-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

01/05/2026

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Wonogriyo Kerja Bakti Bangun Rumah


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat gotong royong dan kebersamaan bersama masyarakat. Babinsa Wonogriyo Koramil 0821-15/Tekung Serka Imamul Mutaqin turun langsung membantu warga melaksanakan kerja bakti pembangunan rumah milik Minto di Dusun Ledokrejo RT 006 RW 002 Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut,  kerja bakti pembangunan rumah. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian TNI dalam mendukung kesejahteraan warga binaan serta mempererat hubungan emosional antara aparat teritorial dengan masyarakat.

Serka Imamul Mutaqin mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kerja bakti tersebut merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu hadir dan membantu kesulitan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan pedesaan.

“Kegiatan kerja bakti seperti ini merupakan wujud kebersamaan antara Babinsa dan warga. Selain membantu mempercepat pembangunan rumah, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi serta menjaga kekompakan di lingkungan masyarakat,” kata Imam.

Ia menambahkan, pembangunan rumah milik Minto dilakukan secara bertahap dengan melibatkan warga sekitar. Dengan semangat saling membantu, pekerjaan berat menjadi lebih ringan dan cepat terselesaikan.

Sementara itu, Minto selaku pemilik rumah menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Babinsa dan warga yang telah meluangkan waktu serta tenaga dalam proses pembangunan rumahnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk tetap kompak dan menjaga persatuan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Babinsa dan semua warga yang sudah membantu. Dengan gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi cepat dan terasa lebih ringan,” ungkapnya.

Kegiatan kerja bakti tersebut juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan serta kepedulian sosial antarwarga. Selain membantu pembangunan rumah, warga juga saling bertukar informasi dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Dusun Ledokrejo. (Pendim0821)

Peringati May Day, Kodim 0821 Lumajang Gelar Apel Siaga dan Standby Personel


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kodim 0821/Lumajang melaksanakan kegiatan apel siaga dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), bertempat di halaman Makodim 0821/Lumajang, Jumat (1/5/2026).

Apel siaga dipimpin oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, yang dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan prajurit meskipun dalam suasana hari libur.

“Walaupun saat ini dalam kondisi libur, namun karena tugas dan tanggung jawab, kita tetap melaksanakan siaga,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional kerap diwarnai dinamika di lapangan, sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan.

“Hari ini merupakan May Day, di mana dinamika di lapangan bisa berkembang, termasuk adanya pro dan kontra yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” ungkapnya.

Kasdim juga mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai kemungkinan adanya pihak yang mencoba memanfaatkan momentum tersebut untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif.

“Kita harus waspada terhadap adanya kelompok-kelompok yang menunggangi kegiatan, sehingga dapat memicu gangguan stabilitas wilayah,” lanjutnya.

Untuk itu, seluruh personel diminta melaksanakan siaga penuh dengan status standby atau on call di satuan, serta siap digerakkan sewaktu-waktu apabila terjadi perkembangan situasi di wilayah.

Selain fokus pada aspek keamanan, Kasdim juga mengingatkan faktor cuaca yang saat ini tidak menentu dengan curah hujan tinggi, sehingga prajurit diharapkan tetap menjaga kesehatan dan aktif memonitor wilayah binaan masing-masing.

Apel siaga tersebut menjadi wujud komitmen Kodim 0821/Lumajang dalam menjaga stabilitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional. (Pendim 0821).

30/04/2026

79 Tersangka Diciduk, Polda Jatim Bongkar Puluhan Kasus Penyelewengan BBM Subsidi


Surabaya, (Onenewsjatim)
- Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bersama Polres yang ada di jajaran Polda Jatim berhasil mengungkap 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi selama periode Januari hingga April 2026. 

Dari pengungkapan tersebut, Polisi menetapkan sebanyak 79 orang sebagai tersangka dan diamankan untuk proses hukum.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran.

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas serta keberlangsungan kebijakan subsidi energi dari negara," kata Kombes Pol Abast, Kamis (30/4/26).

Ia menegaskan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, subsidi harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tidak boleh disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

Kombes Abast menambahkan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan komitmen Polri dalam mengawal distribusi energi bersubsidi agar tepat guna dan tidak diselewengkan.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, dari perspektif ekonomi, penyalahgunaan subsidi dapat menimbulkan distorsi distribusi dan merugikan masyarakat. Sementara dari perspektif sosial, hal ini dapat memicu ketidakadilan serta menurunkan kepercayaan publik. 

"Oleh karena itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi dan edukasi publik,”terang Kombes Abast.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilakukan secara intensif oleh jajaran Polda Jatim.

“Selama kurun waktu Januari hingga April 2026, Ditreskrimsus Polda Jatim dan Polres jajaran berhasil mengungkap 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi yang tertuang dalam 66 laporan Polisi,” ungkapnya. 

Tidak hanya mengamankan 79 tersangka, dari hasil pengungkapan tersebut Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 8.904 liter BBM jenis pertalite, 17.580 liter solar, serta 410 tabung LPG yang terdiri dari 227 tabung LPG 3 kilogram, 20 tabung LPG 5 kilogram, dan 171 tabung LPG 12 kilogram. 

Selain itu, turut diamankan 47 unit kendaraan roda empat dan enam serta tiga unit kendaraan roda dua yang digunakan dalam tindak pidana. 

“Perbuatan para pelaku ini mengakibatkan potensi kerugian negara kurang lebih sebesar Rp7.526.090.224,” tegasnya. 

Kombes Pol Roy menambahkan, dalam pengungkapan tersebut pihaknya menemukan sejumlah modus operandi yang dilakukan para pelaku, diantaranya pengisian BBM menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi, pembelian berulang di SPBU untuk kemudian ditimbun, penggunaan beberapa barcode, hingga praktik pemindahan LPG 3 kilogram ke tabung ukuran lebih besar.

“Ada juga keterlibatan oknum petugas SPBU yang memberikan barcode kepada pelaku untuk pengisian BBM bersubsidi yang kemudian diperjualbelikan kembali guna mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Polda Jatim memastikan akan menindak tegas seluruh pelaku tanpa pandang bulu serta menelusuri aliran dana hasil kejahatan tersebut.

“Kami pastikan tidak ada toleransi bagi siapapun yang terlibat. Kami juga menelusuri aliran dana dan menerapkan tindak pidana pencucian uang. Apabila ditemukan keterlibatan pejabat, maka akan dilimpahkan ke penyidik tindak pidana korupsi,” tegas Kombes Pol Roy.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM dan LPG bersubsidi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi melalui kantor polisi terdekat atau call center 110,” pungkasnya. (*)

Pupuk Kedisiplinan, Babinsa Kunir Edukasi Siswa SMK Miftahul Islam


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya pembinaan generasi muda terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Kunir Kidul Koramil 0821-13/Kunir, Serda Eko Susanto, melaksanakan kegiatan pemberian wawasan kebangsaan (Wasbang) tentang kenakalan remaja kepada siswa SMK Miftahul Islam Kunir, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan.

Dalam penyampaiannya, Serda Eko Susanto menekankan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dibina dengan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

“Melalui kegiatan Wasbang ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa agar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang melanggar hukum,” ujar dia.

Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif yang dapat menunjang prestasi dan masa depan.

Sementara itu, Kepala SMK Miftahul Islam Kunir, Ahmad Andrianto, S.Pd, menambahkan bahwa selain menjauhi kenakalan remaja, para siswa juga diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah sebagai bagian dari upaya meraih cita-cita

“Sebagai pelajar, penting untuk menjaga sikap dan perilaku, karena apa yang dilakukan akan mencerminkan nama baik sekolah. Dengan disiplin dan berperilaku positif, siswa akan lebih mudah meraih prestasi serta mewujudkan cita-citanya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga perilaku serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi sebagai generasi penerus bangsa. (Pendim0821)

Tim Wasev Tinjau Langsung KDKMP di Sejumlah Desa Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) jajaran Kodam V/Brawijaya sebagai ketua tim Kolonel Inf Agus Supriyanto beserta tiga orang anggota, yang berlangsung di Makodim 0821/Lumajang. Kamis (30/4/2026)

Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, mewakili Komandan Kodim 0821/Lumajang. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program KDKMP sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah.

Dalam rangkaian kegiatan, Tim Wasev tidak hanya melaksanakan tatap muka dan koordinasi di Makodim, namun juga menggelar video conference (vidcon) sebagai sarana monitoring terpadu terhadap pelaksanaan program di lapangan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan koperasi desa.

Selanjutnya, Tim Wasev melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi KDKMP di wilayah Kabupaten Lumajang, di antaranya KDKMP Grati, Rogotrunan, Sumberejo, Sukodono, dan Klakah. Pengawasan ini difokuskan pada aspek manajemen koperasi, pemanfaatan bantuan, serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Wasev ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.

“Melalui pengawasan dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pelaksanaan KDKMP dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kodim 0821/Lumajang siap mendukung penuh setiap program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan keberlangsungan dan kemajuan KDKMP di wilayah binaannya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh sinergi antara TNI AD dengan seluruh pemangku kepentingan, sebagai wujud nyata kolaborasi dalam membangun kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Lumajang.(Pendim0821)

Dua Pelaku Begal Jembatan JLS Lumajang Ditangkap, Polisi Buru Dua Pelaku Lain


Lumajang (Onenewsjatim) –
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pembegalan yang terjadi di Jembatan Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Dua pelaku telah diamankan, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menyebutkan, dua pelaku yang telah ditangkap masing-masing berinisial NH (24) dan MH (15), yang merupakan anak berhadapan dengan hukum (ABH). Keduanya merupakan warga Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh.

“Untuk sementara, dua terduga pelaku sudah kami amankan di Satreskrim Polres Lumajang. Sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian dan pengembangan oleh tim,” ujar Suprapto.

Kasus ini bermula dari aksi pembegalan yang menimpa seorang pemuda bernama Mochammad Taufik Hidayat (22), warga Kecamatan Sumbersuko, pada Minggu (26/4/2026) dini hari. Korban diserang oleh sekelompok pelaku di kawasan jembatan JLS Wotgalih.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kekerasan fisik setelah dikeroyok dan dipukul di bagian kepala hingga mengalami luka dan pendarahan. Salah satu pelaku juga sempat mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau.

“Korban sempat diancam menggunakan pisau, namun berhasil menghindar sehingga tidak mengalami luka akibat senjata tajam,” jelas Suprapto.

Tak hanya itu, korban juga didorong hingga terjatuh ke Sungai Wotgalih setelah sebelumnya sempat berpegangan pada pagar jembatan. 

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat bernopol B 3945 CLE serta telepon genggam miliknya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan yang dilakukan tim Resmob Polres Lumajang pada Senin (27/4/2026) malam. Petugas mendatangi rumah korban dan melakukan wawancara untuk menggali keterangan terkait ciri-ciri pelaku.

Dari hasil keterangan korban, salah satu pelaku dikenali melalui unggahan di media sosial TikTok. Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian melakukan profiling hingga mengidentifikasi pelaku berinisial NH.

“Tersangka NH berhasil kami amankan pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Desa Pandanarum. Sementara MH diserahkan oleh pihak keluarga kepada petugas,” ungkapnya.

Dari hasil pengembangan, polisi menduga jumlah pelaku dalam aksi tersebut sebanyak empat orang. Saat ini, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Sejumlah barang bukti turut diamankan dalam pengungkapan kasus ini, di antaranya satu bilah pisau yang diduga milik pelaku, sepeda motor hasil kejahatan, serta pakaian yang digunakan saat kejadian.

Terkait motif, Suprapto mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Untuk motif masih kami dalami. Termasuk peran masing-masing pelaku dalam kejadian ini akan kami sampaikan setelah proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Oknum PNS DLH Tersandung Narkoba, Bunda Indah Langsung Ambil Langkah Keras


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Buntut penangkapan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, langsung mengambil langkah tegas.

Didampingi Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, Bunda Indah mengumpulkan seluruh pegawai DLH di halaman kantor setempat, Kamis (30/4/2026), untuk memberikan arahan sekaligus peringatan keras terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur sipil negara.

Dalam sambutannya, Bunda Indah menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba. Ia meminta Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) segera memproses oknum yang terbukti melanggar.

“Saya tidak main-main soal narkoba. No compromise, tidak kompromi. Saya minta Inspektorat dan BKD segera memproses PNS yang terlibat narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, ASN yang menggunakan narkoba tidak akan mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan baik. Ia juga menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan, khususnya sistem saraf.

“Kalau ada aparatur sipil negara yang pakai narkoba, saya pastikan dia tidak akan bisa melayani masyarakat,” imbuhnya.

Bunda Indah juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat terjadi kasus serupa di lingkungan Dinas Pendidikan. Meski demikian, ia menyebut pelaku bukan ASN, melainkan pekerja yang sedang berada di lokasi.

Sebagai langkah konkret, Bunda Indah langsung memerintahkan tes urine kepada seluruh pegawai DLH tanpa terkecuali. Ia bahkan menginstruksikan agar pegawai yang tidak hadir tetap diperiksa dengan mendatangi rumah masing-masing.

“Saya kumpulkan panjenengan untuk pagi ini dites urin semua, tanpa terkecuali. Kalau hari ini ada yang tidak masuk, kasih alamatnya rumahnya, biar didatangi,” ujarnya.

Ia juga memperingatkan agar tidak ada praktik kecurangan dalam pelaksanaan tes, termasuk upaya tukar sampel urine atau perlindungan terhadap pelaku.

“Siapa yang melindungi? Siapa yang dilindungi? Siapa yang berbuat curang? Saya kasih sanksi seberat-beratnya, termasuk petugas dari rumah sakit umum dan dinas kesehatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang mengamankan seorang oknum PNS DLH berinisial HP (44), warga Kelurahan Jogoyudan, pada Selasa (28/4/2026) malam. Penangkapan dilakukan di depan sebuah minimarket di kawasan Jalan Jenderal Sutoyo, Lumajang.


.

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved