-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

28/04/2026

Gerebek Aula Dindikbud Lumajang, Polisi Sita Sabu, Ganja, dan Uang Tunai


Lumajang (Onenewsjatim)
– Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang mengungkap kasus peredaran narkotika di lingkungan Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang, Senin (27/4/2026) sore.

Dalam penggerebekan tersebut, satu orang diduga sebagai pengedar berhasil diamankan, sementara dua lainnya dipastikan tidak terlibat.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan, tersangka berinisial MS merupakan warga Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung.

“Betul, kami mengamankan satu orang berinisial MS yang diduga sebagai pengedar narkotika,” ujar Suprapto, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, awalnya petugas mengamankan tiga orang di lokasi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan intensif, hanya MS yang terbukti terlibat dalam peredaran narkoba. Dua orang lainnya berinisial S dan E dinyatakan bersih setelah hasil tes urine menunjukkan negatif.

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan barang bukti berupa sabu seberat 3,36 gram dan ganja 1,30 gram yang disimpan di dalam tas berwarna hitam. Selain itu, turut diamankan sejumlah plastik klip berisi narkotika siap edar.

“Petugas juga menyita satu timbangan elektrik, dua bendel plastik klip, serta uang tunai sebesar Rp750 ribu,” jelasnya.

Tak hanya itu, dua unit telepon genggam dari merek Poco dan Samsung serta satu unit sepeda motor Honda Supra Fit juga diamankan karena diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Saat ini, penyidik masih mendalami asal-usul barang haram tersebut sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

“Kami masih melakukan pengembangan terkait sumber barang dan jaringan distribusinya,” tambah Suprapto.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, menegaskan bahwa tersangka bukan bagian dari aparatur sipil negara (ASN) di instansinya. Ia menyebut, MS merupakan pekerja dari pihak kontraktor yang sedang melakukan renovasi aula.

“Yang bersangkutan bukan ASN, melainkan pekerja dari pihak rekanan yang sedang mengerjakan perbaikan aula,” terang Patria.

Ia juga menjelaskan bahwa dua pegawai yang sempat diamankan hanyalah petugas yang berada di lokasi saat kejadian, yakni seorang PNS dan satu pegawai PPPK paruh waktu.

Keduanya sempat dibawa untuk pemeriksaan sebagai bagian dari prosedur, namun langsung dipulangkan setelah hasil tes urine dinyatakan negatif.

“Karena berada di lokasi, keduanya ikut diamankan untuk pemeriksaan. Namun setelah hasilnya negatif, langsung dipulangkan,” pungkasnya.

Diduga Sopir Mengantuk, Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Lumajang


Lumajang (Onenewsjatim)
– Kecelakaan beruntun melibatkan dua truk dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Nasional Lumajang–Jember, tepatnya di Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (27/4/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan truk box Hino nomor polisi W 9274 PB, truk colt diesel nomor polisi P 9645 UE, serta sepeda motor Honda Vario nomor polisi P 5251 NC.

Akibat kecelakaan ini, dua orang mengalami luka berat. Sopir truk colt diesel, Ahmad Faruk (38), mengalami luka di bagian kepala dan menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Sementara kernetnya, Farhan Ega Pratama (17), mengalami luka pada kaki kiri dan dirawat di RS Jatiroto.

Selain itu, dua korban lainnya mengalami luka ringan, yakni sopir truk box Jumadi (53), warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dan Ahmad Supriyadi (33), warga Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Sopir truk box, Jumadi, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya tengah melaju dari arah Probolinggo menuju Jember dengan kecepatan sedang dan kondisi jalan relatif sepi.

“Jalannya lurus dan sepi, tiba-tiba dari arah berlawanan ada truk colt diesel dengan jarak sekitar lima meter mendadak oleng ke kanan. Kemungkinan sopirnya mengantuk,” ujar Jumadi di lokasi kejadian.

Menurutnya, benturan tidak dapat dihindari karena jarak yang terlalu dekat. Setelah tabrakan terjadi, sepeda motor yang berada di belakang truk colt diesel juga ikut menabrak bagian belakang kendaraan tersebut.

“Di belakangnya ada motor, tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk colt diesel melaju dari arah Jember menuju Lumajang dan tiba-tiba oleng ke kanan.

“Diduga pengemudi truk dari arah timur mengantuk sehingga kendaraan selip ke kanan dan menabrak truk box dari arah berlawanan. Kemudian dari arah yang sama, sepeda motor tidak dapat menguasai laju kendaraannya dan menabrak bagian belakang truk colt diesel,” jelas Ipda Dendy.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur nasional Lumajang–Jember sempat mengalami kemacetan hingga kurang lebih dua kilometer. 

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.

27/04/2026

Pemuda Sumbersuko Jadi Korban Begal di JLS Lumajang, Dikeroyok dan Dibuang ke Sungai

polisi melakukan olah tkp di Jembatan JLS

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang. Seorang pemuda bernama Mochammad Taufik Hidayat (22), warga Kecamatan Sumbersuko, menjadi korban pembegalan di kawasan Jembatan Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Minggu (26/4/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3945 CLE serta sebuah telepon genggam miliknya yang dibawa kabur oleh pelaku.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban mengunjungi rumah pacarnya sekitar pukul 19.30 WIB. Keduanya kemudian pergi ke pasar malam di Lapangan Kunir.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, korban diminta mengantarkan pacarnya ke rumah temannya di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Setelah tiba di lokasi tujuan, korban justru diminta pulang dengan diantar oleh tiga orang laki-laki yang merupakan teman dari pacarnya. Hal itu dilakukan karena korban mengaku tidak mengetahui arah perjalanan pulang.

Namun di tengah perjalanan, korban diarahkan melewati jalur sepi di Jalan Lintas Selatan (JLS). Saat melintas di kawasan tersebut, sepeda motor korban kehabisan bahan bakar. Salah satu pelaku sempat membantu mendorong kendaraan hingga mencapai jembatan di Desa Wotgalih.

“Sesampainya di atas jembatan, para pelaku tiba-tiba menghentikan laju dan langsung melakukan aksi kekerasan terhadap korban,” jelas Suprapto.

Korban dikeroyok oleh ketiga pelaku dengan pukulan tangan yang mengenai bagian kepala hingga menyebabkan luka dan pendarahan. Tidak hanya itu, salah satu pelaku juga sempat mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Beruntung, korban berhasil menghindari sabetan senjata tajam tersebut sehingga tidak mengalami luka akibat benda tajam. Namun aksi kekerasan tidak berhenti di situ.

“Korban kemudian didorong ke arah sungai. Sempat berpegangan pada pagar jembatan, tetapi akhirnya ditendang hingga terjatuh ke Sungai Bondoyudo,” ungkapnya.

Dalam kondisi terluka, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai sebelah timur, kemudian naik kembali ke atas jembatan. Saat itulah korban menyadari bahwa sepeda motor dan telepon genggamnya telah hilang dibawa kabur oleh para pelaku.

Dari hasil keterangan awal, sebelum kejadian korban sempat diajak mengonsumsi minuman keras oleh teman perempuan di Desa Pandanarum.

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Mapolsek Yosowilangun dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Motif para pelaku masih dalam penyelidikan dan pendalaman. Kami juga tengah melakukan upaya identifikasi dan pengejaran terhadap para pelaku,” tegas Suprapto.

ETLE Lumajang Kembali Aktif, 1.000 Pelanggaran Terekam dalam Tiga Bulan


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang kembali mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran lalu lintas. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, tercatat sekitar 1.000  pelanggaran berhasil ditindak melalui sistem tilang elektronik tersebut.

KBO (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Lumajang, Ipda Eko Budi Laksono, mengungkapkan bahwa pelanggaran didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan usia muda.

“Rata-rata pelanggar berusia antara 16 hingga 24 tahun, didominasi pengendara roda dua yang tidak memakai helm. Selain itu, ada juga pelanggar usia 24 sampai 36 tahun yang turut tercapture kamera ETLE,” ujarnya.

Saat ini, terdapat dua titik kamera ETLE yang aktif di wilayah Lumajang, yakni di kawasan lampu merah KTL 1 Kecamatan Sukodono dan di depan perempatan SMP Negeri 1 Sukodono. Selain itu, Satlantas juga mengoperasikan satu unit ETLE mobile menggunakan kendaraan patroli.

Eko menjelaskan, pengaktifan kembali ETLE dilakukan setelah sebelumnya sempat tidak beroperasi karena proses perawatan (maintenance). Kini, sistem tersebut kembali difungsikan sebagai bagian dari modernisasi penegakan hukum lalu lintas.

“Tujuan utama ETLE adalah mengurangi kontak fisik antara polisi dan masyarakat, sehingga meminimalisir potensi persepsi negatif, seperti anggapan adanya praktik pembayaran di tempat. Dengan ETLE, semua berbasis teknologi dan transparan,” tegasnya.

Ia menambahkan, ETLE merupakan inovasi dari Korlantas Polri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung tugas kepolisian lainnya. Data yang terekam tidak hanya digunakan untuk penindakan pelanggaran, tetapi juga dapat membantu proses penyelidikan kasus.

“Misalnya kendaraan dengan nomor ganda atau tidak sesuai spesifikasi teknis bisa terdeteksi. Bahkan, dengan teknologi yang ada, identitas pengendara juga dapat dikenali, sehingga membantu Satreskrim dalam pengungkapan kasus,” jelasnya.

Adapun jenis pelanggaran yang paling sering tertangkap kamera ETLE meliputi tidak menggunakan helm, tidak memasang spion, serta penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai aturan.

Terkait mekanisme penindakan, Eko menerangkan bahwa pelanggar yang terekam kamera akan dikirimkan surat konfirmasi ke alamat sesuai data TNKB. Namun, dalam praktiknya, terkadang terjadi kendala seperti alamat tidak sesuai atau kendaraan sudah berpindah tangan.

“Beberapa kasus memang ditemukan ketidaksesuaian data, seperti nama sama tapi alamat berbeda atau kendaraan sudah dijual. Namun semua tetap mengacu pada data resmi TNKB,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berharap jumlah titik ETLE di Lumajang dapat terus ditambah guna meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas serta menciptakan rasa aman di masyarakat.

“Semakin banyak titik ETLE, dampaknya akan semakin baik untuk keamanan dan ketertiban. Ini juga bagian dari upaya antisipasi gangguan kamtibmas,” katanya.

Eko juga mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, khususnya dalam penggunaan helm. Menurutnya, kesadaran memakai helm harus didasari kebutuhan keselamatan, bukan sekadar menghindari sanksi.

“Menggunakan helm bukan karena takut polisi, tapi karena itu kebutuhan. Helm sangat penting untuk melindungi kepala dan mengurangi fatalitas saat kecelakaan,” pungkasnya. (Imam)

Babinsa Jenggrong dan PKK Sukseskan Program P2L, Pekarangan Jadi Sumber Pangan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Jenggrong Koramil 0821-06/Ranuyoso, Serda Ony Bary Yusman, yang bersama kader Tim Penggerak PKK melaksanakan kegiatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Puskesmas Ranuyoso di lahan pekarangan Kantor Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal guna meningkatkan ketersediaan pangan sehat dan bergizi bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, berbagai jenis tanaman ditanam, seperti sawi, tomat, sereh, kunyit, jahe, serta tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai konsumsi dan manfaat kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Jenggrong Serda Ony Bary Yusman mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Melalui program P2L ini, kami mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan memanfaatkan lahan yang ada. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara TNI dan warga,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jenggrong, Ny. Jawas, menyampaikan bahwa Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) memiliki manfaat yang sangat besar dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui P2L, masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai kebutuhan dapur seperti sayuran dan tanaman obat. Ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri, sekaligus mengurangi pengeluaran sehari-hari,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan P2L menjadi solusi nyata di tengah tantangan ekonomi dan fluktuasi harga bahan pangan. 

Dengan menanam sendiri, masyarakat tidak hanya mendapatkan hasil yang lebih segar dan sehat, tetapi juga memiliki cadangan pangan yang berkelanjutan dan berharap, melalui sinergi semua pihak, P2L dapat menjadi gerakan bersama dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa. (Pendim0821)

Persit KCK Lumajang Tanam Pohon di Tumpak Selo, Komitmen Jaga Lingkungan di HUT ke-80


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Tumpak Selo, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit KCK sekaligus wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang, Ny. Anita Anton S, dan diikuti jajaran anggota Persit. Dengan penuh semangat, mereka menanam berbagai jenis pohon yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis jangka panjang.

“Penanaman pohon ini adalah investasi untuk masa depan. Kami ingin menghadirkan manfaat berkelanjutan, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat,” kata Ny. Anita Anton S di sela kegiatan.

Menurut dia, momentum HUT ke-80 Persit KCK menjadi pengingat pentingnya peran organisasi dalam mendukung pelestarian alam. Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen nyata menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah Lumajang yang memiliki potensi sumber daya alam besar.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Selain memperindah kawasan, penanaman ini juga diharapkan mampu mencegah erosi, meningkatkan kualitas udara, serta menjaga keberlanjutan ekosistem.

Terpisah, perwakilan Kodim 0821/Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya TNI AD dalam mendukung program penghijauan dan pelestarian lingkungan.

“Sinergi seperti ini penting untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-80 Persit KCK tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran organisasi sebagai mitra strategis dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui aksi nyata seperti penanaman pohon, Persit diharapkan terus berkontribusi menciptakan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan.

10 Hari Hilang, Motor Korban Begal Akhirnya Kembali ke Pemilik


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Tak pernah ada didalam benaknya, motor kesayangan yang dirampas oleh begal di Jalan Cokroaminoto, Probolinggo pada Sabtu (11/4/2026) yang lalu akan kembali.

Itulah yang dirasa oleh Abdul Aziz (26), warga Kota Probolinggo selama sepekan lebih pasca motornya raib.

"Awalnya saya pasrah meskipun sudah melapor ke Polisi, karena saya mengira motor yang hilang itu pasti sulit ditemukan,"ungkapnya di Polres Probolinggo, Jumat (24/4/26).

Namun diluar dugaannya, setelah lebih kurang 10 hari, ia mendapat kabar dari Polres Probolinggo bahwa motornya yang dibegal telah ditemukan.

“Saya dihubungi oleh petugas dan diberi tahu bahwa motor saya sudah ditemukan. Alhamdulillah, motor saya kembali. Saya sangat berterima kasih kepada Polres Probolinggo,” ujarnya dengan senyum sumringah.

Sementara itu Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap saat patroli kring serse di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon pada Rabu pagi (22/4/2026).

“Dalam patroli tersebut, petugas melihat dua orang mencurigakan, satu mengendarai Honda Vario silver dan satu lainnya mendorong Honda Vario bernopol N 3784 RM ke arah selatan, ujar Kapolres” ungkap AKBP Latif.

Petugas yang curiga kemudian melakukan upaya pendekatan, namun kedua pelaku panik dan melarikan diri. 

"Satu pelaku melempar motornya lalu kabur ke kebun tebu, sementara lainnya kabur ke arah utara," terang AKBP Latif.

Anggota Satreskrim langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri hingga ke kawasan permukiman warga. 

Tidak lama kemudian, sepeda motor yang dibawa pelaku ditemukan di sekitar jalur rel kereta api. 

Kedua sepeda motor yang ditinggalkan pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Probolinggo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa sepeda motor Honda Vario warna silver merupakan hasil pencurian milik seorang karyawan ritel di wilayah Kecamatan Gending pada hari yang sama.

“Setelah melalui proses pemeriksaan, kedua sepeda motor tersebut telah kami serahkan kembali kepada para pemiliknya, termasuk satu unit yang merupakan hasil kejahatan di wilayah Kota Probolinggo,” kata AKBP Latif.

Keberhasilan ini merupakan upaya Polres Probolinggo Polda Jatim dalam meningkatkan patroli demi menjaga kamtibmas tetap kondusif, serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menjaga keamanan kendaraan. (*)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved