-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

19/07/2026

Ketua RT di Lumajang Diduga Setubuhi Keponakan Sendiri Sejak Kelas 3 SD

Keluarga korban saat melaporkan ke Polres Lumajang

Lumajang, (Onenewsjatim)
— Seorang gadis berusia 14 tahun di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diduga menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh pamannya sendiri yang juga menjabat sebagai ketua RT setempat.

Kasus ini kini telah dilaporkan keluarga korban ke Polres Lumajang dengan didampingi kuasa hukum.

Kuasa hukum korban, Shifa Khilwiyatul Muti'ah, mengatakan kasus tersebut terungkap setelah ada informasi yang beredar di lingkungan sekitar terkait kedekatan korban dengan terduga pelaku.

"Awal pertama kali diketahui itu karena ada saudaranya yang datang ke rumah menanyakan terkait isu-isu yang beredar di kampung. Kalau di kampung kan banyak isu-isu, ditanyakan, dikroscek kebenarannya. Dari saudaranya itu ke orang tua. Nah itu akhirnya ketahuan kalau ternyata si anak ini telah menjadi korban," ujar Shifa saat dikonfirmasin

Berdasarkan keterangan korban kepada keluarga dan penyidik, dugaan persetubuhan telah terjadi sebanyak empat kali.

Peristiwa pertama kali terjadi saat korban masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar.

"Ini sebenarnya pencabulan ke korban itu sejak masih kelas 3 SD. Korban disetubuhi oleh pelaku sudah 4 kali," kata Shifa.

Shifa menjelaskan, terduga pelaku berinisial RM (56) masih memiliki hubungan kerabat dengan korban. Selain itu, RM juga diketahui menjabat sebagai ketua RT di lingkungan tempat tinggal mereka.

Menurut keterangan korban, peristiwa itu terjadi di beberapa lokasi berbeda. 

"Tempat kejadiannya di sekitar situ. Yang pertama ada di rumah terduga pelaku. Yang kedua di rumah kosong, yang ketiga di kandang, dan yang keempat di rumah korban sendiri," jelas Shifa.

Korban juga mengaku sempat diberi sejumlah uang oleh terduga pelaku setelah kejadian.

"Korban diiming-imingi dikasih uang," tambahnya.

Shifa menyebut korban baru berani mengungkapkan setelah keluarga mengetahui adanya informasi yang beredar di lingkungan. 

Saat ini seluruh keterangan korban telah disampaikan kepada penyidik Polres Lumajang sebagai bagian dari proses hukum.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Untuk pelaku masih dalam lidik rekan-rekan kita karena menurut informasi juga sudah meninggalkan kediamannya di Kecamatan Kedungjajang. Jadi, melarikan diri," ungkap Suprapto.

Silaturahmi Jadi Jembatan, Babinsa Jeruk Perkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Desa Jeruk Koramil 0821-04/Gucialit, Serka Bohari Rahman, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) melalui silaturahmi bersama warga binaan di Dusun Sidorejo RT 003 RW 001, Desa Jeruk, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/07/2026).

Kegiatan komunikasi sosial tersebut menjadi salah satu sarana bagi Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi dan perkembangan situasi di wilayah binaannya. Dengan menjalin dialog yang akrab bersama masyarakat, berbagai informasi maupun aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik sehingga setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.

Dalam kesempatan itu, Serka Bohari Rahman mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mempererat kerukunan antarwarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Selain mempererat hubungan emosional antara Babinsa dan warga, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mendengarkan berbagai masukan maupun perkembangan situasi di desa sehingga apabila terdapat kendala dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama," ujar dia.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dusun Sidorejo, Hariadi, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selama ini aktif menjalin komunikasi dengan warga. 

Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong.

"Kami merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa yang rutin bersilaturahmi serta berdialog dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, hubungan antara TNI dan warga semakin erat sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat dibahas bersama dan diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan serta mempercepat terwujudnya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Gucialit. (Pendim0821)

Tutup MPLS, Danramil Klakah Ajak Pelajar Perkuat Nasionalisme dan Disiplin


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Danramil 0821-05/Klakah, Kapten Cba Dwa Wawan Hertanto, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para peserta didik baru di SMAN 1 Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, bela negara, kedisiplinan, serta pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab sebagai pelajar.

Dalam penyampaiannya, Kapten Cba Dwa Wawan Hertanto mengajak seluruh siswa untuk menjadikan masa sekolah sebagai momentum membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta mengembangkan prestasi yang dilandasi rasa cinta kepada bangsa dan negara.

"Generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, selain menguasai ilmu pengetahuan, para pelajar juga harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas, serta mampu menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari," ujar dia.

Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial, menjauhi perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan mereka. Menurutnya, semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Klakah, Achmad Sulton, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Danramil 0821-05/Klakah yang telah memberikan materi Wawasan Kebangsaan pada hari terakhir pelaksanaan MPLS. Menurutnya, materi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik baru untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.

"Materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Danramil memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa. Selain memperkuat rasa nasionalisme, kegiatan ini juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, semangat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap bekal ini mampu menjadi fondasi bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta lingkungan sekitarnya," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sebagai landasan dalam belajar, berprestasi, serta berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendim0821)

Bhabinkamtibmas Rowokangkung Dampingi Petani Tanam Jagung, Dukung Swasembada Pangan dari Tingkat Desa


Lumajang, (Onenewsjatim
) – Komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan terus diwujudkan hingga tingkat desa. 

Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Rowokangkung, Bripka Didik Riyadi, yang turun langsung mendampingi warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, dalam kegiatan penanaman jagung dan pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan bergizi.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong masyarakat mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki. 

Selain membantu proses penanaman jagung, Bripka Didik juga mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Bripka Didik Riyadi mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

"Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal. Selain jagung, pekarangan rumah juga bisa ditanami berbagai tanaman pangan bergizi yang bermanfaat bagi kebutuhan keluarga. Ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang dimulai dari desa," ujar Bripka Didik.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, Polri hadir memberikan motivasi sekaligus pendampingan agar petani semakin semangat meningkatkan hasil produksi pertanian.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Dawuhan Wetan. Mereka mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan, terutama dalam mendorong semangat mengelola lahan pertanian secara lebih produktif.

Sementara itu, Kapolsek Rowokangkung, AKP Nur Mofit, S.A.P  menegaskan bahwa jajaran Polsek Rowokangkung siap mendukung seluruh program pemerintah, termasuk mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian di wilayah binaan.

"Kami berkomitmen terus mengawal program pemerintah pusat hingga ke tingkat desa. Pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kapolsek.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Rowokangkung terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.


18/07/2026

Terungkap! Pembunuh Pria yang Jasadnya Ditemukan di Pantai Pilang Ditangkap Polisi


Probolinggo Kota, (Onenewsjatim)
– Misteri penemuan jenazah pria di kawasan Pantai Permata Pilang, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, akhirnya berhasil diungkap Satreskrim Polres Probolinggo Kota. 

Seorang pria berinisial AN (32), warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap korban SA (36), warga Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif selama 10 hari sejak jasad korban ditemukan di lahan kosong Jalan Pantai Permata Pilang pada Sabtu (4/7/2026).

"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi korban dan mengamankan seorang tersangka yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan," ujar AKBP Rico Yumasri dalam konferensi pers, Jumat (17/7/2026).

Menurut Rico, peristiwa bermula pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB saat korban menghubungi tersangka untuk bertemu di Terminal Bayuangga. Keduanya kemudian menuju rumah tersangka di Desa Jangur sebelum berkeliling menggunakan sepeda motor milik korban hingga malam hari.

Dalam perjalanan, tersangka mengaku beberapa kali mendapat perlakuan yang tidak diinginkan dari korban, seperti dipeluk, diraba, hingga dicium pada bagian leher saat mengendarai sepeda motor.

Sekitar pukul 00.00 WIB, keduanya berhenti di kawasan Pantai Permata yang disebut sering mereka gunakan untuk melakukan siaran langsung di TikTok.

"Di lokasi tersebut, tersangka mengambil palu dari bagasi sepeda motor korban, kemudian memukul kepala korban berulang kali hingga terjatuh. Setelah itu pelaku mencekik korban dan menyayat mulut serta leher korban menggunakan cutter," jelas AKBP Rico.

Polisi mengungkap, penyayatan dilakukan tersangka untuk mengaburkan motif sebenarnya agar pembunuhan terkesan dipicu dendam.

Usai memastikan korban meninggal dunia, pelaku menyeret jasad korban sekitar 50 meter ke area ladang yang kemudian menjadi lokasi penemuan mayat. Selanjutnya, tersangka membawa kabur sepeda motor, tas, dompet, dan telepon genggam milik korban.

Sepeda motor korban sempat disembunyikan di area parkir Rumah Sakit Wonolangan selama tiga hari sebelum dijual melalui marketplace Facebook kepada seorang pembeli di wilayah Klakah, Kabupaten Lumajang, seharga Rp4 juta. Sementara tas dan telepon genggam korban dibuang di kawasan sungai depan SPBU Klakah.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap sepeda motor milik korban yang telah dijual pelaku," kata Rico.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa kaos merah, sarung hitam bermotif batik, sepasang sandal hitam, potongan cutter, telepon genggam warna biru, satu set joran pancing beserta sarungnya, serta helm merah.

Kapolres menegaskan, hasil penyidikan sementara menunjukkan motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati yang dialami tersangka terhadap korban, ditambah motif ekonomi untuk menguasai harta benda milik korban.

"Motif sementara adalah rasa sakit hati yang dialami tersangka terhadap korban serta keinginan menguasai barang-barang milik korban," tegas AKBP Rico Yumasri.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yakni Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 466 ayat (3), atau Pasal 479 ayat (3), dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. (Imam) 





Jaringan Narkoba Aceh Dibongkar di Malang, Dua Kurir Ditangkap dengan 3,2 Kg Sabu


Malang, (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Malang Kota berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas provinsi yang diduga dikendalikan dari Aceh. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 3,2 kilogram sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir yang diduga menjadi bagian dari jaringan tersebut.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, mengatakan pengungkapan kasus itu merupakan hasil pengembangan dari penyidikan perkara narkotika yang sebelumnya telah diungkap oleh Satresnarkoba.

"Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengamankan dua tersangka berinisial MS (24) dan MR (25). Keduanya berperan sebagai kurir jaringan narkotika lintas provinsi yang dikendalikan oleh seorang tersangka berinisial FI yang saat ini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Kombes Putu Kholis, Kamis (16/7/2026).

Kedua tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Dari lokasi penangkapan, petugas menemukan tiga bungkus kemasan teh hijau dan satu bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat kotor mencapai 3.275 gram. 

Polisi juga mengamankan 24 paket ekstasi yang masing-masing berisi 100 butir serta satu paket berisi 80 butir, sehingga total barang bukti mencapai 2.480 butir ekstasi.

Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Hendro Triwahyono, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut bermula dari pengembangan kasus tersangka ANH yang telah lebih dulu diamankan pada akhir Juni 2026.

"Hasil penyelidikan mengarah kepada dua tersangka yang menyimpan narkotika di rumah kontrakan. Saat dilakukan penggeledahan, seluruh barang bukti berhasil diamankan sebelum sempat diedarkan," ujar Kompol Hendro.

Menurutnya, kedua tersangka mengaku memperoleh sabu dan ekstasi dari FI melalui sistem 'ranjau' atau sistem putus, yakni mengambil barang dari lokasi yang telah ditentukan tanpa pernah bertemu langsung dengan pengendali jaringan.

Polisi juga mengungkap bahwa para tersangka dijanjikan upah sebesar Rp10 juta untuk setiap kilogram sabu maupun paket ekstasi yang berhasil diedarkan.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan kedua tersangka bukan kali pertama terlibat. Mereka mengaku sudah empat kali menerima kiriman sabu sejak April 2026 dan dua kali menerima pasokan ekstasi dari jaringan yang sama," ungkap Kompol Hendro.

Saat ini penyidik masih memburu FI yang telah ditetapkan sebagai DPO sekaligus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, beserta ketentuan pidana lainnya yang berlaku.

"Ancaman hukuman terhadap para tersangka maksimal 20 tahun penjara disertai pidana denda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tegas Kompol Hendro.

Polresta Malang Kota menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringannya, termasuk memburu pelaku yang masih buron demi memutus rantai distribusi narkoba di wilayah Jawa Timur.



Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Turnamen Mini Soccer Antar-RT di Burno, Semarakkan HUT Ke-81 RI


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di berbagai daerah. Di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, turnamen mini soccer antar-RT menjadi salah satu kegiatan yang menyatukan warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Agar kegiatan berlangsung aman dan tertib, Babinsa Desa Burno Koramil 0821-03/Senduro, Sertu Jumali, bersama Bhabinkamtibmas Desa Burno, Aiptu Benni, melakukan pengamanan selama pertandingan yang berlangsung di Lapangan Manunggal, Dusun Krajan II, Sabtu (18/7/2026).

Turnamen tersebut diikuti perwakilan dari sejumlah RT di Desa Burno dan disambut antusias masyarakat. Selain menjadi ajang olahraga, kompetisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat persatuan warga dalam menyambut peringatan kemerdekaan.

Sertu Jumali mengatakan kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama rangkaian peringatan HUT RI.

"Kami ingin memastikan seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Momentum peringatan HUT Kemerdekaan hendaknya menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan sekadar ajang kompetisi. Karena itu kami mengajak seluruh peserta maupun penonton menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," ujarnya.

Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Desa Burno, Aiptu Benni, menegaskan pengamanan bersama merupakan wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 "Kami bersama Babinsa berkomitmen terus hadir mengawal setiap kegiatan masyarakat agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kami yakin rangkaian HUT Ke-81 RI di Desa Burno dapat berjalan lancar dan penuh semangat persatuan," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Burno, Sutondo, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang aktif mendukung setiap kegiatan masyarakat.

Menurutnya, sinergi aparat keamanan memberikan rasa nyaman bagi peserta maupun penonton sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib.

"Turnamen mini soccer ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami mengajak seluruh pemain, ofisial, dan penonton untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga ketertiban, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan," tuturnya.

Pemerintah Desa Burno berharap semarak peringatan HUT Ke-81 RI tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, persatuan, dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Dengan pengamanan terpadu dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung aman, lancar, serta menjadi momentum mempererat kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan.Editor: Redaksi

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved