-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

08/06/2026

Bangun Akses Desa, Babinsa dan Warga Sumberpetung Perkuat Konektivitas Wilayah


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah terus diwujudkan melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Sumberpetung Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Bahron Adi Saputro, yang melaksanakan pendampingan perbaikan jalan rabat beton sepanjang 200 meter di Dusun Krajan RT 006 RW 001, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama warga sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan yang diperbaiki merupakan akses penting yang menghubungkan permukiman warga dengan area pertanian dan pusat kegiatan ekonomi desa.

Di sela kegiatan, Kopka Bahron Adi Saputro mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendukung percepatan pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pendampingan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Kami ingin hadir di tengah warga, membantu setiap upaya pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan jalan yang lebih baik, aktivitas warga akan semakin lancar dan roda perekonomian desa dapat berkembang,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Babun Hariyanto, menyampaikan bahwa perbaikan jalan rabat beton tersebut merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Jalan ini merupakan akses vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik menuju lahan pertanian, sekolah, maupun pusat kegiatan ekonomi. Dengan adanya perbaikan rabat beton sepanjang 200 meter ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman,” pungkasnya.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama Babinsa menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan Desa Sumberpetung semakin maju, produktif, dan memiliki akses yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Launching SPPG Yonif 527/By, Dandim 0821: Gizi Baik Kunci Mewujudkan SDM Unggul


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menghadiri kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yonif 527/Baladibya Yudha yang berlangsung di Dapur SPPG Yonif 527/By, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Senin (8/6/2026).

Kegiatan launching tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda sebagai investasi strategis pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lumajang. Acara dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Peresmian SPPG Yonif 527/By dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati Masdar, M.Si., yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas hadirnya fasilitas pelayanan gizi yang diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, salah satunya melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat. Menurutnya, generasi yang sehat dan cerdas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan daerah dan bangsa di masa depan.

Di sela kegiatan, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan apresiasi atas berdirinya SPPG Yonif 527/By sebagai bentuk kontribusi nyata TNI dalam mendukung program pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Menurutnya, peningkatan kualitas generasi bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk TNI, dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kecerdasan anak-anak Indonesia.

“SPPG ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul. Dengan pemenuhan gizi yang baik, diharapkan lahir generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu menjadi penggerak pembangunan bangsa ke depan,” ungkap Dandim.

Melalui peluncuran SPPG Yonif 527/By, diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Lumajang dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, maju, dan berdaya saing.(Pendim0821)

Kabur Setelah Tabrak Pedagang Sayur, Sopir Elf Mengaku Takut Dimassa


Lumajang (Onenewsjatim) –
Sopir minibus Isuzu Elf yang terlibat kecelakaan maut hingga menewaskan seorang pedagang sayur keliling (mlijo) di Jalan Raya Klettek, Dusun Kidul Sawah, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, mengaku meninggalkan korban di tepi jalan dan melarikan diri karena takut menjadi sasaran amuk massa.

Keterangan tersebut disampaikan KBO Satlantas Polres Lumajang, Ipda Eko Budi Laksono, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Imam Safi'i pengemudi Elf yang kini telah mengamankan diri di Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang.

"Berdasarkan keterangan pengemudi, saat kejadian melihat situasi di wilayah Randuagung. Mungkin dalam pemikirannya takut dimassa sehingga pengemudi memilih melarikan diri," kata Ek saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

Menurut Eko, setelah meninggalkan lokasi kejadian, pengemudi langsung pulang ke rumahnya di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. 

Setibanya di rumah, yang bersangkutan kemudian mendapat saran dari keluarganya untuk segera menyerahkan diri demi keamanan dan kelancaran proses hukum.

"Sampai di rumah di Jember dikasih tahu oleh saudara-saudaranya bahwa demi keamanannya lebih baik mengamankan diri ke kantor Unit Laka Lantas Satlantas Polres Lumajang," ujarnya.

Saat ini, lanjut Eko, pengemudi berada di Satlantas Polres Lumajang dan masih menjalani pemeriksaan. Penyidik juga terus melakukan pendalaman terkait kronologi kecelakaan maupun status pengemudi tersebut.

"Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman. Kami juga masih menunggu kondisi kedua belah pihak. Saat ini keluarga korban masih dalam suasana berduka," jelasnya.

Ia menambahkan, keluarga pengemudi juga telah beberapa kali mendatangi rumah duka untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban.

Sementara itu, terkait informasi yang beredar mengenai profesi pengemudi apakah merupakan sopir travel atau sopir biasa, pihak kepolisian menyebut hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Saat ini masih kami dalami, termasuk status pengemudinya," tegas Eko.

Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Klettek, Dusun Kidul Sawah, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Sabtu (6/6/2026) dini hari. Korban diketahui bernama Khusnul Khotimah (43), warga Desa Tunjung yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang sayur keliling.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas di media sosial. Dalam video itu terlihat sebuah minibus Isuzu Elf menyeret sepeda motor Honda Supra X milik korban yang saat itu membawa dagangan sayur.

Rekaman juga memperlihatkan pengemudi bersama beberapa penumpang turun dari kendaraan setelah berhenti. Mereka kemudian mengevakuasi korban beserta sepeda motornya ke tepi jalan sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Satlantas Polres Lumajang memastikan penanganan perkara masih terus berjalan guna mengungkap secara utuh kronologi kecelakaan serta menentukan unsur hukum dalam peristiwa yang merenggut nyawa pedagang sayur tersebut. (Imam)

07/06/2026

Bantu Warga Kurang Mampu, Babinsa Pakel Turun Langsung Renovasi Rumah Lansia


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Babinsa Pakel Koramil 0821-04/Gucialit, Serka Doni Darmawan, yang melaksanakan karya bakti membantu renovasi rumah milik warga kurang mampu di Dusun Sumber Mulyo RT 002 RW 001, Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan renovasi tersebut dilakukan pada rumah milik Poniah (64), seorang warga lanjut usia yang membutuhkan bantuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya agar lebih layak huni. Dalam pelaksanaannya, Serka Doni Darmawan bersama warga setempat bergotong royong mengerjakan berbagai bagian rumah yang memerlukan perbaikan.

Karya bakti tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Di sela kegiatan, Serka Doni Darmawan mengatakan bahwa keterlibatannya dalam renovasi rumah warga merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat.

"Kami hadir untuk membantu dan meringankan beban warga. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membantu sesama," ujar dia.

Kepala Dusun Sumber Mulyo, Heru Prakoso, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas bantuan yang diberikan untuk renovasi rumah warga kurang mampu di wilayahnya. 

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak dan aman.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan perhatian kepada warga kami melalui program bantuan renovasi rumah tidak layak huni. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya Ibu Poniah, sehingga nantinya dapat menempati rumah yang lebih nyaman dan layak untuk dihuni," pungkasnya.

Ia juga berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Babinsa Koramil Klakah Bersama Warga Kerja Bakti Bangun Musala di Papringan


Lumajang , (Onenewsjatim)-
Dalam upaya memperkuat Pembinaan Teritorial (Binter) dan menjalin kedekatan dengan masyarakat, Babinsa Papringan Koramil 0821-05/Klakah, Sertu Muhtaryono, turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti pembangunan Musala Ponpes Nurul Hasan yang berada di Dusun Ranulading RT 002 RW 004, Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama warga setempat sebagai wujud semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang nantinya akan dimanfaatkan oleh para santri maupun masyarakat sekitar. 

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya membantu mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sertu Muhtaryono mengatakan bahwa keterlibatannya dalam pembangunan musala merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

"Melalui kegiatan kerja bakti seperti ini, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain membantu pembangunan sarana ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di lingkungan warga," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Ranulading, Jurianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan di wilayahnya. Menurutnya, dukungan yang diberikan menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga kekompakan dalam membangun lingkungan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir dan ikut bekerja bersama masyarakat. Kehadiran beliau memberikan semangat tersendiri bagi warga sehingga pembangunan musala dapat berjalan lebih lancar dan cepat," ungkap Jurianto.

Hal senada disampaikan Pengurus Ponpes Nurul Hasan, Ustad Abdullah. Ia menilai keterlibatan Babinsa menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan.

"Kami bersyukur dan mengapresiasi bantuan yang diberikan Babinsa bersama warga. Musala ini nantinya akan menjadi sarana ibadah dan pembinaan keagamaan bagi para santri serta masyarakat sekitar. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin dengan baik," tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pembangunan Musala Ponpes Nurul Hasan dapat segera selesai dan memberikan manfaat bagi generasi muda serta masyarakat sekitar. Selain itu, sinergi antara TNI dan masyarakat yang terbangun melalui kegiatan gotong royong akan semakin memperkuat ketahanan wilayah dan kehidupan sosial yang harmonis. (Pendim0821)

Pelaku Curanmor di Surabaya Dibekuk, Motor Curian Ditemukan Tak Jauh dari Rumah Korban


Surabaya , (Onenewsjatim) 
– Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Jalan Tambak Wedi Lama, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. 

Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berikut sepeda motor hasil curiannya.

Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban berinisial MS (37), warga setempat, saat itu memarkir sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan nomor polisi L 3179 AAV di depan rumahnya dalam keadaan terkunci stang.

"Korban memarkir kendaraannya di depan rumah sekitar pukul 11.30 WIB. Namun saat keluar rumah sekitar pukul 12.00 WIB, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di lokasi," kata Iptu Suroto, Sabtu (6/6/2026).

Mengetahui kendaraannya hilang, korban segera melakukan pengecekan melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan sweter hijau dan celana pendek cokelat mendekati sepeda motor korban.

Pelaku kemudian diduga menggunakan kunci T untuk merusak kunci stang sebelum membawa kabur kendaraan tersebut.

"Setelah mengetahui kendaraannya dicuri, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kenjeran untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Kenjeran segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah keterangan serta petunjuk dari lokasi kejadian.

Upaya cepat petugas membuahkan hasil pada malam harinya. Sekitar pukul 20.00 WIB, polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa sepeda motor yang dilaporkan hilang berada di depan sebuah rumah yang lokasinya tidak jauh dari kediaman korban.

Petugas bersama korban kemudian mendatangi lokasi yang dimaksud. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sepeda motor milik korban beserta seorang pria yang kemudian diketahui berinisial AR (29).

"Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan kendaraan milik korban. Saat dilakukan interogasi awal, yang bersangkutan mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut," jelas Iptu Suroto.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua mata kunci T, satu rumah kunci T, sweter hijau, celana pendek cokelat yang digunakan saat beraksi, satu unit sepeda motor Honda Vario merah milik korban, serta rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian.

Menurut Iptu Suroto, pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dengan melepas beberapa bagian kendaraan agar tidak mudah dikenali. Namun berkat informasi masyarakat dan gerak cepat anggota di lapangan, kendaraan berhasil ditemukan dan diamankan.

"Pelaku berusaha mengelabui petugas dengan melepas beberapa bagian motor. Namun berkat informasi masyarakat dan kerja cepat anggota di lapangan, kendaraan berhasil ditemukan dan diamankan," tegasnya.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Ia berdalih melakukan perbuatannya karena terdesak kebutuhan ekonomi dan tuntutan memenuhi kebutuhan keluarga.

Meski demikian, polisi masih terus melakukan pendalaman guna memastikan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

"Kasus ini masih kami kembangkan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada jaringan ataupun pelaku lain yang terlibat," pungkas Iptu Suroto.

Akibat perbuatannya, tersangka kini diamankan di Polsek Kenjeran untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menjerat pelaku dengan pasal pencurian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (Red)

16 Desa di Lumajang Masih Dipimpin Pj Kades, Pilkades Mulai Digelar 2027


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sebanyak 16 desa di Kabupaten Lumajang hingga kini masih dipimpin oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa sebagai konsekuensi dari kekosongan jabatan kepala desa definitif. 

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) terus mempersiapkan skema pengisian jabatan secara demokratis melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dispemasdes Lumajang, Ricky Dharma Putra, mengatakan dari 16 desa yang saat ini dipimpin Pj Kades, dua desa akan lebih dahulu melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) pada tahun 2027.

“Insya Allah tahun depan dari 16 desa tersebut ada dua desa yang akan melaksanakan Pilkades PAW, yakni Desa Jokarto Kecamatan Tempeh dan Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun,” kata Ricky saat dikonfirmasi 

Menurutnya, tahapan Pilkades PAW direncanakan mulai berjalan pada Januari 2027. Sementara Pilkades serentak untuk desa-desa lainnya dijadwalkan mulai memasuki tahapan pada Juni 2027.

“Untuk PAW sendiri proses tahapannya kami usahakan mulai Januari. Sedangkan Pilkades serentak tahapannya mulai Juni 2027,” ujarnya.

Ricky menjelaskan, kekosongan jabatan kepala desa di sejumlah wilayah dipicu oleh berbagai faktor. Namun dalam beberapa tahun terakhir, penyebab yang paling dominan adalah meninggalnya kepala desa definitif sebelum masa jabatannya berakhir.

“Macam-macam penyebabnya. Terakhir memang cukup banyak yang meninggal dunia. Selain itu ada juga yang karena kasus hukum,” ungkapnya.

Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan publik dan roda pemerintahan desa, pemerintah daerah kemudian menunjuk aparatur sipil negara (ASN) sebagai Penjabat Kepala Desa hingga terpilih kepala desa definitif.

Daftar Lengkap 16 Desa yang Dipimpin Pj Kades di Lumajang

Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari Dispemasdes Kabupaten Lumajang, berikut adalah sebaran 16 desa yang saat ini masih dinakhodai oleh Penjabat (Pj) Kades:

1. Desa Pundungsari (Kecamatan Tempursari)

2. Desa Bago (Kecamatan Pasirian)

3. Desa Nguter (Kecamatan Pasirian)

4. Desa Krai (Kecamatan Yosowilangun)

5. Desa Yosowilangun Kidul (Kecamatan Yosowilangun) – Persiapan Pilkades PAW

6. Desa Sumberanyar (Kecamatan Rowokangkung)

7. Desa Ranupani (Kecamatan Senduro)

8. Desa Ranupakis (Kecamatan Klakah)

9. Desa Wates Kulon (Kecamatan Ranuyoso)

10. Desa Mojosari (Kecamatan Sumbersuko)

11. Desa Argosari (Kecamatan Senduro)

12. Desa Jokarto (Kecamatan Tempeh) – Persiapan Pilkades PAW

13. Desa Banyuputih Lor (Kecamatan Randuagung)

14. Desa Sawaran Kulon (Kecamatan Kedungjajang)

15. Desa Dawuhan Wetan (Kecamatan Rowokangkung)

16. Desa Boreng (Kecamatan Lumajang. (Imam)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved