Di tengah iring-iringan warga, sejumlah kambing kurban tampil mencuri perhatian. Hewan-hewan itu dirias dengan kostum warna-warni ala karnaval lengkap dengan untaian bunga sebelum akhirnya disembelih untuk kurban Idul Adha 1447 Hijriah.
Tradisi unik tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengikuti arak-arakan kambing kurban yang berjalan mengelilingi kampung sembari diiringi lantunan takbir.
Kambing-kambing yang akan dikurbankan tampak mengenakan kain hias berwarna mencolok.
Beberapa dihiasi bunga dan ornamen menyerupai kostum tari tradisional. Warga menyebut tradisi itu sudah dilakukan secara turun-temurun sejak lama di lingkungan Desa Labruk Kidul.
Salah seorang warga yang berkurban, Ribut Santoso, mengatakan tradisi merias dan mengarak hewan kurban sengaja kembali dihidupkan agar tidak hilang ditelan zaman.
“Ini merupakan bagian tradisi yang ada di lingkungan kami. Jadi saya ingin menghidupkan kembali tradisi yang dulunya hampir punah ini,” kata Ribut kepada wartawan di sela kegiatan.
Menurutnya, tradisi tersebut dulunya dilakukan secara sederhana. Hewan kurban hanya dihiasi gantungan ketupat dan bunga sebelum diarak keliling kampung.
Namun kini, warga mencoba memberikan sentuhan modern agar suasana Idul Adha lebih meriah tanpa meninggalkan ciri khas tradisi lama.
“Kalau dulu kambing yang mau dikurbankan biasanya dikalungi ketupat dan bunga. Sekarang saya tambahkan hiasan seperti baju tari supaya lebih meriah,” ujarnya.
Meski diberi sentuhan modern, warga tetap mempertahankan simbol-simbol tradisional seperti kain kafan dan untaian bunga yang dianggap memiliki makna penghormatan terhadap hewan kurban.
Ribut menuturkan, tradisi tersebut bukan sekadar hiburan warga. Baginya, merias dan mengarak hewan kurban juga menjadi bentuk penghormatan sebelum hewan disembelih.
“Biar kambingnya tidak stres dan lebih tenang sebelum dikurbankan. Ini juga bentuk rasa syukur kami di Hari Raya Idul Adha,” ungkapnya.
Prosesi arak-arakan berlangsung meriah. Warga berjalan bersama menyusuri jalan desa sambil melantunkan takbir. Sejumlah warga juga tampak mengabadikan momen unik tersebut menggunakan ponsel.
Setelah selesai diarak keliling kampung, kambing-kambing kurban kemudian dibawa ke lokasi penyembelihan. Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada warga sekitar.(Red)









FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram