-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

26/02/2026

Satlantas Polres Lumajang Bersama Pocil Bagikan 500 Takjil ke Pengguna Jalan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang bersama Polisi Cilik (Pocil) Lumajang dan komunitas Teh Balap membagikan 500 paket takjil kepada pengguna jalan di depan Mapolres Lumajang, Jalan Alun-Alun Utara, Kabupaten , Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa. Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di lokasi. 

Dalam waktu singkat, seluruh takjil habis dibagikan karena antusiasme masyarakat cukup tinggi.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Yulian Putra Prasviawan melalui KBO Satlantas Ipda Eko Budi Laksono mengatakan, kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Satlantas Lumajang selama bulan suci Ramadan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga takjil yang dibagikan dapat membantu pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujar Ipda Eko kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara Polri dan warga. Keterlibatan Polisi Cilik dan komunitas Teh Balap diharapkan dapat menumbuhkan nilai kepedulian sosial sejak dini.

“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak Pocil pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama. Kehadiran mereka juga membuat suasana lebih humanis dan penuh keceriaan,” tambahnya.

Selain membagikan takjil, petugas Satlantas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan, terutama menjelang waktu berbuka puasa yang rawan terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Masyarakat pengguna jalan menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi langkah Satlantas Polres Lumajang yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan selama Ramadan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” pungkas Ipda Eko.



Babinsa Kunir Bersama Warga Bangun Saluran Air Demi Cegah Genangan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kabuaran Koramil 0821-13/Kunir, Serka Usman Efendy, bersama warga dalam kegiatan kerja bakti pembuatan drainase saluran pembuangan air di RW 01 Dusun Besukan, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (26/2/2026).

Kerja bakti tersebut difokuskan pada pembangunan saluran drainase di kanan dan kiri jalan sepanjang kurang lebih 800 meter. Pembuatan drainase ini bertujuan untuk memperlancar aliran air saat musim hujan serta mencegah terjadinya genangan yang dapat merusak badan jalan maupun mengganggu aktivitas masyarakat.

Di sela kegiatan, Serka Usman Efendy mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

“Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kami ingin terus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Selain memperlancar saluran air, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan,” ungkap dia.

Warga Dusun Besukan tampak antusias dan kompak, saling bahu-membahu mengerjakan penggalian, pemasangan batu, hingga perapian saluran. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.

Sementara itu, Kepala Desa Kabuaran, Hj. Sulastini, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur drainase tersebut merupakan langkah penting dalam mewujudkan saluran air yang tertata dan berfungsi optimal.

“Pembangunan infrastruktur ini kami laksanakan untuk menjadikan saluran drainase lebih tertata, rapi, dan mampu mengalirkan air dengan baik. Dengan drainase yang baik, lingkungan menjadi lebih bersih, jalan lebih terjaga, dan masyarakat pun merasa nyaman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan di Desa Kabuaran.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir, menyatu, dan bekerja bersama rakyat demi kemajuan dan kesejahteraan desa. (Pendim0821)

Dari Swadaya untuk Bersama, Babinsa Kawal Pavingisasi Jalan Desa Kaliboto Kidul


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat dalam kegiatan pendampingan pembangunan papingisasi yang dilaksanakan Babinsa Kaliboto Kidul Koramil 0821-12/Jatiroto, Serka Rusmanto, di Dusun Persil Ranupakis RT 002 RW 009 Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (26/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Rusmanto turut hadir dan terjun langsung mendampingi warga dalam proses pengerjaan papingisasi jalan yang dibiayai melalui anggaran swadaya masyarakat. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum sekaligus mempermudah akses mobilitas warga di Dusun Ranupakis.

Kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat tampak begitu harmonis. Warga secara gotong royong mengerjakan pemasangan paving, sementara Babinsa memberikan motivasi serta memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai rencana.

Dalam kesempatan itu, Serka Rusmanto menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk dukungan terhadap inisiatif masyarakat dalam membangun lingkungan secara mandiri.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus mempererat kebersamaan dengan warga. Pembangunan berbasis swadaya ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Kaliboto Kidul, Suhendri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan papingisasi tersebut merupakan hasil musyawarah warga yang sepakat untuk mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. 

Menurutnya, akses jalan yang baik akan memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat, mulai dari kelancaran aktivitas sehari-hari, distribusi hasil pertanian, hingga menunjang kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Pembangunan ini murni dari swadaya masyarakat karena kami menyadari bahwa fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama. Dengan jalan yang lebih baik, seluruh warga akan merasakan manfaatnya. Ini bukan untuk satu dua orang, tetapi untuk kepentingan bersama dan jangka panjang,” ujar Suhendri.

Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan warga, ditambah dengan pendampingan dari Babinsa, menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Desa Kaliboto Kidul.

Dengan selesainya pembangunan papingisasi tersebut, diharapkan akses jalan di Dusun Ranupakis menjadi lebih layak dan nyaman dilalui, sehingga dapat menunjang aktivitas perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (Pendim0821)

25/02/2026

Rumah Tertimbun Lahar Gunung Semeru, 43 KK di Candipuro Terima DTH Rp600 Ribu Selama 6 Bulan







Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang kembali menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 43 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru. 

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang rumahnya tertimbun material pasir dan batu akibat bencana pada Desember 2025 lalu.

Penyerahan DTH dilaksanakan di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (24/2/2026). 

Bantuan kali ini merupakan periode kedua, dengan masa bantuan langsung selama enam bulan ke depan.

Sebelumnya, 43 KK yang berasal dari Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, serta Blok Kajang Kosong, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, telah menerima DTH sebesar Rp600 ribu per bulan selama dua bulan.

Namun, kali ini, DTH diberikan langsung selama 6 bulan kedepan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, menegaskan bahwa DTH akan terus diberikan hingga proses pembangunan hunian relokasi selesai.

“Dana tunggu hunian ini akan terus kami berikan sampai hunian relokasi benar-benar selesai dibangun. Lahannya sudah ada sekitar 1,5 hektare di belakang Balai Desa Jugosari, nanti akan kita tata supaya mencukupi,” ujar Bunda Indah.

Menurutnya, Pemkab Lumajang segera mengusulkan pembangunan hunian tetap (huntap) ke Pemerintah Pusat untuk merelokasi sekitar 135 KK warga yang tinggal di kawasan rawan bencana Dusun Sumberlangsep.

“Tidak ada pilihan selain relokasi. Kalau tidak mau direlokasi, maka tidak akan kami berikan bantuan dan harus membuat surat pernyataan bermaterai bahwa yang bersangkutan menolak relokasi,” tegasnya.

Bunda Indah menegaskan, sikap pemerintah daerah sudah jelas demi keselamatan warga. Pemberian DTH yang telah dilakukan dua kali bukanlah solusi permanen.

“Dana tunggu hunian ini bukan solusi tetap. Solusi satu-satunya adalah relokasi. Karena itu kami minta warga segera mengambil keputusan,” tambahnya.

Terkait aktivitas pendidikan anak-anak terdampak yang harus melintasi jalur rawan, Pemkab Lumajang telah menyiapkan solusi sementara.

“Untuk sementara anak-anak jangan dulu melintas. Sekolah bisa dilakukan secara daring. Kami akan koordinasi dengan pihak sekolah. Yang paling aman, keluarga dengan anak sekolah sebaiknya relokasi sementara, nanti akan kami masukkan ke skema dana tunggu hunian,” pungkasnya.


Remaja 17 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Kedung Winong, Polisi Tetapkan Tersangka


Malang, (Onenewsjatim)
– Misteri penemuan jasad perempuan tanpa busana dengan tangan terikat dan mulut tersumpal di Sungai Kedung Winong, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, akhirnya terungkap. Kepolisian memastikan korban merupakan remaja perempuan berusia 17 tahun yang menjadi korban pembunuhan.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh Polres Malang dengan dukungan Bareskrim Polri serta Polda Jawa Timur.

Identitas korban diketahui melalui metode Scientific Crime Investigation (SCI) dengan tes DNA yang dicocokkan dengan data keluarga korban yang sebelumnya melaporkan kehilangan anggota keluarga di wilayah Kota Malang. 

Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui berinisial HMZ (17), warga Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, yang dilaporkan hilang sejak 11 Februari 2026.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan bahwa korban diduga kuat meninggal akibat tindak pidana pembunuhan.

“Berdasarkan identifikasi secara scientific, korban adalah HMZ, perempuan 17 tahun warga Kabupaten Nganjuk yang diduga kuat meninggal karena dibunuh,” kata AKBP Taat saat konferensi pers di Mapolres Malang, Selasa (24/2/2026).

Dalam pengembangan penyelidikan, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial YDF (22), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

“Satu tersangka kami amankan pada Minggu malam, 21 Februari 2026, di rumah kos wilayah Kota Malang,” ujar AKBP Taat.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Malang, Satresmob Bareskrim Polri, serta Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar menjelaskan bahwa hubungan korban dan tersangka bermula dari perkenalan sekitar tiga bulan lalu di Nganjuk yang berlanjut melalui media sosial.

“Pada 11 Februari 2026, keduanya bertemu dan melakukan perjalanan ke Malang. Berdasarkan pengakuan tersangka, motif pembunuhan dipicu cekcok terkait biaya perbaikan kendaraan korban yang sempat rusak. Tersangka kemudian emosi dan mencekik korban hingga tidak sadarkan diri,” ungkap AKP Hafiz.

Di kesempatan yang sama, Kasatresmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Kadafi mengatakan keterlibatan Bareskrim bertujuan untuk mempercepat pengungkapan kasus yang menjadi perhatian serius institusinya.

“Bapak Kabareskrim sangat konsen terhadap perkara yang berkaitan dengan nyawa, harta benda, kekerasan, maupun penggunaan senjata api. Oleh karena itu, penanganan perkara ini dilakukan secara cepat dan komprehensif,” kata Kombes Arsya.

Hingga kini, tersangka telah ditahan dan proses penyidikan masih terus berlanjut guna melengkapi berkas perkara serta mengungkap kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam kasus tersebut.(Yon)



Kolaborasi Baznas Lumajang dan Jatim, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
berkolaborasi dengan menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim piatu dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan sosial tersebut digelar di , Rabu (25/2/2026), dan diikuti anak-anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Zakat Baznas Lumajang Drs. H. Moh. Khoyum, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak yatim piatu.

“Acara ini rutin kami laksanakan setiap Ramadan. Tahun ini Kabupaten Lumajang menjadi salah satu daerah yang terpilih sebagai penerima manfaat dalam program Baznas Provinsi Jawa Timur,” ujar Khoyum.

Ia merinci, setiap anak yatim menerima paket bantuan berupa tas sekolah dan alat tulis, serta uang tunai sebesar Rp200.000. Selain itu, anak-anak yang berasal dari wilayah jauh juga mendapatkan tambahan uang transport.

“Tas sekolah merupakan bantuan dari Baznas Provinsi Jawa Timur, sementara uang sakunya dari Baznas Lumajang,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, menyampaikan bahwa bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan rasa peduli, kasih sayang, dan harapan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.

Bunda Indah juga mengajak seluruh aparatur sipil negara, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Dana yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima sesuai ketentuan. Dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Kepada anak-anak penerima santunan, Bunda Indah berpesan agar tetap semangat belajar dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

“Kalian adalah generasi masa depan Lumajang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Pemerintah daerah dan masyarakat akan selalu berupaya hadir memberikan dukungan,” pungkasnya.


Peduli Generasi Sehat, Babinsa Karanganyar Dampingi Posyandu Balita di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi penerus bangsa terus ditunjukkan aparat kewilayahan. Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Taufiq Abdul Lukito, melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan Posyandu Balita yang digelar di Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (25/2/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut diikuti oleh 36 balita yang mendapatkan pelayanan kesehatan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta pemeriksaan tumbuh kembang anak. Para ibu balita tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelayanan demi memastikan kondisi kesehatan putra-putri mereka tetap terpantau dengan baik.

Sertu Taufiq Abdul Lukito mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

“Kami sebagai aparat kewilayahan siap mendukung setiap kegiatan masyarakat, termasuk pelayanan Posyandu. Dengan pendampingan ini diharapkan kegiatan berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Desa Karanganyar, Titin Sri Purwati, Amd.Keb, menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala. Menurutnya, deteksi dini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan maupun stunting pada anak.

“Melalui Posyandu, kita bisa mengetahui kondisi tumbuh kembang anak secara rutin. Jika ditemukan adanya keterlambatan pertumbuhan atau masalah kesehatan, bisa segera dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat diharapkan terus terjalin guna mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di wilayah binaan. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved