-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

15/07/2026

Miris! Oknum Ketua RT di Lumajang Diduga Perkosa Gadis 14 Tahun Sejak Masih Kelas 3 SD


Lumajang, (Onenewsjatim) — Seorang oknum ketua Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Lumajang dilaporkan ke Polres Lumajang atas dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan yang masih berusia 14 tahun.


Kasus pencabulan yang diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun tersebut kini tengah ditangani secara intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang.


​Orang tua korban segera mengambil langkah hukum dan melaporkan terduga pelaku yang berinisial R ke pihak berwajib setelah sang anak mengakui perbuatan bejat oknum Ketua RT di Kecamatan Kedungjajang tersebut.


​Berlangsung Sejak Korban Duduk di Bangku SD


​Pendamping hukum korban, Ayu Alinda, membeberkan bahwa tindak kekerasan seksual ini bukanlah yang pertama kali. 


Berdasarkan pendampingan yang dilakukan, korban diduga telah mengalami rudapaksa sejak masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD) dengan intensitas kejadian sedikitnya empat kali.


​"Sebenarnya pencabulan itu dialami korban sejak masih kelas 3 SD, tapi dia tidak berani bercerita kepada siapapun termasuk orang tuanya," ujar Ayu di Lumajang, Rabu (15/7/2026).


​Ayu menjelaskan, tabir kasus ini mulai terkuak dari hal yang tampak sederhana. Salah seorang kerabat korban mulai menaruh curiga setelah melihat korban kerap mengunggah status WhatsApp dengan nada sedih dan murung.


​Kecurigaan keluarga semakin menguat setelah mendengar kesaksian dari salah satu tetangga. Tetangga yang sedang mencari rumput mengaku pernah memergoki korban tengah bercengkerama dengan terduga pelaku di sebuah lokasi sepi yang tak jauh dari rumah korban.


​"Ada tetangga cari rumput itu pernah melihat korban dan terduga pelaku. Pas ditanya, ngakunya memang sudah dianggap anak sendiri," jelas Ayu menirukan alibi pelaku.


​Bermodalkan temuan tersebut, orang tua korban mendesak putrinya untuk berterus terang, hingga akhirnya korban mengakui telah diperkosa oleh pelaku.


​Ada Unsur Pemaksaan dan Kekerasan Fisik

​Laporan keluarga korban ke Polres Lumajang turut dilampiri dengan bukti hasil visum dari pihak rumah sakit.


​Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya laporan polisi terkait dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa proses penyelidikan sedang berjalan.


​Menurut keterangan dari berkas laporan, Ipda Suprapto mengungkapkan bahwa baik korban maupun terlapor sejatinya sudah membenarkan adanya dugaan tindak asusila tersebut. Selain itu, ditemukan pula indikasi kekerasan fisik yang dilakukan pelaku saat beraksi.


​"Menurut berkas laporan, korban mengaku dipaksa, bahkan pernah ditendang oleh pelapor (terlapor) saat memberontak," urai Suprapto.


​Suprapto menegaskan, pihak kepolisian tidak akan gegabah dan tetap berpegang pada prosedur hukum dalam menangani kasus asusila ini.


​"Kalau menurut laporan, korban dan terlapor membenarkan ada dugaan tindak asusila, tapi ini masih akan kita selidiki," tutup Suprapto.  (Imam) 

PBB Jadi Bekal Pembentukan Karakter, 250 Siswa Baru SMPN 1 Tempursari Dilatih Koramil


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Koramil 0821-18/Tempursari terus berupaya membentuk karakter generasi muda melalui pembinaan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Tempursari, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026).


Kegiatan dipimpin oleh Bati Tuud Koramil 0821-18/Tempursari, Peltu Dwi Hasim As'ari, bersama dua anggota Koramil. Sebanyak 250 siswa baru mengikuti pelatihan yang bertujuan menanamkan disiplin, tanggung jawab, kekompakan, serta membangun karakter pelajar yang berintegritas sejak dini.


Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan materi dasar Peraturan Baris Berbaris yang meliputi sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, balik kanan, hingga gerakan berjalan. Selain melatih keterampilan baris-berbaris, kegiatan juga menjadi sarana menumbuhkan sikap disiplin, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok.


Bati Tuud Koramil 0821-18/Tempursari, Peltu Dwi Hasim As'ari, mengatakan bahwa keterlibatan Koramil dalam MPLS merupakan salah satu bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan cinta tanah air.


"Melalui materi PBB ini kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan semangat kebangsaan kepada para siswa. Harapannya, karakter tersebut dapat menjadi bekal mereka dalam mengikuti proses belajar maupun kehidupan sehari-hari," ujar dia.


Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Tempursari, Slamet Timbul Santoso, S.Pd., mengapresiasi dukungan Koramil 0821-18/Tempursari dalam pelaksanaan MPLS. Menurutnya, materi PBB menjadi bagian penting dalam membentuk mental, etika, dan kedisiplinan peserta didik baru.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil Tempursari yang telah memberikan pembinaan kepada siswa-siswi kami. Kehadiran TNI memberikan motivasi tersendiri bagi peserta didik untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat nasionalisme sejak awal mereka menempuh pendidikan di sekolah ini," ungkapnya.


Melalui sinergi antara Koramil Tempursari dan SMP Negeri 1 Tempursari, diharapkan kegiatan MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak, serta memiliki jiwa patriotisme sebagai penerus bangsa. (Pendim0821)

Dandim 0821 Lumajang: TMMD ke-129 Percepat Pembangunan Desa Ledok Tempuro


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 TA 2026, sekaligus Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan bahwa pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Hal tersebut disampaikan usai mengikuti Upacara Pembukaan TMMD ke-129 TA 2026 yang dipimpin Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., di Lapangan Desa Ledok Tempuro, Rabu (15/7/2026).

Menurut Letkol Arh Anton Subhandi, TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

"TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujar Dansatgas.

Ia menjelaskan, selama 30 hari pelaksanaan TMMD, Satgas bersama masyarakat akan mengerjakan sejumlah sasaran fisik, meliputi pembangunan jalan cor beton sepanjang 840 meter, perbaikan saluran drainase sepanjang 200 meter, pembangunan gorong-gorong, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta program Manunggal Air Bersih. 

Selain itu, berbagai kegiatan nonfisik juga akan dilaksanakan, seperti penghijauan dan pemberian makanan bergizi bagi balita sebagai upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Letkol Anton menambahkan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Desa Ledok Tempuro untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan selama pelaksanaan program.

"Kami berharap masyarakat ikut terlibat aktif dalam setiap tahapan pekerjaan. Dengan semangat gotong royong, hasil pembangunan akan menjadi milik bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian serta kualitas hidup masyarakat," katanya.

Di akhir keterangannya, Dansatgas TMMD ke-129 mengajak seluruh personel Satgas untuk melaksanakan tugas secara profesional, mengutamakan faktor keamanan, serta terus menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga pelaksanaan TMMD ke-129 dapat berjalan lancar, aman, dan sukses sesuai tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa." (Pendim 0821).

Bupati Lumajang Resmikan TMMD ke-129 di Randuagung, Bangun Jalan dan Perbaiki 5 Rutilahu


Lumajang (Onenewsjatim)
– Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Rabu (15/7/2026). 

Program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat tersebut menjadi wujud nyata percepatan pembangunan desa sekaligus penguatan semangat gotong royong.

Pada pelaksanaan TMMD ke-129, sejumlah sasaran fisik akan dikerjakan, di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 830 meter, pembangunan saluran drainase, serta rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga yang membutuhkan.

Usai membuka kegiatan, Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., mengatakan Desa Ledoktempuro dipilih sebagai lokasi TMMD karena memiliki kebutuhan infrastruktur yang mendesak sekaligus budaya gotong royong masyarakat yang masih sangat kuat.

"Lokasi ini dipilih karena kondisi jalannya memang membutuhkan penanganan. Selain itu, masyarakatnya memiliki semangat gotong royong yang luar biasa. Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat bekerja sama dengan sangat baik. Modal sosial seperti ini menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan," ujar Bunda Indah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mobilitas masyarakat dan memperlancar akses ekonomi di wilayah tersebut.

Selain pembangunan jalan dan drainase, Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Baznas Lumajang juga melaksanakan rehabilitasi lima rumah tidak layak huni agar masyarakat dapat menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

"Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan hanya membangun jalan, tetapi juga meningkatkan kualitas tempat tinggal warga melalui perbaikan rumah tidak layak huni," Katanya.

Bunda Indah menambahkan, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan, termasuk program percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

"Melalui TMMD ini kami ingin membangun desa secara menyeluruh. Infrastruktur dibangun, kualitas kesehatan masyarakat juga ditingkatkan melalui berbagai edukasi dan program penanganan stunting sehingga manfaatnya benar-benar berkelanjutan," jelasnya.

Ia menegaskan seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara transparan dengan dukungan APBD, sinergi TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.

Di akhir kegiatan, Bunda Indah mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

"Saya berharap setelah seluruh pembangunan selesai, masyarakat dapat menjaga dan merawatnya bersama-sama. Dengan begitu, jalan tetap awet, akses ekonomi semakin lancar, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi yang akan datang," pungkasnya. (Imam) 

Residivis Curanmor Ditangkap Usai Curi 70 Ekor Bebek di Lumajang

Polisi saat melakukan olah tkp

Lumajang (Onenewsjatim)
– Aparat Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengamankan seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kembali berurusan dengan hukum setelah diduga mencuri 70 ekor bebek potong milik warga di Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Tersangka berinisial JR (30), warga Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, ditangkap setelah diduga terlibat dalam aksi pencurian ternak bebek milik Adri (41). 

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung.

Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, pelaku menjalankan aksinya dengan masuk ke dalam kandang setelah merusak jaring pembatas. 

Setelah berhasil masuk, pelaku membawa kabur puluhan ekor bebek potong yang masih berusia sekitar dua bulan.

"Pelaku membuka jaring kandang, kemudian mengambil 70 ekor bebek potong dan melarikan diri ke arah selatan. Bebek-bebek tersebut dimasukkan ke dalam sarung untuk memudahkan dibawa," ujar Ipda Suprapto, Rabu (15/7/2026).

Menindaklanjuti laporan korban, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku, yakni sepeda motor Yamaha Jupiter. Analisis rekaman CCTV kemudian mengarah kepada dua orang terduga pelaku, yakni JR dan seorang rekannya berinisial DY.

Pada Senin (13/7/2026), petugas berhasil mengamankan JR di kediamannya. Penangkapan berlangsung secara humanis dan persuasif dengan melibatkan Kepala Desa Sumbersari.

"Untuk pelaku DY saat ini masih dalam pengejaran petugas. Sementara JR berhasil diamankan dan diketahui merupakan residivis kasus curanmor," kata Ipda Suprapto.

Dalam pemeriksaan, JR mengakui telah menjual seluruh bebek hasil curian kepada seseorang di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, dengan harga Rp25 ribu per ekor.

Polisi juga mengungkap bahwa JR bukan kali pertama berhadapan dengan hukum. Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka telah dua kali menjalani hukuman dalam perkara pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Lumajang.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lumajang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, tim penyidik masih terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi.

Atas perbuatannya, JR dijerat Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai tindak pidana pencurian dengan pemberatann

14/07/2026

MPLS Jadi Momentum Satlantas Lumajang Edukasi Budaya Tertib Lalu Lintas kepada Anak-anak

Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang berikan edukasi kepada Murid PAUD

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak).


Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di PAUD Muslimat NU Abasya, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Senin (13/7/2026). 


Personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas memberikan materi keselamatan berlalu lintas dengan metode yang interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.


Kasatlantas Polres Lumajang AKP Yulian Putra Prasviawan mengatakan, pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan positif hingga mereka dewasa.


"Pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak anak masih berada di bangku pendidikan usia dini agar tumbuh menjadi kebiasaan positif hingga dewasa," kata Yulian.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas, pentingnya disiplin saat berada di jalan raya, hingga cara menggunakan helm yang benar ketika dibonceng sepeda motor. Petugas juga mengingatkan bahwa anak-anak yang belum memenuhi persyaratan usia tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor.


Tak hanya menyasar para siswa, Satlantas Polres Lumajang juga membagikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas kepada kepala sekolah, guru, serta orang tua dan wali murid.


Langkah ini dilakukan untuk memperkuat peran keluarga dan lingkungan sekolah dalam membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak dini.


Menurut AKP Yulian, pembentukan karakter disiplin tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai sejak anak-anak melalui pendekatan edukatif yang sesuai dengan usia mereka.


"Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Mereka mampu memahami bahwa mematuhi aturan lalu lintas merupakan bagian dari menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.


Ia menegaskan, pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak hanya penting bagi pelajar tingkat SMP maupun SMA, tetapi juga harus diberikan kepada anak usia dini agar nilai-nilai disiplin telah tertanam sebelum mereka tumbuh dewasa.


Melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak), Satlantas Polres Lumajang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat dibangun sejak dini. 


Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang semakin kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang. (Imam) 


Pemkab Lumajang Tata Jalan PB Sudirman, Hadirkan Pedestrian Lebar dan Spot Selfie

Bupati Lumajang menggelar pertemuan dengan pemilik toko di Gedung PKK

Lumajang (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai mempersiapkan penataan dan peningkatan ruas Jalan PB Sudirman sebagai salah satu koridor utama di pusat kota. 


Rencana tersebut disampaikan langsung Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, S.H., saat bertemu dengan puluhan perwakilan pemilik toko di sepanjang Jalan PB Sudirman di Gedung Panti PKK Lumajang, Selasa (14/7/2026).


Dalam pertemuan itu, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menjelaskan bahwa proyek tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga menghadirkan wajah baru kawasan perkotaan yang lebih tertata, nyaman, indah, dan ramah bagi masyarakat.


Menurutnya, penataan kawasan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan serta menghilangkan fenomena banyaknya toko yang tutup maupun disewakan di sepanjang Jalan PB Sudirman.


"Supaya toko-toko di sepanjang Jalan PB Sudirman tidak ada lagi tulisan dijual atau dikontrakkan," ujar Bunda Indah.


Ia mengatakan, konsep penataan yang disiapkan akan menghadirkan pedestrian yang lebih lebar dan nyaman, dilengkapi lampu-lampu hias serta sejumlah spot swafoto untuk menarik masyarakat berkunjung.


"Karena akan jadi pusat orang jalan yang lebih lebar. Kemudian ada lampu-lampu hias dan spot selfie, sehingga masyarakat enak untuk jalan-jalan seperti di kawasan Alun-Alun," katanya.


Selain itu, kawasan tersebut juga akan dipercantik dengan pepohonan besar, pot tanaman, hingga ornamen lampu bertuliskan "Lumajang" sebagai identitas kota.


"Nanti ada pohon-pohon besar dan pot. Kita tata lampu-lampunya bertuliskan Lumajang, sehingga kawasan ini menjadi lebih indah, nyaman, dan memiliki identitas yang kuat sebagai wajah kota," tambah Bunda Indah.


Dalam paparan yang disampaikan kepada para pemilik toko, proyek tersebut meliputi rekonstruksi dan peningkatan kualitas jalan, penataan trotoar yang lebih luas, pembangunan jalur sepeda, hingga penataan area parkir agar aktivitas masyarakat berlangsung lebih tertib.


Lebar badan Jalan PB Sudirman nantinya akan menjadi sekitar 12,5 meter yang terdiri atas dua lajur kendaraan bermotor, jalur sepeda, serta area parkir roda dua. 


Sementara trotoar akan diperlebar dengan menyesuaikan kondisi eksisting di sepanjang koridor jalan untuk memberikan kenyamanan bagi para pejalan kaki.


Bunda Indah optimistis penataan tersebut akan meningkatkan daya tarik kawasan pusat kota sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.


"Penataan ini bukan hanya soal jalan, tetapi bagaimana kita menghadirkan ruang kota yang nyaman, indah, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun tamu yang datang ke Lumajang," ungkapnya.


Terkait jadwal pelaksanaan, Bunda Indah menyebut proses lelang proyek dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, sedangkan pekerjaan fisik akan dimulai sekitar September dengan target rampung pada awal Desember 2026.


"Di bulan Agustus 2026 ini lelang, untuk pelaksanaan sekitar bulan September. Targetnya selesai awal Desember," jelasnya.


Rencana penataan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemilik toko yang hadir dalam pertemuan. 


Mereka mengaku senang dan menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercantik kawasan Jalan PB Sudirman yang diharapkan mampu menjadi pusat perekonomian baru sekaligus ikon kebanggaan masyarakat Lumajang. (Imam) 

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved