-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

19/08/2026

Tak Hanya Kejar Juara, Babinsa Kenongo Tanamkan Disiplin Lewat Latihan PBB


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Menjelang pelaksanaan lomba gerak jalan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Kenongo Koramil 0821-04/Gucialit Serda Moch. Agus Arifin memberikan pendampingan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SDN Kenongo 01 di Lapangan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa agar tampil kompak sekaligus membangun kedisiplinan sejak usia dini.

Dalam latihan, para siswa mendapatkan materi dasar PBB seperti sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, balik kanan, hingga gerakan berjalan secara berkelompok. Serda Moch. Agus Arifin tidak hanya mengarahkan ketepatan gerakan, tetapi juga menanamkan pentingnya kekompakan, konsentrasi, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aba-aba selama latihan.

Serda Moch. Agus Arifin mengatakan, latihan PBB memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar persiapan mengikuti perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana membentuk karakter pribadi siswa agar lebih disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman. Ia juga berpesan agar seluruh siswa menjaga sikap dan nama baik sekolah selama mengikuti kegiatan HUT Kemerdekaan RI.

"Kami berharap latihan ini tidak hanya membuat siswa siap mengikuti lomba gerak jalan, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Tunjukkan semangat, kekompakan, dan sikap terbaik, karena setiap siswa membawa nama baik sekolah," kata dia.

Kepala SDN Kenongo 01, Juanda, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pendampingan Babinsa yang turut memberikan motivasi dan pembinaan kepada para siswa. Menurutnya, keterlibatan Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi siswa sekaligus membantu sekolah dalam membangun karakter peserta didik melalui kegiatan yang positif.

"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa Kenongo yang telah meluangkan waktu untuk melatih anak-anak kami. Selain membantu persiapan lomba, latihan ini memberikan pembelajaran tentang kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga nama baik sekolah," ungkapnya.

Melalui latihan PBB tersebut, diharapkan para siswa SDN Kenongo 01 mampu mengikuti lomba gerak jalan dengan penuh percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas. Lebih dari itu, nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab yang diperoleh selama latihan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (Pendim0821)

Jalan Desa Tertutup Material Longsor, Babinsa dan Warga Kompak Kerja Bakti


Lumajang,.(Onenewsjatim)–
Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Babinsa Wonocepokoayu Koramil 0821-03/Senduro , Serda Taufiq bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam membantu membersihkan puing material longsor yang menutupi bahu jalan desa di tikungan Kali Gede, Dusun Krajan RT 005 RW 002, Desa Wonocempokoayu Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).

Material longsor yang berada di sisi jalan tersebut dibersihkan secara bersama-sama agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat serta mengurangi potensi bahaya bagi pengguna jalan, khususnya warga yang melintas di kawasan tersebut.

Serda Taufiq mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan kerja bakti merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Menurutnya, penanganan material longsor perlu dilakukan dengan cepat agar akses jalan tetap aman dan dapat digunakan masyarakat dengan baik.

"Kami bersama pemerintah desa dan warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutupi bahu jalan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama agar jalan kembali bersih, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujar dia.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat turun hujan dengan intensitas tinggi, mengingat wilayah tersebut memiliki kondisi medan yang rawan terhadap longsor.

Sementara itu, Kasun Krajan, Sarwo Edi, mengapresiasi kepedulian Babinsa yang turut turun langsung membantu warga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menangani persoalan lingkungan di wilayah desa.

Kerja bakti tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Dengan lingkungan yang terjaga dan akses jalan yang kembali aman, aktivitas warga diharapkan dapat berjalan lebih lancar.

"Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama mengantisipasi potensi bencana. Dengan kepedulian dan gotong royong, berbagai persoalan di lingkungan dapat ditangani lebih cepat," pungkasnya. (Pendim0821)

Polinema Gandeng Disnaker dan BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Pemahaman K3 Perusahaan di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Politeknik Negeri Malang (Polinema) melalui program pengabdian kepada masyarakat menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lumajang serta BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan pemahaman perusahaan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Pemahaman K3 dan BPJS Ketenagakerjaan melalui Media Edukasi Mandiri Perusahaan di Kabupaten Lumajang” itu digelar di Kampus Politeknik Negeri Malang PSDKU Kabupaten Lumajang, Jalan Lintas Timur, Kabupaten Lumajang.

Sekitar 20 peserta yang merupakan perwakilan sejumlah perusahaan di Kabupaten Lumajang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja serta perlindungan pekerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Subechan, S.E., M.M. dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lumajang, Sugeng Widodo, S.T. selaku Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur, serta Bagus Purnomo Aji, S.Ap. dari BPJS Ketenagakerjaan.

Materi yang disampaikan tidak hanya menekankan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan. Peserta juga didorong untuk membangun budaya keselamatan kerja secara berkelanjutan.

Salah satu pendekatan yang diperkenalkan yakni media edukasi mandiri perusahaan. Media tersebut diharapkan dapat membantu perusahaan meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pentingnya K3 sekaligus memahami hak dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Salah satu peserta, Fildza dari PT Duta Max Nuri Lumajang, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi perusahaan.

“Acara ini sangat bermanfaat dan dapat berguna untuk meningkatkan kesadaran K3 di perusahaan,” ujar Fildza.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi Polinema. Melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keahlian akademik diterapkan secara langsung untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri.

Tim pengabdian Politeknik Negeri Malang terdiri atas Dyah Ayu Rachmawati Cupasindy, Alvionitha Sari A., Rizky Putri Ramadhani, Farida Ulfa, Irhami, dan Helik Susilo.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan dunia usaha. Tujuannya, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat sekaligus memberikan perlindungan sosial yang optimal bagi pekerja.

Melalui kegiatan tersebut, Polinema menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membangun budaya keselamatan kerja di Kabupaten Lumajang. 

Penulis: Imam F. 

Editor : Nur Rahayu

18/08/2026

Hendak Kabur Naik Bus, Terduga Penipu Jual Beli Motor Ditangkap di Terminal Minak Koncar

Pelaku AS saat diamankan Polisi

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satreskrim Polres Lumajang menangkap seorang pria berinisial AS (44), warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. AS diduga melakukan penipuan jual beli sepeda motor dengan modus menawarkan kendaraan kepada korban dan meminta pembayaran uang muka atau DP.

AS ditangkap Resmob Satreskrim Polres Lumajang pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, tersangka berada di Terminal Minak Koncar, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, dan diduga hendak menaiki bus untuk keluar kota.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan korban dan melakukan serangkaian penyelidikan 

"Tersangka saat itu hendak menaiki bus untuk keluar kota. Dengan langkah persuasif dan humanis terduga pelaku kami amankan," kata Suprapto.

Menurut Suprapto, polisi menerima laporan dari korban. Dari hasil penyelidikan, AS diduga mendatangi rumah korban dan menawarkan sejumlah jenis sepeda motor.

Pelaku kemudian menjanjikan dapat mengupayakan sepeda motor melalui dealer. Korban diminta menyerahkan sejumlah uang sebagai DP untuk proses pemesanan kendaraan.

"Modusnya pelaku menjanjikan sepeda motor kepada para korban, dengan bayar DP untuk dikomunikasikan kepada dealer," ujarnya.

Namun, setelah uang diserahkan, sepeda motor yang dijanjikan tidak kunjung diterima korban.

"Jadi barangnya belum datang, dan DP-nya sudah diserahkan oleh pihak korban," sambungnya.

Saat ini terdapat dua korban yang telah melaporkan dugaan penipuan tersebut. Korban pertama mengalami kerugian Rp 13,5 juta, sedangkan korban kedua mengalami kerugian Rp 25,5 juta.

"Ada yang pembelian kredit, ada yang cash. Korban pertama senilai Rp 13.500.000, sementara korban kedua senilai Rp 25.500.000," jelas Suprapto.

Total kerugian kedua korban mencapai Rp 39 juta.

Dari tangan AS, polisi turut mengamankan dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat dan Honda Stylo. Namun, penyidik masih mendalami asal-usul kedua kendaraan tersebut.

"Sepeda motor ini milik siapa sebenarnya, apakah milik korban yang dijanjikan pelaku atau sepeda motor itu dimiliki orang lain, kami masih selidiki," katanya.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Hingga kini, baru AS yang diamankan.

"Untuk sampai dengan saat ini masih dalam penyelidikan ada keterlibatan atau tidak. Yang berhasil kami amankan sampai dengan saat ini adalah satu orang," terang Suprapto.

Polres Lumajang masih melakukan pendalaman terkait cara AS mencari dan membidik calon korban. Polisi menyebut pelaku diketahui mendatangi rumah korban dan menawarkan jasa untuk mengupayakan sepeda motor.

"Yang jelas terduga pelaku ini mendatangi ke rumah korban, menjanjikan bisa mengupayakan sepeda motor," ujarnya.

Suprapto mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban dengan modus serupa agar segera melapor ke Polres Lumajang.

"Pihak kami juga terbuka apabila ada korban-korban lain, monggo silakan datang ke Polres Lumajang untuk melaporkan," pungkasnya. (Imam) 



Babinsa Rogotrunan Hadir Dampingi Posyandu, Puluhan Balita dan Lansia Jalani Pemeriksaan


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Rogotrunan Koramil 0821-01/Lumajang Sertu Fris Wardeni melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan warga di Posyandu Mekarsari RW 011, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus membantu kelancaran pelaksanaan pelayanan Posyandu. Kehadiran Babinsa juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan koordinasi dengan kader Posyandu serta masyarakat di wilayah binaannya.

Pelayanan kesehatan Posyandu Mekarsari mencakup pemeriksaan dan pemantauan kesehatan balita, ibu hamil, serta lansia. Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 35 balita, 1 ibu hamil dan 40 lansia aktif mengikuti pelayanan kesehatan. Sementara itu, jumlah keseluruhan lansia di RW 011 tercatat sebanyak 179 orang.

Sertu Fris Wardeni menyampaikan bahwa pendampingan Posyandu merupakan salah satu bentuk dukungan Babinsa terhadap program kesehatan masyarakat. Menurutnya, kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara rutin, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian seperti balita, ibu hamil dan lansia.

“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan Posyandu secara rutin sehingga kondisi kesehatan dapat terus dipantau dan apabila terdapat permasalahan bisa diketahui lebih awal,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Nur Agnie Catur Handayanie, S. Keb. menyampaikan bahwa pelayanan Posyandu tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya orang tua membawa balita ke Posyandu secara rutin untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Bagi ibu hamil, pemeriksaan berkala diperlukan untuk memantau kondisi ibu dan janin, sedangkan bagi lansia pelayanan Posyandu membantu memantau kondisi kesehatan secara rutin.

Lurah Rogotrunan Rizka Puspitasari, S.Stp., mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam mendampingi kegiatan Posyandu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan Babinsa menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran warga untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara rutin semakin meningkat. Pendampingan Babinsa juga diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif di wilayah Kelurahan Rogotrunan. (Pendim0821)

Lindungi Tanaman Petani dari Tikus, Babinsa Selokgondang Pasang Rubuha


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Dalam upaya mendukung sektor pertanian sekaligus membantu petani dalam mengendalikan hama secara ramah lingkungan, Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono Serka Cahyo Pranowo melaksanakan pendampingan pemasangan perdana Rubuha (Rumah Burung Hantu) di lahan Kelompok Tani Rukun Makmur, Dusun Krajan Kulon, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap upaya petani menjaga produktivitas lahan pertanian. Rubuha dipasang sebagai sarana menyediakan tempat tinggal bagi burung hantu yang secara alami dapat membantu memangsa tikus, salah satu hama yang berpotensi mengganggu tanaman pertanian.

Serka Cahyo Pranowo menyampaikan bahwa pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi yang dikembangkan kelompok tani dalam menjaga tanaman dari serangan hama. 

Menurutnya, pemanfaatan predator alami seperti burung hantu dapat menjadi salah satu alternatif pengendalian hama yang lebih ramah terhadap lingkungan.

“Pemasangan Rubuha ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengendalikan populasi tikus secara alami. Kami akan terus mendampingi dan berkoordinasi dengan kelompok tani agar upaya pengendalian hama dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur Abd. Azis menyampaikan bahwa pemasangan Rubuha menjadi langkah positif dalam membantu menjaga lahan pertanian dari gangguan hama tikus. Pihaknya berharap keberadaan Rubuha dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga burung hantu dapat berkembang dan membantu mengurangi populasi tikus di area persawahan.

“Dengan adanya Rubuha ini, kami berharap pengendalian hama tikus bisa dilakukan secara alami sehingga tanaman petani lebih terlindungi. Kami juga akan menjaga dan merawat Rubuha agar dapat berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa Selokgondang menunjukkan komitmennya dalam mendukung petani sekaligus mendorong penerapan metode pengendalian hama yang mengedepankan keseimbangan ekosistem. Diharapkan pemanfaatan burung hantu sebagai predator alami dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha tani dan meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat. (Pendim0821)

Ribuan Pil Logo Y Siap Diedarkan, Pria di Lumajang Ditangkap Polisi


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Polisi menangkap seorang pria berinisial RFP (25) yang diduga mengedarkan pil berlogo Y di pinggir jalan depan SMP Negeri 2 Tempeh, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (16/8/2026) malam setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang pria yang diduga akan mengedarkan pil berlogo Y.

Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Hadi mengatakan, RFP merupakan warga Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

"Penangkapan ini menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang akan mengedarkan pil logo Y," kata Syamsul.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan ribuan pil berwarna putih dengan logo Y.

Barang bukti tersebut terdiri dari tiga kaleng plastik yang masing-masing berisi pil serta satu bungkus rokok bekas yang digunakan untuk menyimpan pil dalam plastik klip.

"Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 3.100 butir pil warna putih logo Y dan uang hasil penjualan sebesar Rp 25.000," ujar Syamsul.

Setelah ditangkap, RFP beserta seluruh barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Syamsul menegaskan, proses hukum terhadap terduga pelaku dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Atas perbuatannya, RFP terancam dijerat dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Lampiran I Nomor 181 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Selain itu, terduga pelaku juga dapat dikenakan Pasal 436 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Lampiran I Nomor 181 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

"Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Syamsul.

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved