-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Daerah

Berita Pilihan

08/09/2026

Mahasiswa KKN Universitas Lumajang Sulap Sampah Jadi Pakan Ikan hingga Pupuk


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Tumpukan sampah yang selama ini identik dengan bau dan limbah justru disulap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lumajang menjadi sesuatu yang bernilai.

Melalui program KKN di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, mahasiswa mengembangkan pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan kembali. 

Sampah yang sebelumnya dibuang diolah menjadi barang bernilai guna hingga dimanfaatkan untuk budidaya maggot.

Sampah organik dari sisa makanan menjadi pakan bagi maggot Black Soldier Fly (BSF). Maggot yang dihasilkan kemudian dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ikan.

Tak berhenti di situ, sisa budidaya maggot atau kasgot juga dimanfaatkan sebagai bahan organik untuk tanaman.

Ketua KKN Desa Purwosono, Ahmad Rofi, mengatakan program tersebut dirancang untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa sampah memiliki potensi apabila dikelola dengan cara yang tepat.

"Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang harus dibuang. Kalau dikelola dengan baik, sampah bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bahkan memiliki nilai ekonomi," kata Ahmad Rofi.

Menurut Ahmad, konsep tersebut dibuat dengan menghubungkan beberapa kegiatan sekaligus, mulai dari pengelolaan sampah organik, budidaya maggot, pemanfaatan kasgot, hingga budidaya ikan.

Dengan pola tersebut, sampah organik tidak langsung berakhir sebagai limbah, tetapi dimanfaatkan kembali untuk menghasilkan produk lain.

"Jadi ada siklusnya. Sampah organik dimanfaatkan untuk maggot, maggot bisa menjadi pakan ikan, sedangkan kasgotnya bisa dimanfaatkan untuk tanaman," ujarnya.

Dorong masyarakat memilah sampah

Ahmad berharap inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN tersebut tidak berhenti selama program pengabdian berlangsung.

Ia ingin masyarakat dapat melanjutkan pengelolaan sampah secara mandiri setelah mahasiswa KKN meninggalkan Desa Purwosono.

"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mau mulai memilah sampah dari rumah. Kami berharap konsep ini bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang," tutur Ahmad.

Selain mengurangi sampah yang dibuang ke lingkungan, pemanfaatan tersebut dinilai membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Mahasiswa KKN juga mengajak masyarakat melihat sampah dari perspektif berbeda. Sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata dapat menjadi bahan baku yang menghasilkan manfaat apabila dipilah dan diolah dengan tepat.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Lumajang dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di tingkat desa. (Imam) 



07/09/2026

Dibegal Saat Dini Hari, Warga Probolinggo Terjatuh ke Jurang, Motor Dibawa Kabur


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Aksi pembegalan terjadi di Jalan Nasional, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Seorang warga Kabupaten Probolinggo, Nur Ahmad (31), menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Sepeda motor Honda Vario miliknya dibawa kabur pelaku.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan adanya laporan pencurian dengan kekerasan tersebut.

"Benar, telah terjadi pencurian dengan kekerasan terhadap korban Nur Ahmad sekitar pukul 04.00 WIB," kata Suprapto saat dikonfirmasi, Senin.

Menurut Suprapto, peristiwa itu terjadi di Jalan Nasional, tepatnya di sebelah utara Pasar Buah Ranuyoso.

Saat itu, korban dalam perjalanan dari arah Jember menuju Probolinggo dengan mengendarai sepeda motor.

Korban diketahui melaju beriringan dengan seorang temannya. Namun, posisi korban berada di belakang.

Ketika melintas di lokasi kejadian, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tiba-tiba memepet kendaraan korban.

Salah satu pelaku kemudian mencabut kunci kontak sepeda motor korban hingga kendaraan tersebut berhenti.

Korban yang menyadari dirinya menjadi sasaran kejahatan sempat berteriak meminta bantuan kepada temannya yang berada di depan.

Korban juga berupaya melakukan perlawanan terhadap pelaku.

Namun, saat berusaha melawan, korban justru terjatuh ke dalam jurang atau curah yang berada di pinggir jalan.

Melihat kejadian tersebut, saksi yang berada di depan sempat hendak memberikan pertolongan kepada korban.

Akan tetapi, niat tersebut urung dilakukan setelah pelaku mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit.

"Korban sempat meminta bantuan kepada saksi. Namun, saksi tidak berani menolong karena diancam menggunakan celurit oleh pelaku," ujar Suprapto.

Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor Honda Vario milik korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 24,5 juta.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi serta sejumlah data yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku

"Anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku," kata Suprapto.

Suprapto menegaskan, polisi akan menindak tegas pelaku kejahatan jalanan, terlebih aksi tersebut dilakukan dengan menggunakan senjata tajam.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terutama pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara, khususnya pada jam-jam rawan," pungkasnya. (Imam) 



Polres Lumajang Edukasi Ratusan Pelajar soal AI dan Tertib Berlalu Lintas


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Polres Lumajang memberikan edukasi kepada ratusan pelajar SMA PGRI Lumajang mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sekaligus pentingnya tertib berlalu lintas.

Kegiatan yang melibatkan Satuan Binmas dan Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang tersebut berlangsung di Hall SMA PGRI Lumajang, Senin (7/9/2026).

Dalam kegiatan itu, PS Kasat Binmas Polres Lumajang Iptu Irdani Isma memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi AI dan pentingnya memiliki literasi digital yang baik.

Irdani mengatakan, perkembangan AI harus diikuti dengan kemampuan generasi muda untuk menggunakan teknologi secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Menurut dia, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung proses belajar, meningkatkan kreativitas, hingga membantu pelajar mengembangkan kemampuan diri.

"Para siswa perlu memahami perkembangan kecerdasan buatan serta memiliki literasi digital yang baik di tengah pesatnya kemajuan teknologi," kata Irdani.

Ia menekankan, kemajuan teknologi tidak cukup hanya diikuti dengan kemampuan menggunakan berbagai aplikasi berbasis AI. Para pelajar juga perlu memahami manfaat, risiko, serta batasan dalam penggunaannya.

"Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab. Para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, risiko, serta batasan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Irdani berharap edukasi tersebut dapat mendorong pelajar menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki karakter dan tanggung jawab dalam menggunakan AI.

"Bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, dan tetap berkarakter dalam setiap langkah," tambahnya.

Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Selain edukasi mengenai AI, Polres Lumajang juga memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para siswa.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno memberikan pemahaman mengenai cara aman dan selamat saat berangkat maupun pulang sekolah.

Materi yang disampaikan antara lain cara menggunakan helm yang benar dan aman, termasuk bagi pelajar yang dibonceng menggunakan sepeda motor.

Para siswa juga dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas serta diberikan pemahaman mengenai sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh pengguna jalan.

Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Lumajang juga mengingatkan pelajar mengenai larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya pada kondisi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Petugas turut membagikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas kepada para siswa. Edukasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran sekaligus meminimalisasi fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian bersama. Kami memberikan edukasi kepada para pelajar agar memahami aturan lalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun ketika dibonceng," kata Bayu.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, khususnya helm standar, serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian helm oleh Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno kepada sejumlah siswa SMA PGRI Lumajang.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lumajang berharap edukasi tentang teknologi dan keselamatan berlalu lintas dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap keselamatan dan aturan di ruang publik.

Dengan demikian, pemahaman literasi digital dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar diharapkan turut mendukung terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kabupaten Lumajang. (Imam) 

Dandim 0821/Lumajang Lepas 29 Personel Pindah Satuan, MPP, dan Purna Tugas


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., memimpin langsung upacara bendera yang dilanjutkan dengan acara korps pindah satuan, masa persiapan pensiun (MPP), dan purna tugas personel Kodim 0821/Lumajang. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Makodim 0821/Lumajang. Senin(7/9/2026)

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 29 personel melaksanakan pindah satuan, dua personel memasuki masa persiapan pensiun, serta satu personel PNS memasuki masa purna tugas. Acara korps ini menjadi wujud penghormatan dan apresiasi satuan atas pengabdian, dedikasi, serta loyalitas para prajurit dan PNS selama menjalankan tugas di Kodim 0821/Lumajang.

Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa perpindahan satuan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD dalam rangka pembinaan personel dan peningkatan kinerja satuan. Ia berharap personel yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pengabdian terbaik di tempat tugas yang baru.

Kepada personel yang memasuki masa persiapan pensiun dan purna tugas, Dandim menyampaikan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Masa purna tugas bukan akhir dari pengabdian kepada bangsa dan negara, melainkan awal untuk terus berperan positif di tengah keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0821/Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus membangun soliditas, profesionalisme, dan semangat pengabdian seluruh personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan.(Pendim0821)

Dandim 0821 Bersama Forkopimda Hadiri Grand Event Dulur Sekarkijang 2026


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang menghadiri Grand Event Dulur Sekarkijang Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember tersebut berlangsung di Lapangan Alun-Alun Utara, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Minggu(6/9/2026)

Grand Event Dulur Sekarkijang 2026 menjadi puncak rangkaian program Bank Indonesia Perwakilan Jember dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS, serta memperkuat sinergi antardaerah yang tergabung dalam wilayah Sekarkijang.

Kehadiran Letkol Arh Anton Subhandi bersama Forkopimda menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap upaya penguatan ekonomi masyarakat dan percepatan transformasi digital di Kabupaten Lumajang. Kolaborasi pemerintah daerah, TNI, kepolisian, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain menyajikan berbagai kegiatan yang mendukung edukasi transaksi non-tunai, acara ini juga menghadirkan hiburan bagi masyarakat melalui penampilan grup musik Guyon Waton. Antusiasme warga yang hadir mencerminkan tingginya dukungan publik terhadap kegiatan yang memadukan penguatan ekonomi, literasi digital, dan hiburan rakyat.

Melalui Grand Event Dulur Sekarkijang 2026, diharapkan penggunaan QRIS semakin meluas hingga ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat memperoleh akses transaksi yang lebih praktis, aman, dan efisien, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Lumajang di era digital. (Pendim0821)

Antisipasi Antrean Mengular, Sat Samapta Polres Lumajang Pantau SPBU Labruk Lor


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi perhatian aparat kepolisian menyusul meningkatnya antrean kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM).

Sat Samapta Polres Lumajang turun langsung melakukan pemantauan di SPBU Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Senin (7/9/2026) siang.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan raya. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan BBM.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan BBM jenis Pertalite di SPBU Labruk Lor masih aman.

"Untuk sementara, BBM jenis Pertalite masih aman bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Agus saat ditemui di SPBU Labruk Lor, Senin.

Menurut dia, antrean kendaraan memang terlihat di dalam area SPBU. Namun, antrean tersebut belum sampai mengular ke jalan raya.

"Alhamdulillah untuk SPBU Labruk Lor sementara masih terpantau. Masih ada antrean di dalam SPBU, belum mengular ke jalan raya," ujarnya.

Agus mengatakan, kehadiran personel di lokasi juga untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

Terlebih, SPBU Labruk Lor berada di jalur yang dilalui kendaraan di jalan nasional wilayah Kabupaten Lumajang.

"Kita hadir untuk mengantisipasi kemacetan, termasuk memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang melintas di jalan nasional Lumajang," jelasnya.

Imbau masyarakat tidak panik

Agus mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Lumajang.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena ketersediaan Pertalite masih terpantau aman.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. BBM, khususnya Pertalite, masih aman. Harapan saya tidak ada pembelian yang melebihi kapasitas dan tetap normal," katanya.

Ia meminta masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian secara berlebihan justru berpotensi memperpanjang antrean dan menimbulkan kepadatan di SPBU.

"Jadi tidak perlu panik terhadap BBM yang tersedia di wilayah Kabupaten Lumajang," imbuh Agus.

Cegah penimbunan BBM

Selain mengantisipasi kemacetan, patroli Sat Samapta juga dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penimbunan BBM.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM dalam jumlah tidak wajar untuk kemudian ditimbun.

"Termasuk itu, salah satunya kita berpatroli. Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan. Ketika ada penimbunan, bisa diproses secara pidana," tegasnya.

Agus menambahkan, berdasarkan hasil pantauan sementara pada Senin siang, antrean di SPBU Labruk Lor masih dalam kondisi terkendali.

"Untuk antrean, hasil pantauan hanya hari ini. Tidak begitu panjang dan masih terkendali," pungkasnya.

Antrean Pertalite Terjadi di Sejumlah SPBU Lumajang, Ini Penjelasan Pertamina


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sejak pagi hari.

Pantauan di lapangan pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, antrean kendaraan terlihat di SPBU Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. 

Mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan sepeda motor yang hendak membeli Pertalite.

Panjangnya antrean bahkan membuat barisan kendaraan memanjang hingga ke ruas jalan raya di depan SPBU.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Desa Besuk, Kecamatan Tempeh. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk mendapatkan Pertalite dan Solar.

Antrean kendaraan roda dua terlihat cukup panjang. Sebagian pengendara memilih beralih membeli Pertamax setelah melihat antrean Pertalite yang mengular.

Situasi yang sama terjadi di SPBU Labruk Lor, Kecamatan Lumajang. Sejak pagi, masyarakat terlihat mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan Pertalite maupun Solar.

Salah seorang pengendara motor, Anto, mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan Pertalite.

"Saya sudah antre sekitar setengah jam. Kemarin saya mau mengisi di sini, tetapi sempat kosong," kata Anto saat ditemui di SPBU Labruk Lor.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara memilih datang lebih pagi agar mendapatkan BBM.

Antrean kendaraan juga terlihat di SPBU Sukodono. Barisan kendaraan bahkan tampak memanjang hingga ke luar area SPBU.

Distribusi Terkendala Kemacetan di Ketapang

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan antrean yang terjadi di sejumlah SPBU Jember, Lumajang dan sekitarnya dipengaruhi kendala distribusi BBM.

Menurut Ahad, salah satu faktor utamanya adalah kemacetan panjang di wilayah Ketapang, Banyuwangi, yang berdampak terhadap waktu tempuh mobil tangki menuju SPBU.

"Kemacetan di jalur Ketapang, Banyuwangi mencapai sekitar 12 kilometer dan terjadi seiring dengan adanya kegiatan revitalisasi kapasitas dermaga ASDP," ujar Ahad.

Kondisi tersebut membuat pengiriman BBM ke wilayah Jember dan sekitarnya tidak berjalan optimal.

Di sisi lain, Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan konsumsi tersebut, kata Ahad, salah satunya dipengaruhi kekhawatiran masyarakat sehingga terjadi pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

"Di sisi lain, peningkatan konsumsi akibat kekhawatiran masyarakat atau panic buying turut memberikan tekanan terhadap ketersediaan BBM di SPBU. Konsumsi produk gasoline mengalami peningkatan dibanding kondisi normal," katanya.

Pertamina Perkuat Pasokan Pertalite

Untuk mengurai antrean, Pertamina mengaku terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait di wilayah Jember, Lumajang dan sekitarnya.

Koordinasi dilakukan untuk memetakan kebutuhan BBM di masing-masing wilayah, mengatur prioritas pengiriman, serta memperkuat pasokan Pertalite melalui optimalisasi dan alih suplai.

Pertamina juga memperkuat penyaluran BBM ke sejumlah SPBU yang membutuhkan tambahan pasokan.

Pada 5 September 2026, realisasi pasokan Pertalite disebut telah mencapai sekitar 110 persen.

"Realisasi supply Pertalite telah mencapai sekitar 110 persen, yang menunjukkan bahwa proses build up stok di SPBU mulai berjalan," kata Ahad.

Menurut dia, Pertamina masih terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mempercepat normalisasi kondisi di lapangan.

"Kami memahami adanya antrean yang terjadi di sejumlah SPBU Jember, Lumajang dan sekitarnya. Pertamina terus memperkuat penyaluran dan mengatur prioritas pengiriman, khususnya untuk SPBU di pusat kota," ujar Ahad.

Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi BBM dapat berjalan lebih optimal.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan untuk mencegah terjadinya peningkatan antrean akibat pembelian berlebihan.

"Di saat yang sama, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan," pungkasnya.

Hukrim

Iklan

Pemerintah

Peristiwa

Wisata

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved