, Serda Budi Santoso mengatakan bahwa kehadiran dirinya dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan.

"Gotong royong merupakan budaya bangsa yang harus terus dipelihara. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan, sehingga fasilitas umum dapat dimanfaatkan dengan baik serta memberikan rasa aman bagi warga," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Tulusrejo, Suwito, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam kerja bakti membersihkan lingkungan dan memangkas ranting pohon. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman. Ia berharap semangat gotong royong serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus dipertahankan sebagai budaya yang dilakukan secara berkelanjutan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

"Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengapresiasi semangat gotong royong warga yang dengan sukarela ikut membersihkan dan memangkas ranting pohon. Dengan kebersamaan seperti ini, lingkungan akan tetap bersih, sehat, dan aman untuk seluruh masyarakat. Saya berharap kepedulian warga terhadap kebersihan tidak hanya dilakukan saat kerja bakti, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, sinergitas antara TNI dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkokoh budaya gotong royong sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan ketahanan wilayah dari tingkat desa. (Pendim0821)

Polres Probolinggo Kota Tangkap 5 Pelaku Pelempar Bondet di Mayangan, Tiga Masih di Bawah Umur


Probolinggo, (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Kota berhasil mengungkap kasus pelemparan bondet yang terjadi di kawasan Malioboro Mayangan, Kota Probolinggo. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang yang diduga terlibat, tiga di antaranya merupakan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

Kelima terduga pelaku masing-masing berinisial AKJ (18), M.AK (19), RF (15), KV (16), dan FB (14). Mereka diamankan setelah tim gabungan Polres Probolinggo Kota bersama Polsek Mayangan melakukan penyelidikan intensif pascakejadian.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K., mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu korban berinisial MT (22) sedang berada di kawasan Malioboro Mayangan bersama sejumlah rekannya ketika sebuah bondet dilempar ke arah mereka hingga meledak.

Akibat ledakan tersebut, korban mengalami luka ringan pada bagian paha dan mendapatkan penanganan medis.

"Dari hasil penyelidikan, kami mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Proses penyidikan akan kami laksanakan secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk terhadap pelaku yang masih berstatus anak," ujar AKBP Rico, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebelum kejadian para pelaku berkumpul di sebuah gudang pemotongan ayam yang dijadikan basecamp di Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih. Di lokasi tersebut mereka mengonsumsi minuman keras sebelum berboncengan menggunakan dua sepeda motor menuju kawasan Mayangan.

Saat melintas di Jalan Ikan Tenggiri, rombongan melihat sekelompok pemuda yang sedang bermain bola. Tanpa adanya persoalan dengan kelompok tersebut, tersangka AKJ diduga melempar bondet ke arah kerumunan sebelum seluruh pelaku melarikan diri.

Sekitar pukul 03.00 WIB, tim gabungan bergerak melakukan penggerebekan di basecamp para pelaku. Dalam operasi tersebut polisi berhasil mengamankan lima terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti.

"Petugas mengamankan empat bilah celurit, satu bondet siap pakai, bahan baku pembuatan bondet, sepeda motor yang digunakan saat beraksi, serta barang bukti lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana ini," jelas AKBP Rico.

Dari hasil penyidikan sementara, para pelaku mengaku sebenarnya berniat melakukan aksi balas dendam terhadap kelompok lain. Namun, mereka salah sasaran sehingga bondet justru dilempar ke arah kelompok yang tidak memiliki kaitan dengan persoalan mereka.

Fakta lain yang terungkap, tersangka FB mengaku membuat bondet karena rasa penasaran. Remaja tersebut mempelajari cara merakit bahan peledak melalui media sosial dan membeli bahan-bahan yang diperlukan melalui toko daring.

Polisi menegaskan akan terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk asal-usul bahan peledak yang digunakan para pelaku.

Atas perbuatannya, tersangka AKJ dijerat Pasal 306, Pasal 307, dan Pasal 308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka M.AK, RF, dan KV dijerat Pasal 307 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara.

Adapun tersangka FB dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kepemilikan dan pembuatan bahan peledak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Kapolres Probolinggo Kota mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, termasuk penggunaan media sosial yang dapat memberikan akses terhadap konten berbahaya seperti pembuatan bahan peledak rakitan.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. (Imam) 


21/07/2026

Satreskrim Polres Lumajang Ringkus Pencuri Sapi, Dua Rekan Pelaku Masih Diburu

Pelaku pencuri sapi saat diamankan Polisi

Lumajang, (Onenewsjatim
) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pencurian sapi yang meresahkan warga. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang tersangka berinisial MAD (33), warga Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, dua pelaku lainnya yang diketahui berinisial SAK dan TIP hingga kini masih dalam pengejaran Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan penangkapan MAD dilakukan di kediamannya di Desa Kalisemut setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan para korban.

"Pelaku MAD berhasil kami amankan saat berada di rumahnya di Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri," kata Ipda Suprapto, Selasa.

Dari hasil penyidikan, komplotan tersebut diketahui telah melakukan aksi pencurian sapi di sedikitnya dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Padang.

Aksi pertama terjadi pada 16 Februari 2026 di Dusun Krajan, Desa Kedawung. Dalam peristiwa itu, para pelaku mencuri seekor sapi limosin betina yang sedang bunting empat bulan milik Mista'i. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp18 juta.

Selang sebulan kemudian, tepatnya 16 Maret 2026, komplotan itu kembali beraksi di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut. Kali ini mereka membawa kabur seekor sapi limosin betina berusia sekitar 1,5 tahun milik Cinto dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp14 juta.

Ipda Suprapto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, setiap anggota komplotan memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya.

"Modus operandi para pelaku yaitu eksekutor merusak gembok kandang maupun masuk melalui jendela dapur rumah korban untuk mengambil sapi. Sedangkan tersangka MAD bertugas mengawasi situasi di luar kandang agar aksi pencurian berjalan lancar," jelasnya.

Setelah berhasil membawa kabur ternak milik korban, sapi hasil curian tersebut disembunyikan di wilayah Dusun Karangsejati, Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit.

Berbekal informasi dari hasil pemeriksaan tersangka, petugas akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan dua ekor sapi hasil curian tersebut. Kedua hewan ternak itu kini telah dititiprawatkan kembali kepada masing-masing pemiliknya.

"Untuk barang bukti berupa dua ekor sapi yang telah diamankan, saat ini kami titiprawatkan kepada masing-masing korban selaku pemilik sapi," ujar Ipda Suprapto.

Tidak hanya itu, dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, MAD juga mengakui pernah terlibat dalam aksi pencurian sapi lainnya di wilayah Kecamatan Gucialit pada April 2026. Dalam kasus tersebut, seekor sapi milik Suryo dilaporkan hilang dan kini masih didalami penyidik untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain.

Polres Lumajang menegaskan proses pengejaran terhadap dua pelaku yang masih buron terus dilakukan. Polisi juga mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang melibatkan komplotan tersebut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan dua pelaku yang masih buron agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap," tegas Ipda Suprapto.

Atas perbuatannya, tersangka MAD dijerat Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan  (imam) 


Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan di Dusun Krajan, Perkuat Budaya Kebersamaan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Bersama Babinsa Bago Koramil 0821-08/Pasirian, warga melaksanakan kerja bakti membersihkan bahu jalan di Dusun Krajan I RT 005 RW 002, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan puluhan warga tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta sampah di sepanjang akses jalan sekitar 300 meter. Kerja bakti dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman sekaligus menjaga kelancaran akses transportasi bagi masyarakat.

Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga tampak bergotong royong memangkas tanaman liar yang mulai menutupi bahu jalan. Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di lingkungan masyarakat Desa Bago.

Babinsa Bago Koramil 0821-08/Pasirian, Serma Mondya Lindo Ifandhana, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

"Gotong royong merupakan budaya yang harus terus kita pelihara. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan seperti ini juga memperkuat kebersamaan serta kepedulian sosial antarwarga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI untuk terus mendukung setiap kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan I, Muhammad Usnan, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang secara sukarela mengikuti kerja bakti.

"Alhamdulillah, warga sangat antusias. Mereka hadir dengan penuh kesadaran untuk bersama-sama membersihkan lingkungan. Semangat gotong royong seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga kebersihan desa sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Kami juga berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir mendampingi dan memberikan motivasi kepada masyarakat," katanya.

Menurut Usnan, kegiatan kerja bakti akan terus dijadwalkan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya merawat fasilitas umum.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lingkungan Desa Bago tetap bersih, asri, dan nyaman, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kodim 0821 Lumajang Perkuat Profesionalisme Babinsa Lewat Sisrendal Binter 2026


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang terus memperkuat kapasitas aparat kewilayahan melalui kegiatan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Semester I Tahun Anggaran 2026. Program tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan profesionalisme Babinsa dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kartika Yonif 527/Baladhibya Yudha, Jalan Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, itu diikuti para Danramil, Babinsa, dan personel staf Kodim 0821/Lumajang. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai sistem perencanaan, pengendalian pembinaan teritorial, hingga materi teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas di wilayah binaan.

Pasi Puanter Korem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Andi Mulhan, mengatakan Sisrendal Binter merupakan bagian penting dalam meningkatkan kompetensi aparat teritorial agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

"Babinsa merupakan ujung tombak TNI AD di tengah masyarakat. Karena itu, mereka harus memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan pembinaan teritorial. Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh Babinsa dapat meningkatkan pengetahuan, memahami setiap materi yang diberikan, dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas di wilayah binaan," kata Andi Mulhan.

Menurutnya, kemampuan aparat teritorial yang terus diperbarui akan mendukung terciptanya ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh serta memperkuat sinergi antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Sri Hariyanto, menegaskan kegiatan Sisrendal Binter merupakan program pembinaan yang harus dipahami seluruh aparat kewilayahan agar pelaksanaan pembinaan teritorial berjalan selaras di seluruh jajaran Kodim.

"Kegiatan ini menjadi sarana menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan pembinaan teritorial. Kami ingin seluruh Babinsa memiliki standar pemahaman yang sama sehingga mampu melaksanakan tugas secara profesional, adaptif, dan sesuai dengan dinamika wilayah masing-masing," ujarnya.

Ia menjelaskan materi yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan sehingga dapat menjadi pedoman dalam mendukung berbagai tugas Babinsa.

Menurut Sri Hariyanto, Babinsa memiliki peran strategis mulai dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pembinaan masyarakat, pendampingan program pemerintah, hingga membantu penyelesaian persoalan sosial melalui pendekatan yang humanis.

"Ketika kemampuan Babinsa meningkat, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Kehadiran Babinsa di desa akan semakin efektif dalam menjaga stabilitas wilayah, mendukung pembangunan, serta memperkuat komunikasi sosial dengan seluruh komponen masyarakat," katanya.

Melalui kegiatan Sisrendal Binter Semester I Tahun Anggaran 2026, Kodim 0821/Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya aparat kewilayahan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan teritorial sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan wilayah yang tangguh melalui kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara.

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved