-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

08/02/2026

Optimalkan Irigasi, Pemkab Lumajang Kelola 329 Daerah Irigasi di 20 Kecamatan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat sektor pertanian melalui optimalisasi pelayanan jaringan irigasi. Hingga saat ini, tercatat ada 329 daerah irigasi yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Namun demikian, terdapat satu kecamatan yang tidak memiliki daerah irigasi dengan kewenangan kabupaten, yakni Kecamatan Ranuyoso.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Djoko Hery Prasetyo, S.T, menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya air di Lumajang pada tahun anggaran berjalan difokuskan pada tiga sub-kegiatan utama.

“Dalam kegiatan sumber daya air, kami melaksanakan tiga sub-kegiatan strategis, mulai dari peningkatan jaringan irigasi, operasi dan pemeliharaan, hingga penguatan kelembagaan petani pemakai air,” ujar Djoko 

Sub-kegiatan pertama adalah peningkatan jaringan irigasi permukaan dengan total pagu anggaran sekitar Rp7 miliar. 

Anggaran tersebut digunakan untuk mengerjakan 35 paket pekerjaan yang tersebar di 13 kecamatan, menggunakan metode pengadaan langsung.

“Peningkatan jaringan irigasi ini kami lakukan untuk memastikan distribusi air ke lahan pertanian semakin merata dan efisien, terutama di wilayah sentra produksi pertanian,” jelasnya.

Selanjutnya, pada sub-kegiatan kedua yakni operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi permukaan, Pemkab Lumajang mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar lebih. Kegiatan ini mencakup 15 paket pekerjaan yang tersebar di 9 kecamatan.

Djoko menyebutkan, seluruh paket pemeliharaan tersebut juga dilaksanakan melalui metode pengadaan langsung, dengan nilai anggaran per paket berada di bawah Rp200 juta, dan nilai tertinggi sekitar Rp190 juta.

“Pemeliharaan rutin sangat penting agar jaringan irigasi tetap berfungsi optimal dan mampu menunjang produktivitas pertanian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, sub-kegiatan ketiga adalah operasional unit pengelola irigasi dengan pagu anggaran sebesar Rp130 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk kegiatan pembinaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

“Penguatan kapasitas P3A menjadi kunci keberlanjutan sistem irigasi. Dengan petani yang terorganisir dan terlatih, pengelolaan irigasi bisa berjalan lebih efektif dan mandiri,” pungkas Djoko. (Imam)


Tanamkan Peduli Lingkungan Sejak Dini, Koramil Tempursari Gandeng Siswa SMP


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Koramil 0821-18/Tempursari menggandeng puluhan siswa SMP Negeri 01 Tempursari dalam aksi bersih pantai di Pantai Bulu, Dusun Tegalsari, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam Perkemahan Sabtu Malam Minggu (Persami) dan dipimpin langsung Danramil 0821-18/Tempursari Kapten Inf Adi Santoso bersama empat anggota Babinsa. Sekitar 50 siswa tampak antusias memunguti sampah plastik dan material lain yang mencemari kawasan pesisir.

Kapten Inf Adi Santoso mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus upaya menanamkan pendidikan karakter kepada generasi muda sejak dini.

“Persami ini tidak hanya soal kepramukaan, tetapi juga sarana menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, cinta lingkungan, dan kepedulian sosial,” kata Adi Santoso di sela kegiatan.

Menurutnya, pelibatan pelajar dalam aksi nyata seperti kerja bakti menjadi cara efektif untuk membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan serta menumbuhkan semangat gotong royong.

“Kami ingin generasi muda memiliki karakter yang tangguh, peduli, dan memiliki kesadaran menjaga lingkungan di sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 01 Tempursari, Slamet Timbul Santoso, S.Pd., mengapresiasi keterlibatan Koramil Tempursari yang telah memberikan pengalaman belajar di luar kelas bagi para siswa.

Ia menilai kegiatan tersebut mampu membentuk jiwa kepemimpinan serta meningkatkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Anak-anak belajar langsung tentang kepedulian, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini pembelajaran karakter yang tidak bisa diperoleh hanya di ruang kelas,” ungkap Slamet.

Selain membersihkan pantai, para siswa juga mendapat edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir sebagai aset wisata dan sumber penghidupan masyarakat setempat.

Kolaborasi antara Koramil Tempursari dan SMPN 01 Tempursari ini diharapkan dapat melahirkan agen-agen perubahan di kalangan pelajar yang mampu menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan Persami yang dibalut aksi peduli lingkungan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda. (Pendim0821)



Lomba Permainan Tradisional Meriahkan HUT ke-80 Persit KCK di Kodim Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun 2026 terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang menggelar lomba permainan tradisional di halaman Makodim 0821/Lumajang, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh para anggota Persit beserta anak-anak. Sejumlah permainan tradisional yang sarat nilai kebersamaan dan kearifan lokal kembali dihidupkan.

Untuk kategori ibu-ibu, lomba bakiak dan dakon menjadi ajang adu kekompakan serta strategi, sementara anak-anak tampak ceria mengikuti permainan gobak sodor, kelereng, hingga engklek.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang, Ny. Anita Anton, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT ke-80 Persit KCK, tetapi juga sebagai upaya melestarikan permainan tradisional yang mulai tergerus perkembangan teknologi.

“Melalui lomba permainan tradisional ini, kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, serta mempererat silaturahmi antaranggota Persit dan keluarga besar Kodim 0821/Lumajang. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak agar tetap mengenal budaya permainan warisan bangsa,” ujar Ny. Anita Anton.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban dan kegembiraan tampak jelas. Sorak sorai peserta dan penonton menambah semarak acara, mencerminkan soliditas serta keharmonisan keluarga besar TNI, khususnya Persit Kartika Chandra Kirana.

Melalui momentum HUT ke-80 ini, Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembinaan keluarga prajurit, menjaga nilai-nilai budaya bangsa, serta mendukung terwujudnya Persit yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing.
(Pendim 0821)

Polres Ngawi Bongkar Penyelewengan Pupuk Subsidi Ilegal, 6 Orang Jadi Tersangka


Ngawi, (Onenewsjatim)
– Polres Ngawi, Polda Jawa Timur, mengungkap kasus penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi ilegal yang merugikan petani dan negara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Kasus ini terbongkar berkat informasi dari masyarakat terkait adanya pengiriman pupuk bersubsidi ilegal dari Kabupaten Lamongan menuju wilayah Kabupaten Ngawi.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan dan menghentikan satu unit truk Mitsubishi warna kuning putih bernopol S-8689-JE di Jalan Raya Ngawi–Bojonegoro.

Saat diperiksa, petugas menemukan muatan pupuk bersubsidi tanpa dilengkapi dokumen resmi. Truk tersebut mengangkut 100 sak atau sekitar 5 ton pupuk NPK Phonska dan 100 sak atau 5 ton pupuk Urea.

“Pengemudi beserta barang bukti langsung kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, Minggu (8/2/2026).

Dari hasil penyidikan, diketahui para tersangka menjual pupuk bersubsidi dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Praktik ini dinilai merugikan petani yang seharusnya menjadi penerima manfaat pupuk bersubsidi.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dalam memberantas penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi yang sangat merugikan petani dan negara,” tegas Kompol Rizki.

Ia menambahkan, pupuk bersubsidi wajib disalurkan tepat sasaran kepada petani yang berhak, bukan untuk kepentingan pribadi.

 “Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Selain mengamankan pupuk dan kendaraan truk, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut. 

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi bersama tim.

Peristiwa penangkapan terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB, di wilayah Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 6 ayat (1) huruf b UU Darurat RI Nomor 7 Tahun 1955 juncto Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi juncto Permentan RI Nomor 15 Tahun 2025. Mereka juga dikenakan Pasal 110 juncto Pasal 35 ayat (2) juncto Pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Ancaman hukuman maksimal dalam kasus ini yakni pidana penjara hingga 5 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. (Red)


07/02/2026

Satgas Pangan Polres Lumajang Pastikan Stok Bapokting Aman Jelang Ramadhan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Satgas Pangan Polres Lumajang memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di wilayahnya dalam kondisi aman menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung di Pasar Baru, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok serta stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat menjelang meningkatnya permintaan saat Ramadhan.

Pengecekan dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Lumajang bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, serta Unit Pidana Tertentu (Pidter) Satreskrim Polres Lumajang. Kegiatan dipimpin Kanit Pidter Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Firdaus Nugraha Wiratama.

Dari hasil pengecekan, stok bapokting di Pasar Baru Lumajang dinyatakan aman dan mencukupi. Harga sejumlah komoditas juga terpantau stabil, meski terdapat kenaikan pada beberapa jenis cabai.

Adapun harga bapokting yang terpantau antara lain cabai rawit merah Rp 70.000-80.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 24.000-25.000 per kilogram, bawang putih Rp 32.000 per kilogram, bawang merah ukuran sedang Rp 29.000 per kilogram, dan bawang merah ukuran besar Rp 35.000 per kilogram.

Selain itu, jagung pipilan besar Rp 7.500 per kilogram, beras medium Rp 14.500 per kilogram, beras premium Rp 15.000 per kilogram, kedelai Rp 11.000 per kilogram, Minyakita Rp 16.000 per liter, gula pasir Rp 16.500 per kilogram, daging sapi Rp 115.000 per kilogram, serta telur ayam Rp 29.000 per kilogram.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Pras Adinata mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merah dipengaruhi faktor cuaca dan kondisi alam.

"Dalam beberapa hari terakhir harga cabai mengalami kenaikan akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga tanaman cabai mudah membusuk dan hasil panen kurang maksimal. Selain itu, dampak erupsi Gunung Semeru juga menyebabkan banyak tanaman cabai mengalami kerusakan," ujar Pras.

Meski demikian, pihaknya memastikan secara umum stok bapokting di Kabupaten Lumajang masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan.

"Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang," pungkasnya. (Imam)

Babinsa Turun Tangan, Warga Krajan Barat Bangun Mushola Secara Swadaya


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Babinsa Rowokangkung Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Suwardi, turut terjun langsung membantu warga dalam kegiatan kerja bakti pembangunan Mushola Nurul Khotib di Dusun Krajan Barat, Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sabtu (7/2/2026).

Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak begitu kental. Babinsa bersama warga saling bahu-membahu mengangkut material bangunan, merapikan area sekitar mushola, hingga membantu proses pembangunan secara bertahap. 

Kehadiran Babinsa tidak hanya memberi tenaga tambahan, tetapi juga menghadirkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan sosial masyarakat pedesaan.

Disela kegiatannya Sertu Suwardi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Menurutnya, kerja bakti seperti ini bukan semata membangun sarana ibadah, tetapi juga membangun nilai kebersamaan, kepedulian, dan persatuan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan gotong royong, hubungan emosional antara TNI dan warga semakin kuat. Ini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun, aman, dan harmonis,” ujar dia.

Kepala Dusun Krajan Barat, Rudi, menyampaikan bahwa pembangunan Mushola Nurul Khotib diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang kebersamaan warga. Melalui kebersamaan dalam proses pembangunannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kerukunan dan kelestarian lingkungan sekitar.

"Dengan kerja bakti ini menjadi cerminan sinergi yang harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang terus dipelihara, diharapkan kehidupan sosial di Desa Rowokangkung semakin solid, religius, dan berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan," pungkasnya. (Pendim0821)

Kasdim Lumajang Hadiri Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja 2026



Lumajang, (Onenewsjatim) –
Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang menunjukkan dukungannya terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga bela diri tradisional.

Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri dalam opening ceremony Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java 2026, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan yang digelar di GOR Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, tersebut berlangsung selama dua hari. Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan potensi atlet pencak silat, khususnya generasi muda di Lumajang dan wilayah sekitarnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), pelatih, atlet, serta masyarakat pecinta olahraga bela diri tradisional.

Selain sebagai wadah kompetisi, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana melestarikan budaya bangsa melalui olahraga pencak silat yang merupakan warisan asli Indonesia.

Kehadiran Kasdim 0821/Lumajang dalam kegiatan itu menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap upaya pembinaan generasi muda melalui aktivitas positif yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat persaudaraan.

Mayor Inf Tanuri menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kejuaraan tersebut. Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui olahraga pencak silat, kita tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Semoga kejuaraan ini menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus mempererat persatuan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java 2026, diharapkan semangat olahraga di kalangan generasi muda semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran Lumajang sebagai daerah yang aktif dalam pembinaan olahraga dan pelestarian budaya nasional.

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved