-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

20/07/2026

Pemkab Lumajang Siapkan Seragam Sekolah Gratis untuk 10-11 Ribu Siswa Baru SD dan SMP Negeri


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menyiapkan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri pada tahun ajaran 2026. Program tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan menuju proses lelang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, mengatakan program itu diproyeksikan menjangkau sekitar 10 ribu hingga 11 ribu peserta didik baru di sekolah negeri yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

"Untuk SD dan SMP kira-kira kisaran 10-11 ribu siswa," kata Patria kepada wartawan, Senin (20/7/2026).

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Lumajang menyiapkan anggaran sekitar Rp4,9 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan seragam bagi siswa baru SD dan SMP negeri.

"Kami siapkan anggaran sekitar Rp4,9 miliar. Nanti akan meng-cover siswa baru di SD maupun SMP negeri yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan," ujarnya.

Patria menjelaskan, jumlah kebutuhan seragam dihitung berdasarkan rata-rata data penerimaan peserta didik baru dalam tiga tahun terakhir. 

Selain itu, Dindikbud juga menyiapkan tambahan stok guna mengantisipasi adanya siswa pindahan selama tahun ajaran berlangsung.

"Kami memakai data tiga tahun terakhir, kemudian dirata-rata. Kami juga mengajukan tambahan stok karena kemungkinan ada siswa baru pindahan dan lain sebagainya," jelasnya.

Meski demikian, bantuan seragam gratis tersebut saat ini hanya diperuntukkan bagi siswa baru di sekolah negeri. 

Menurut Patria, keterbatasan anggaran menjadi alasan utama program tersebut belum dapat menjangkau sekolah swasta.

"Bantuan ini baru meng-cover siswa baru SD dan SMP negeri di bawah kewenangan Pemkab Lumajang. Anggarannya belum mencukupi apabila juga diberikan kepada siswa sekolah swasta," ungkapnya.

Meski begitu, Dindikbud terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, terkait kemungkinan perluasan sasaran penerima bantuan melalui pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

"Kami juga berkoordinasi dengan beberapa lembaga. Mungkin Kemenag juga mengusulkan kepada Bupati agar usulannya dapat diakomodasi dalam pembahasan PAK," imbuh Patria.

Saat ini, proses pengadaan seragam masih berada pada tahap perencanaan sebelum memasuki proses lelang. 

"Pemkab Lumajang berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga seragam gratis dapat segera dibagikan kepada siswa baru pada tahun ini, " Pungkasnya

Kodim 0821/Lumajang Perkuat Ketahanan Wilayah Melalui Penyuluhan P4GN


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang menggelar kegiatan Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang sebagai upaya memperkuat komitmen mewujudkan prajurit yang profesional, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0821/Lumajang, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap semester tersebut diikuti oleh prajurit dan PNS Kodim 0821/Lumajang. Selain sebagai sarana edukasi, penyuluhan juga menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman personel terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat peran aparat kewilayahan dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Lumajang.

Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan P4GN merupakan bentuk komitmen nyata TNI AD dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Ia mengapresiasi seluruh personel Kodim 0821/Lumajang karena hingga saat ini tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan.

"Penyuluhan P4GN ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan bersama BNNK Lumajang sebagai langkah pencegahan sejak dini. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota karena sampai saat ini tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kodim 0821/Lumajang. Kondisi ini harus terus dipertahankan melalui disiplin, pengawasan, dan kepedulian bersama," ujar Mayor Tanuri.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian serius seluruh prajurit. TNI AD telah menerapkan kebijakan yang tegas terhadap setiap personel yang terbukti terlibat narkoba, termasuk pelaksanaan tes urine secara mendadak sebagai bentuk pengawasan dan deteksi dini.

Dalam kegiatan tersebut, Staf BNNK Kabupaten Lumajang, Devi Oktaviana, menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan, keluarga, dan kehidupan sosial, serta pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Ia juga menjelaskan bahwa ancaman narkoba merupakan salah satu bentuk proxy war, yaitu upaya melemahkan bangsa melalui perusakan moral, mental, dan ketahanan generasi muda tanpa menggunakan kekuatan militer secara langsung.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika dan psikotropika beserta dampaknya terhadap sistem saraf, organ tubuh, hingga risiko ketergantungan yang dapat menghancurkan masa depan individu maupun keluarga.

Kegiatan penyuluhan ini memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi prajurit Kodim 0821/Lumajang, tetapi juga bagi masyarakat. Sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil), prajurit diharapkan menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, sekaligus mampu mendeteksi dan mencegah peredarannya di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang lebih aman, sehat, dan produktif serta generasi muda yang terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Melalui kegiatan P4GN tersebut, Kodim 0821/Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional pemberantasan narkoba sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui prajurit yang bersih, profesional, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. (Pendim 0821).

Babinsa Tegalbangsri Motivasi Pengrajin Tusuk Sate, Dorong UMKM Terus Berkembang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan usaha masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Tegalbangsri Koramil 0821-06/Ranuyoso, Sertu Mujahidin, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pembuat tusuk sate di Dusun Krajan, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Mujahidin mengunjungi tempat usaha milik Jamsari yang telah lama menekuni produksi tusuk sate sebagai salah satu usaha rumahan yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi keluarga serta membuka peluang penghasilan bagi masyarakat sekitar.

Melalui komunikasi yang berlangsung santai dan penuh keakraban, Babinsa mendengarkan secara langsung kondisi usaha, mulai dari proses produksi, ketersediaan bahan baku, hingga pemasaran hasil produksi. Selain itu, ia juga memberikan motivasi agar pelaku UMKM tetap semangat mengembangkan usahanya di tengah dinamika perekonomian.

Sertu Mujahidin mengatakan bahwa pendampingan melalui komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang berkontribusi terhadap perekonomian desa.

"UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami hadir untuk memberikan semangat, mendengar berbagai kendala yang dihadapi, serta mendorong para pelaku usaha agar terus berinovasi dan mempertahankan kualitas produknya sehingga mampu bersaing di pasar," kata dia.

Menurutnya, usaha pembuatan tusuk sate yang ditekuni Jamsari menjadi salah satu contoh usaha rumahan yang memiliki prospek baik karena produknya dibutuhkan secara berkelanjutan oleh para pedagang kuliner maupun masyarakat.

Sementara itu, Jamsari mengaku senang atas perhatian yang diberikan Babinsa kepada pelaku UMKM. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang.

"Kami merasa diperhatikan. Kehadiran Babinsa memberikan semangat kepada kami agar tetap optimistis menjalankan usaha. Mudah-mudahan usaha kecil seperti ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat sekitar," ungkapnya.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, diharapkan hubungan yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor UMKM sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi desa. Pendekatan yang dilakukan Babinsa juga menjadi bukti bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi turut mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan di wilayah binaan. (Pendim0821)

Bersembunyi di Rumah Teman, Pelaku Curanmor Akhirnya Tak Berkutik Dibekuk Polisi

Pelaku curanmor saat diamankan polisi

Lumajang, (Onenewsjatim) – Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengamankan satu pelaku pencurian sepeda motor yang sempat melarikan diri usai beraksi di pusat kota Lumajang, Sabtu (18/7/2026).

Pelaku berinisial IS, 31, warga Kecamatan Kedungjajang, ditangkap petugas Resmob saat bersembunyi di rumah temannya di Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, penangkapan IS merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku lainnya yang lebih dulu diamankan warga.

"Benar, anggota Satreskrim telah mengamankan satu pelaku curanmor berinisial IS. Yang bersangkutan ditangkap di Desa Grobogan saat bersembunyi di rumah temannya," ujar Ipda Suprapto.

Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di depan toko kosmetik di Jalan Kyai Ghozali, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang. 

Berdasarkan keterangan kepolisian, IS beraksi bersama rekannya berinisial NS, warga Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang. 

Saat itu korban baru saja memarkir sepeda motornya di depan toko dalam keadaan terkunci setang, namun kunci magnet masih terbuka. Korban kemudian masuk ke dalam toko sambil membawa kunci asli.

Melihat kesempatan itu, NS turun dari motor dan mencoba membawa kabur sepeda motor korban menggunakan kunci palsu. Sementara IS menunggu di sekitar lokasi menggunakan sepeda motor Vario 150 warna merah doff.

Aksi tersebut sempat diketahui karyawan toko yang langsung berteriak "maling". Panik, para pelaku berusaha kabur ke arah timur. Namun sekitar 10 meter dari lokasi, NS kehilangan kendali dan terjatuh bersama motor curian.

"Warga yang mendengar teriakan langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan NS. Sempat terjadi amukan massa sebelum akhirnya kami amankan," jelas Ipda Suprapto.

Sementara itu IS berhasil melarikan diri ke arah selatan. Tim Resmob kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga akhirnya menemukan keberadaan IS di Desa Grobogan.

"Saat ini kedua pelaku sudah kami amankan di Polres Lumajang untuk proses hukum lebih lanjut. Motor yang digunakan pelaku dan barang bukti lainnya juga sudah diamankan," tambah Ipda Suprapto.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 477  KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

19/07/2026

Ketua RT di Lumajang Diduga Setubuhi Keponakan Sendiri Sejak Kelas 3 SD

Keluarga korban saat melaporkan ke Polres Lumajang

Lumajang, (Onenewsjatim)
— Seorang gadis berusia 14 tahun di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diduga menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh pamannya sendiri yang juga menjabat sebagai ketua RT setempat.

Kasus ini kini telah dilaporkan keluarga korban ke Polres Lumajang dengan didampingi kuasa hukum.

Kuasa hukum korban, Shifa Khilwiyatul Muti'ah, mengatakan kasus tersebut terungkap setelah ada informasi yang beredar di lingkungan sekitar terkait kedekatan korban dengan terduga pelaku.

"Awal pertama kali diketahui itu karena ada saudaranya yang datang ke rumah menanyakan terkait isu-isu yang beredar di kampung. Kalau di kampung kan banyak isu-isu, ditanyakan, dikroscek kebenarannya. Dari saudaranya itu ke orang tua. Nah itu akhirnya ketahuan kalau ternyata si anak ini telah menjadi korban," ujar Shifa saat dikonfirmasin

Berdasarkan keterangan korban kepada keluarga dan penyidik, dugaan persetubuhan telah terjadi sebanyak empat kali.

Peristiwa pertama kali terjadi saat korban masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar.

"Ini sebenarnya pencabulan ke korban itu sejak masih kelas 3 SD. Korban disetubuhi oleh pelaku sudah 4 kali," kata Shifa.

Shifa menjelaskan, terduga pelaku berinisial RM (56) masih memiliki hubungan kerabat dengan korban. Selain itu, RM juga diketahui menjabat sebagai ketua RT di lingkungan tempat tinggal mereka.

Menurut keterangan korban, peristiwa itu terjadi di beberapa lokasi berbeda. 

"Tempat kejadiannya di sekitar situ. Yang pertama ada di rumah terduga pelaku. Yang kedua di rumah kosong, yang ketiga di kandang, dan yang keempat di rumah korban sendiri," jelas Shifa.

Korban juga mengaku sempat diberi sejumlah uang oleh terduga pelaku setelah kejadian.

"Korban diiming-imingi dikasih uang," tambahnya.

Shifa menyebut korban baru berani mengungkapkan setelah keluarga mengetahui adanya informasi yang beredar di lingkungan. 

Saat ini seluruh keterangan korban telah disampaikan kepada penyidik Polres Lumajang sebagai bagian dari proses hukum.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Untuk pelaku masih dalam lidik rekan-rekan kita karena menurut informasi juga sudah meninggalkan kediamannya di Kecamatan Kedungjajang. Jadi, melarikan diri," ungkap Suprapto.

Silaturahmi Jadi Jembatan, Babinsa Jeruk Perkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Desa Jeruk Koramil 0821-04/Gucialit, Serka Bohari Rahman, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) melalui silaturahmi bersama warga binaan di Dusun Sidorejo RT 003 RW 001, Desa Jeruk, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/07/2026).

Kegiatan komunikasi sosial tersebut menjadi salah satu sarana bagi Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi dan perkembangan situasi di wilayah binaannya. Dengan menjalin dialog yang akrab bersama masyarakat, berbagai informasi maupun aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik sehingga setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.

Dalam kesempatan itu, Serka Bohari Rahman mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mempererat kerukunan antarwarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Selain mempererat hubungan emosional antara Babinsa dan warga, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mendengarkan berbagai masukan maupun perkembangan situasi di desa sehingga apabila terdapat kendala dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama," ujar dia.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dusun Sidorejo, Hariadi, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selama ini aktif menjalin komunikasi dengan warga. 

Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong.

"Kami merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa yang rutin bersilaturahmi serta berdialog dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, hubungan antara TNI dan warga semakin erat sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat dibahas bersama dan diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan serta mempercepat terwujudnya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Gucialit. (Pendim0821)

Tutup MPLS, Danramil Klakah Ajak Pelajar Perkuat Nasionalisme dan Disiplin


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Danramil 0821-05/Klakah, Kapten Cba Dwa Wawan Hertanto, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para peserta didik baru di SMAN 1 Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, bela negara, kedisiplinan, serta pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab sebagai pelajar.

Dalam penyampaiannya, Kapten Cba Dwa Wawan Hertanto mengajak seluruh siswa untuk menjadikan masa sekolah sebagai momentum membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta mengembangkan prestasi yang dilandasi rasa cinta kepada bangsa dan negara.

"Generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, selain menguasai ilmu pengetahuan, para pelajar juga harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas, serta mampu menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari," ujar dia.

Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial, menjauhi perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan mereka. Menurutnya, semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Klakah, Achmad Sulton, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Danramil 0821-05/Klakah yang telah memberikan materi Wawasan Kebangsaan pada hari terakhir pelaksanaan MPLS. Menurutnya, materi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik baru untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.

"Materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Danramil memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa. Selain memperkuat rasa nasionalisme, kegiatan ini juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, semangat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap bekal ini mampu menjadi fondasi bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta lingkungan sekitarnya," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sebagai landasan dalam belajar, berprestasi, serta berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendim0821)

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved