-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

02/08/2026

Sinergi Babinsa dan Petani Bangun Irigasi, Tingkatkan Pengairan dan Produktivitas Sawah


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan, Babinsa Kebonsari Koramil 0821-11/Yosowilangun, Serka Sriyono, melaksanakan pendampingan kerja bakti pembangunan saluran irigasi jalur pertanian sepanjang 150 meter di Dusun Darungan RT 005 RW 014, Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat tersebut dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian bersama dalam membangun infrastruktur pertanian yang mampu menunjang kelancaran distribusi air ke lahan persawahan. Saluran irigasi yang dibangun diharapkan dapat mengoptimalkan pengairan sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi secara merata.

Di sela kegiatan, Serka Sriyono mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung pembangunan di wilayah, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.

"Ketersediaan air menjadi faktor utama dalam keberhasilan pertanian. Melalui pendampingan kerja bakti ini, kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun sarana irigasi yang nantinya akan memberikan manfaat bagi para petani," ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan saluran irigasi tidak hanya bertujuan memperlancar aliran air menuju lahan pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.

Melalui sinergi antara Babinsa dan masyarakat tani, pembangunan saluran irigasi sepanjang 150 meter tersebut diharapkan segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani. Dengan sistem pengairan yang lebih baik, produktivitas lahan pertanian di Desa Kebonsari diharapkan meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Wilayah. (Pendim0821)

Babinsa Sukosari Dampingi Pembangunan Irigasi Tersier, Perkuat Ketahanan Pangan di Jatiroto


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Sebagai bentuk komitmen mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Sukosari Koramil 0821-12/Jatiroto, Seka Samsuliadi Dwi Purwanto, melaksanakan pendampingan pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang 200 meter di lahan pertanian milik Kelompok Tani Karya Makmur, Dusun Pondok Jaya RT 002 RW 004, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan pembangunan sarana irigasi berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kelancaran distribusi air ke lahan pertanian warga. Kehadiran Babinsa juga menjadi wujud sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian yang menjadi salah satu faktor penting bagi peningkatan produktivitas hasil panen.

Di sela kegiatan, Seka Samsuliadi Dwi Purwanto mengatakan bahwa keberadaan saluran irigasi tersier memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas pertanian, khususnya saat musim tanam berlangsung.

"Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan untuk mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan irigasi yang baik, kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi secara merata sehingga diharapkan hasil panen petani juga semakin meningkat," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Poktan Karya Makmur, Muhammad Husen, mengatakan bahwa pembangunan saluran irigasi tersier merupakan kebutuhan penting bagi para petani karena akan memperlancar distribusi air hingga ke seluruh petak sawah yang selama ini belum teraliri secara optimal.

"Pembangunan irigasi tersier ini sangat membantu petani dalam meningkatkan pengairan lahan. Dengan saluran yang lebih baik, air dapat mengalir secara merata hingga ke seluruh areal persawahan, sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi, terutama saat musim tanam. Kami optimistis kondisi ini akan berdampak pada meningkatnya produktivitas pertanian dan hasil panen petani," pungkasnya.

Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa bersama kelompok tani, pembangunan saluran irigasi tersier diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi para petani di Desa Sukosari. Upaya tersebut sekaligus menjadi mendukung program hasta cita Presiden RI dalam pembangunan sektor pertanian demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal.(Pendim0821)

Sopir Mengantuk dan Jalan Berkabut, Elf Peziarah Asal Jember Masuk Sungai di Lumajang



Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sebuah minibus Isuzu Elf yang mengangkut rombongan peziarah Wali Lima asal Kabupaten Jember mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke Sungai Bondoyudo di Jalan Mayjen Sukartiyo, Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, sopir minibus, Saiful Bahri (46), sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan di puskesmas setempat akibat mengalami luka ringan.

Minibus bernomor polisi KT-7668-K itu diketahui membawa 19 orang yang baru pulang dari rangkaian ziarah Wali Lima di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Madura. 

Saat melintas di Jalan Mayjen Sukartiyo, kendaraan tiba-tiba keluar jalur, menabrak pohon di tepi jalan, lalu terjun ke dasar Sungai Bondoyudo.

Hartono, warga yang menyaksikan langsung kejadian itu, mengatakan kendaraan melaju dari arah Lumajang menuju Jember. Menurutnya, berdasarkan pengakuan sopir, kecelakaan diduga dipicu rasa kantuk saat mengemudi.

"Kata sopirnya mau mengantar rombongan pulang ke Jember. Dari arah Lumajang tiba-tiba mobil belok ke kanan, menabrak pohon, lalu jatuh ke sungai. Kemungkinan sopirnya mengantuk," ujar Hartono di lokasi kejadian.

Hartono mengaku sempat panik karena tidak ada satu pun penumpang yang keluar dari dalam kendaraan setelah minibus masuk ke sungai. Warga kemudian berinisiatif melakukan penyelamatan dengan mendobrak pintu kendaraan.

"Saya sempat kaget karena tidak ada yang keluar dari mobil. Pintunya tidak bisa dibuka, akhirnya didobrak warga supaya penumpang bisa keluar," katanya.

Berkat bantuan warga, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Proses penyelamatan berlangsung cepat sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.

Sementara itu, Saiful Bahri mengakui dirinya mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Selain itu, kondisi cuaca berkabut membuat jarak pandang menjadi terbatas.

"Saya mengantuk, ditambah kondisi jalan berkabut sehingga jarak pandang juga terganggu," kata Saiful.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Lumajang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Anggota Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Brigpol Fendyk, mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kecelakaan terjadi karena sopir kehilangan konsentrasi saat berkendara.

"Sopir diduga mengantuk dan kondisi jalan saat itu berkabut. Akibatnya konsentrasi berkurang sehingga kendaraan keluar jalur dan masuk ke Sungai Bondoyudo," ujar Brigpol Fendyk.


Menurut Fendyk, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain. 


Setelah proses evakuasi selesai dan seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi aman, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

01/08/2026

Sempat Hilang Sejak Subuh, Nenek 77 Tahun Ditemukan Meninggal di Kapas Biru Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Seorang nenek berusia 77 tahun bernama Tamini, warga Dusun Mulyoarjo, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di dasar perbukitan area objek wisata Air Terjun Kapas Biru, Sabtu (1/8/2026) pagi.

Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah diketahui tidak berada di rumah sejak waktu subuh.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sudah tidak terlihat di rumahnya sejak pukul 04.00 WIB.

"Pihak keluarga sempat berusaha mencari di sekitar rumah hingga area kebun di wilayah wisata Sumber Telu. Pihak keluarga juga sempat meminta bantuan tetangga untuk memeriksa rekaman CCTV di sepanjang jalur rumah korban, namun tidak membuahkan hasil," ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

Ditemukan di Aliran Sungai

Pencarian yang dilakukan warga dan keluarga akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 09.54 WIB. 

Jasad korban ditemukan tergeletak dengan posisi terlentang di aliran sungai dasar perbukitan objek wisata Air Terjun Kapas Biru.

Korban diduga kuat terpeleset dan terperosok jatuh dari atas tebing dengan ketinggian diperkirakan mencapai 150 meter.

"Sekitar pukul 09.54 WIB, korban ditemukan di area wisata Air Terjun Kapas Biru. Diduga terperosok dan jatuh dari ketinggian kurang lebih 150 meter dengan posisi terlentang," jelas Suprapto.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Pronojiwo untuk menjalani pemeriksaan luar oleh tim medis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka berat akibat benturan keras.

"Ditemukan luka akibat benturan yang menyebabkan lubang di bagian kepala atas pelipis, luka berlubang di belakang telinga kanan, serta luka lecet di bagian siku kanan," ungkapnya.

Keluarga Tolak Autopsi

Atas insiden ini, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan resmi untuk menerima kematian korban yang diduga akibat kecelakaan murni atau murni musibah.

"Atas kesepakatan keluarga, mereka tidak bersedia korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi, baik luar maupun dalam, serta tidak akan menuntut secara hukum atas peristiwa ini," kata Suprapto.

Sempat Menunjukkan Perubahan Perilaku

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Istono, menuturkan bahwa almarhumah memang terbiasa keluar rumah menuju area kebun yang berada di jalur Wisata Sumber Telu.

Namun, Istono mengungkapkan adanya perubahan perilaku yang cukup signifikan pada diri korban dalam beberapa hari terakhir sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.

"Usually (biasanya) almarhumah ini orangnya sangat aktif dan cerewet. Tapi belakangan ini, korban sering kelihatan banyak termenung," tutur Istono.

Jasad korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. (Mam) 


Babinsa Tempeh Kidul dan Warga Gotong Royong Bangun Masjid Nurul Anwar


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Tempeh Kidul. Babinsa Tempeh Kidul Koramil 0821-10/Tempeh Pelda Junior Ardiles turut membantu warga melaksanakan kerja bakti pembuatan begisting untuk pengecoran beton atap pembangunan Masjid Nurul Anwar di Dusun Ngebruk RT 009 RW 002, Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat. Dengan semangat gotong royong, proses pembuatan begisting dilakukan bersama-sama agar tahapan pengecoran atap masjid dapat berjalan sesuai rencana.

Pelda Junior Ardiles mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan.

"Gotong royong adalah budaya yang harus terus dijaga. Kehadiran kami di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi sehingga pembangunan Masjid Nurul Anwar dapat berjalan lancar dan segera selesai untuk dimanfaatkan oleh warga," ujar dia.

Selain membantu pekerjaan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan mencerminkan kuatnya semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, Kepala Dusun Ngebruk, Agil Saputro, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang ikut bekerja bersama warga. Menurutnya, keterlibatan Babinsa memberikan semangat tersendiri sehingga masyarakat semakin termotivasi untuk bergotong royong.

"Kami sangat bersyukur Babinsa selalu hadir membantu masyarakat. Harapan kami, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong ini, proses pembangunan Masjid Nurul Anwar dapat selesai lebih cepat sehingga segera bisa dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan warga," ungkapnya.

Melalui kerja bakti tersebut, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai kekuatan dalam mendukung pembangunan fasilitas umum maupun sarana ibadah. Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan menjadi bukti nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir, membantu, dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat di wilayah binaannya. (Pendim0821)

Perkuat Budaya Gotong Royong, Babinsa Sumberwuluh Pimpin Pembersihan Lapangan Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya meningkatkan kebersihan dan kenyamanan sarana olah raga di wilayah binaannya, Babinsa Sumberwuluh Koramil 0821/09 Candipuro Sertu Nurhadi, bersama warga sekitar melaksanakan kerja bakti pembersihan lapangan, di Dusun Kamar Kajang RT 002 RW 003 Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa dengan melibatkan warga sekitar untuk melakukan kebersihan lingkungan utamanya terhadap sarana olah raga di wilayah di desa binaanya.

Dalam kesempatan itu, Sertu Nurhadi mengatakan, bahwa dirinya bersama puluhan warga untuk memberikan semangat dalam membersihkan rumput-rumput liar yang ada seputaran lapangan yang sudah terlalu tinggi, yang terkesan kotor sehingga kegiatan olah raga sangat terganggu.

“Sebagai aparat teritorial, kami selaku Babinsa dengan hal seperti ini sudah merupakan salah satu tugas serta tanggung jawab untuk membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan kampung atau desa binaanya. untuk itu kami mengajak kepada semua masyarakat, untuk selalu peduli lingkungan apalagi lapangan sebagai sarana olah raga yang harus dibersihkan secara rutin,” kata dia.

Disamping itu, Nurhadi mengatakan, bahwa pelaksanaan kerja bakti lapangan tersebut akan dilaksanakan secara rutin, untuk kenyamanan masyarakat dalam berolah raga. Dan dalam kegiatan tersebut sebagai sarana silaturrahmi bersama warga.

Sementara itu, Kepala Dusun Kamar Kajang, Sugiono, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas umum agar tetap nyaman dimanfaatkan masyarakat.

“Melalui kerja bakti seperti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan indah, sehingga lapangan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk berbagai kegiatan warga maupun generasi muda,” pungkasnya. (Pendim 0821)

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Lumajang saat Hendak Kabur ke Probolinggo


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

Pelaku berinisial ABH (40), warga Desa Padang, Kecamatan Padang, diringkus di wilayah Kota Probolinggo saat hendak melarikan diri.

"Setelah diamankan, terduga pelaku dan barang bukti sepeda motor dibawa ke Polres Lumajang," kata Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, Sabtu (1/8/2026).

Kronologi pencurian

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/7/2026) malam di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang.

Korban, M. Ifan Mafaroza (21), warga Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, awalnya baru pulang dari nongkrong di warung kopi Toga dan bertamu ke rumah pacarnya.

Sesampai di rumah pacarnya, korban memarkir sepeda motor Honda Scoopy miliknya di teras rumah. Saat korban berada di ruang tamu, pelaku mengambil sepeda motor tersebut.

Menyadari kendaraannya hilang, korban langsung keluar rumah dan mencari ke sekitar lokasi. Karena tidak ditemukan, korban kemudian melapor ke Polres Lumajang.

Ditangkap di Probolinggo

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi mendapat informasi keberadaan pelaku beserta ciri-cirinya. Pelaku diketahui masih menggunakan sepeda motor milik korban dan berada di wilayah Kota Probolinggo.

Pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, tim dari Satreskrim Polres Lumajang berangkat menuju lokasi.

"Sesampai di Kota Probolinggo sekitar jam 22.00 WIB, didapati bahwa terdapat persesuaian dengan kendaraan milik korban yang telah hilang. Pada saat itu sepeda motor tersebut dalam kondisi ban bocor, sehingga dengan persuasif dan humanis terduga pelaku berhasil diamankan," jelas Suprapto.

Saat ini ABH beserta barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Imam) 


.

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved