-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

07/07/2026

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Citrodiwangsan Bersama Warga Gelar Fogging


Lumajang , (Onenewsjatim)– Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Babinsa Kelurahan Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Hari Suyono, melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui fogging di lingkungan RW 008, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur kelurahan, pengurus lingkungan, petugas kesehatan, serta masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Saat dikonfirmasi Sertu Hari Suyono mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung setiap program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

"Fogging menjadi salah satu langkah pengendalian populasi nyamuk dewasa. Namun, keberhasilannya harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk rutin melaksanakan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dengan demikian, pencegahan DBD dapat dilakukan secara berkelanjutan," kata dia.

Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., mengatakan bahwa kegiatan fogging merupakan salah satu langkah cepat untuk menekan penyebaran nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), namun efektivitasnya harus didukung dengan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Fogging bertujuan untuk membasmi nyamuk dewasa yang berpotensi menjadi media penularan DBD. Namun, upaya ini tidak akan maksimal apabila tidak diimbangi dengan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air, serta melakukan langkah-langkah pencegahan lainnya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua RW 008, M. Yamin. Ia menuturkan bahwa antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan fogging menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Babinsa dan pemerintah kelurahan, yang selalu hadir mendampingi warga. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga lingkungan kami tetap sehat dan terbebas dari ancaman DBD," pungkasnya.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa tidak hanya berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan fogging, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai budaya sehari-hari. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Pendim0821)

Tradisi Sedekah Desa Dawuhan Lor Jadi Ajang Syukur, TNI Pererat Kemanunggalan dengan Rakyat


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat kembali diwujudkan melalui kehadiran Bati Tuud Koramil 0821-02/Sukodono, Peltu Kilooh E.B., pada kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama Sedekah Desa Dawuhan Lor yang digelar di Balai Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin malam (6/7/2026).

Kegiatan Sedekah Desa yang rutin diselenggarakan setiap tanggal 17 Muharram atau bertepatan dengan bulan Asyura tersebut merupakan tradisi turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, keselamatan, dan rezeki yang diberikan kepada masyarakat Desa Dawuhan Lor.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Lumajang Eka Tri Oktavia, S.Pd., Camat Sukodono, Koramil Sukodono Kepala Desa Dawuhan Lor beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, seluruh Ketua RT dan RW se-Desa Dawuhan Lor, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Suasana khidmat menyelimuti jalannya acara yang diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk mengenang jasa para leluhur desa sekaligus memohon agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah dan bencana.

Saat dikonfirmasi, Peltu Kilooh E.B. yang mewakili Danramil 0821-02/Sukodono, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal yang mengandung nilai religius, gotong royong, dan persatuan masyarakat.

"Sedekah desa bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, meningkatkan rasa syukur, serta mempererat persatuan seluruh elemen masyarakat. Koramil akan selalu hadir mendukung setiap kegiatan positif yang mampu menjaga kerukunan dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat," ungkap dia.

Kepala Desa Dawuhan Lor, Andy Rohman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur Forkopimka, tokoh masyarakat, dan warga yang telah bersama-sama menjaga tradisi warisan leluhur tersebut.

"Sedekah Desa merupakan identitas budaya masyarakat Dawuhan Lor yang terus kami lestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah membangun desa ini. Kami berharap melalui doa bersama ini, seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kehidupan yang berkah, serta desa kami dijauhkan dari segala musibah," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya lokal terus terjaga sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang rukun, religius, dan harmonis di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan yang memperkuat persatuan serta menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari jati diri bangsa. (Pendim0821)

59 Destana Terbentuk di Lumajang, Desa Darungan Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana


Lumajang, (DOC)– Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Program tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana, terutama banjir akibat luapan sungai yang kerap terjadi saat musim penghujan. Selain itu, posisi Desa Darungan yang berjarak sekitar lima kilometer dari garis pantai juga menjadikannya memiliki potensi terdampak bencana tsunami.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Timur, Deni Kiki Melia Tamara, mengatakan pembentukan Destana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengenali risiko bencana sejak dini dan mengetahui langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.

"Tujuan dibentuknya Destana adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga mereka memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus mampu berperan aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana di lingkungannya," ujar Deni, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, dalam proses pembentukan Destana, masyarakat juga dibekali berbagai kegiatan pendukung, mulai dari penyusunan jalur evakuasi, penentuan titik kumpul, hingga pendataan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas agar penanganan saat kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Hingga saat ini, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah daerah telah membentuk 59 Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di Kabupaten Lumajang. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan menghadapi ancaman bencana secara mandiri.

Sementara itu, Kepala Desa Darungan, Eko Nur Hadi, menyambut baik penetapan desanya sebagai Destana. Ia menilai program tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama.

Menurut Eko, selama ini warga Desa Darungan sudah cukup akrab dengan ancaman banjir ketika debit sungai meningkat saat musim hujan. Dengan adanya pembinaan dari BPBD, masyarakat diharapkan lebih memahami langkah-langkah penyelamatan diri dan mampu bertindak cepat apabila terjadi kondisi darurat.

"Kami berharap pembentukan Desa Tangguh Bencana ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap mitigasi bencana dan selalu siap menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi," ungkap Eko.

06/07/2026

Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Bulukubung Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi


Lumajang, (Onenewsjatim)– Sebagai wujud kepedulian terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Kalisemut Koramil 0821-20/Padang, Serda Hendrik, turut membantu masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran irigasi di Dusun Bulukubung RT 006 RW 003, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/7/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan saluran irigasi dari endapan lumpur, rumput liar, dan sampah yang berpotensi menghambat aliran air menuju lahan pertanian warga. Dengan saluran yang bersih, distribusi air diharapkan kembali lancar sehingga mampu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian secara optimal.

Serda Hendrik mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

"Ketersediaan air merupakan faktor penting dalam keberhasilan pertanian. Karena itu, kami bersama masyarakat bergotong royong membersihkan saluran irigasi agar aliran air menuju ladang tetap lancar. Harapannya, kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi sehingga hasil panen masyarakat semakin meningkat," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Bulukubung, Ajis Nawawi, mengatakan bahwa perawatan saluran irigasi harus dilakukan secara berkala agar fungsi pengairan tetap optimal dan mampu memenuhi kebutuhan lahan pertanian masyarakat.

"Saluran irigasi merupakan infrastruktur vital bagi para petani. Karena itu, pembersihan dan perawatannya harus dilakukan secara rutin agar tidak terjadi penyumbatan akibat rumput, lumpur, maupun sampah. Dengan aliran air yang lancar, kebutuhan pengairan tanaman dapat terpenuhi dengan baik sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga. Kami juga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi dan memotivasi masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam merawat fasilitas pertanian bersama," ungkapnya.

Melalui sinergi antara Babinsa dan masyarakat, kegiatan kerja bakti tersebut tidak hanya menciptakan saluran irigasi yang bersih dan berfungsi optimal, tetapi juga mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga infrastruktur pertanian sebagai penunjang ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Padang. (Pendim0821)

Kodim 0821/Lumajang Lepas Empat Prajurit Masuki Masa Persiapan Pensiun, Pengabdian Dihormati


Lumajang, (Onenewsjatim)- Semangat nasionalisme, disiplin, dan penghormatan terhadap pengabdian prajurit mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera Mingguan yang dirangkai dengan tradisi korps Masa Persiapan Pensiun (MPP) bagi empat personel TNI AD di lingkungan Kodim 0821/Lumajang. Kegiatan berlangsung di halaman Makodim 0821/Lumajang, Jalan Alun-alun Utara No. 09, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Senin (6/7/2026).

Upacara yang diikuti sekitar 100 personel TNI dan ASN tersebut dipimpin oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, selaku Inspektur Upacara. Hadir dalam kegiatan itu para Perwira Staf Kodim 0821/Lumajang, para Danramil jajaran, serta seluruh anggota militer dan ASN Kodim 0821/Lumajang.

Dalam amanatnya, Mayor Inf Tanuri menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat jiwa nasionalisme, menanamkan disiplin, serta memperkokoh loyalitas prajurit dalam mengemban amanah sebagai alat pertahanan negara.

"Upacara bendera yang kita laksanakan bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan wujud penghormatan kepada Sang Merah Putih sekaligus sarana memantapkan jiwa nasionalisme, disiplin, dan loyalitas sebagai prajurit serta aparatur negara," tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat kepada TNI, khususnya satuan kewilayahan, harus terus dipelihara melalui sikap yang humanis, responsif, serta penuh tanggung jawab.

Momentum upacara tersebut juga menjadi momen penghormatan kepada empat personel yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP), yakni Pelda Kusumo (Bati Wanwil Koramil 0821/16 Rowokangkung), Pelda Moh. Atim (Koramil 0821/04 Gucialit), Pelda Sutrisno (Koramil 0821/05 Klakah), dan Kopka Asep Ardiono (Koramil 0821/14 Pronojiwo).

Mayor Inf Tanuri menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Kodim 0821/Lumajang, saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas pengabdian yang telah diberikan selama berdinas.

Pengalaman dan keteladanan saudara menjadi bagian dari sejarah serta kontribusi nyata bagi kemajuan satuan," ujarnya.

Ia berharap masa persiapan pensiun dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk memasuki kehidupan bermasyarakat dengan tetap menjadi teladan di lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata, pemberian ucapan selamat, serta tradisi korps sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada personel yang akan mengakhiri masa dinas aktifnya.

Suasana penuh rasa hormat dan kekeluargaan menyelimuti prosesi tersebut, mencerminkan kuatnya ikatan kebersamaan di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Melalui pelaksanaan upacara mingguan yang dipadukan dengan tradisi MPP, Kodim 0821/Lumajang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter prajurit yang profesional, berintegritas, serta menghargai setiap bentuk pengabdian.

Semangat pengabdian yang telah ditorehkan para prajurit senior diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat dengan penuh dedikasi. (Pendim0821)

Polisi Ungkap Spesialis Pencurian Kafe di Lumajang, Pelaku Survei Tiga Hari Sebelum Beraksi



L
umajang, (Onenewsjatim) – Polisi mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar sejumlah kafe di Kabupaten Lumajang.

Seorang pria berinisial JS (36), warga Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, ditangkap setelah diduga melakukan aksi pencurian di empat lokasi berbeda dengan modus yang sama.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah aksi pelaku di Cafe Nongki-Nongki terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, mengatakan, pelaku memiliki pola yang terencana sebelum melancarkan aksinya. Selama sekitar tiga hari, pelaku terlebih dahulu mengamati kondisi lokasi yang menjadi sasaran.

"Pelaku melakukan survei kurang lebih selama tiga hari untuk mengetahui situasi dan kondisi kafe. Setelah memastikan lokasi sepi dan tutup pada dini hari, barulah pada hari keempat ia melakukan pencurian," kata Ari saat konferensi pers di Mapolres Lumajang, Senin (6/7/2026).

Menurut Ari, dalam kasus di Cafe Nongki-Nongki, pelaku beraksi pada dini hari dengan berjalan kaki menuju lokasi. Setelah tiba, pelaku memanjat pagar bagian depan sebelum masuk ke area kafe dan mengambil sejumlah barang berharga.

Barang yang dicuri antara lain satu unit telepon seluler merek Infinix, uang tunai sebesar Rp300.000, satu kompor portable, satu tabung LPG 3 kilogram, serta tabung gas kaleng.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, personel Satreskrim Polres Lumajang menangkap JS di rumahnya.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan pemberatan di Cafe Nongki-Nongki," ujar Ari.

Hasil penyidikan juga mengungkap bahwa pelaku menggunakan modus serupa saat beraksi di lokasi lain. Sebelum mencuri, ia selalu melakukan pengamatan selama beberapa hari untuk memastikan kondisi lingkungan aman.

"Modusnya sama di setiap lokasi. Dia melakukan survei sekitar tiga hari, kemudian pada hari keempat melaksanakan aksinya," jelas Ari.

Selain Cafe Nongki-Nongki, pelaku mengaku telah melakukan pencurian di tiga lokasi lainnya, yakni Rental PS Galaxy, Cafe Terra Cotta, dan Cafe Ngdi. Dengan demikian, total terdapat empat tempat kejadian perkara (TKP) yang menjadi sasaran pelaku di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka, polisi menyita satu kompor portable berwarna merah dan satu tabung gas yang diduga merupakan hasil pencurian dari Cafe Nongki-Nongki.

Sementara telepon seluler hasil curian telah dijual secara daring dengan harga sekitar Rp1,5 juta. Uang hasil penjualan tersebut kemudian digunakan pelaku untuk membeli sebuah laptop seharga Rp800.000, sedangkan sisanya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Ari menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan, JS bukan merupakan residivis. Namun, ia diketahui telah beberapa kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran khusus kafe di wilayah Lumajang.

"Statusnya bukan residivis. Namun, dia sudah empat kali beraksi di Lumajang dan memang spesialis menyasar kafe. Pekerjaannya sehari-hari serabutan," pungkasnya. (Imam)

05/07/2026

Layanan Kesehatan Jemput Bola, Babinsa Dampingi Pemeriksaan Lansia di Sumbersuko


Lumajang, (Onenewsjatim)- Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga yang lanjut usia, Babinsa Labruk Kidul Koramil 0821-19/Sumbersuko, Serma Nizar Lutfi, melaksanakan pendampingan kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas Labruk Kidul secara door to door di Dusun Krajan Timur RT 015 RW 003, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan upaya kolaboratif antara TNI dan tenaga kesehatan dalam memastikan para lansia tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga sulit mengakses fasilitas kesehatan secara langsung.

Di sela kegiatan, Serma Nizar Lutfi mengatakan bahwa kehadiran Babinsa bertujuan memberikan pendampingan sekaligus membantu kelancaran pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Pendampingan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan untuk memastikan para lansia memperoleh layanan kesehatan secara optimal. Melalui kunjungan langsung ke rumah warga, kondisi kesehatan mereka dapat dipantau lebih dini sehingga apabila ditemukan keluhan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas medis," ujar dia.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Labruk Kidul, drg. Nur Aini, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan secara door to door merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan jangkauan layanan kesehatan bagi kelompok rentan, khususnya lansia.

"Kami berupaya memastikan setiap lansia tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala. Dengan dukungan Babinsa, kegiatan berjalan lebih efektif karena membantu menjangkau warga serta memberikan rasa aman dan nyaman selama pemeriksaan berlangsung. Sinergi seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan kondisi kesehatan para lansia dapat terus terpantau, sehingga potensi penyakit dapat dideteksi sejak dini dan penanganan medis dapat diberikan dengan cepat. Kehadiran Babinsa bersama tenaga kesehatan juga menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang merata. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved