Lumajang, (Onenewsjatim) – Kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Ipda Untoro, S.H. dan Aiptu Rima Mayangga Rivasari, S.H., M.H. Putri mereka, Dewi Ratih Kumala Tungga, berhasil menembus ketatnya seleksi Program Studi S1 Kedokteran Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), salah satu perguruan tinggi negeri yang dikenal memiliki standar akademik dan karakter yang tinggi.
Keberhasilan Dewi bukanlah capaian yang hadir dalam semalam. Di balik pengumuman kelulusan yang membanggakan itu, tersimpan perjalanan panjang penuh disiplin, pengorbanan, dan ketekunan yang dijalani selama menempuh pendidikan di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur.
Dewi, yang merupakan Taruna Bhayangkara Angkatan V, dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun pembinaan karakter. Lingkungan pendidikan yang menekankan kedisiplinan dan kepemimpinan menjadi bekal penting dalam membentuk mental serta semangat juangnya menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi.
Bagi sang ayah, Ipda Untoro, keberhasilan putrinya merupakan anugerah yang patut disyukuri sekaligus buah dari kerja keras yang selama ini dilakukan Dewi dengan penuh kesungguhan.
"Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat bersyukur atas pencapaian ini. Dewi telah berjuang dengan sungguh-sungguh, belajar dengan tekun, dan melewati berbagai tahapan seleksi yang tidak mudah. Sebagai orang tua, kami hanya berusaha memberikan dukungan, doa, dan motivasi agar ia tetap fokus mengejar cita-citanya," ujar Untoro saat ditemui, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal mengejar nilai akademik, melainkan juga membangun karakter yang kuat. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan semangat pantang menyerah selalu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami selalu mengajarkan bahwa keberhasilan harus dibangun dengan kerja keras dan integritas. Saya berharap Dewi dapat menjaga amanah ini, terus belajar dengan rendah hati, serta mengabdikan ilmu yang diperolehnya untuk masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.
Perasaan haru juga dirasakan oleh sang ibu, Aiptu Rima Mayangga Rivasari. Sebagai sosok yang setiap hari mendampingi proses belajar putrinya, ia menjadi saksi bagaimana Dewi harus mengorbankan banyak waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
"Sebagai seorang ibu, saya melihat sendiri perjuangan Dewi setiap hari. Banyak waktu yang ia korbankan untuk belajar dan mempersiapkan diri. Alhamdulillah, semua usaha dan doa akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan," tutur Rima dengan mata berbinar.
Ia menilai, keberhasilan tersebut bukan semata tentang diterima di kampus impian, tetapi juga tentang proses pembentukan karakter yang telah ditempa selama bertahun-tahun.
"Kami selalu mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari prestasi akademik. Akhlak, kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, dan integritas jauh lebih penting. Semoga Dewi tetap rendah hati dan kelak menjadi dokter yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Masuknya Dewi ke Program Studi S1 Kedokteran Universitas Pertahanan RI menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, serta dukungan keluarga yang kuat, generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Kini, langkah baru telah menanti Dewi Ratih Kumala Tungga. Di kampus yang mengedepankan perpaduan antara keunggulan akademik, nasionalisme, dan pengabdian, ia akan memulai perjalanan panjang untuk mewujudkan cita-citanya sebagai dokter.
Harapan keluarga pun sederhana, agar ilmu yang diperoleh kelak tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi jalan pengabdian bagi bangsa dan masyarakat Indonesia.









FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram