-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

16/08/2026

Dandim Lumajang Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kusuma Bangsa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Forkopimda Kabupaten Lumajang melaksanakan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Kabupaten Lumajang, Minggu dini hari (16/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup). Kegiatan berlangsung secara khidmat dengan diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta peserta upacara lainnya.

Apel kehormatan dan renungan suci menjadi momentum untuk mengenang dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Suasana hening dan penuh penghormatan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Dandim selaku Irup memimpin prosesi penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan melalui pengabdian dan karya terbaik.

Melalui renungan suci, nilai patriotisme, nasionalisme, serta semangat rela berkorban diharapkan terus tertanam dalam diri seluruh peserta. Penghormatan kepada para pahlawan juga menjadi bentuk komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelaksanaan AKRS di TMP Kusuma Bangsa menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Lumajang, sekaligus momentum memperkuat semangat persatuan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah mewariskan kemerdekaan kepada generasi saat ini. (Pendim 0821).

Dandim Lumajang Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Siap Sukseskan HUT ke-81 RI


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menghadiri sekaligus mengikuti Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lumajang, bertempat di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Sabtu malam (15/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kehadiran unsur Forkopimda dan berbagai pihak menjadi bentuk dukungan terhadap para generasi muda yang dipercaya menjalankan tugas negara.

Dandim Lumajang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengukuhan bersama jajaran Forkopimda dan tamu undangan. Para anggota Paskibraka tampak mengikuti prosesi dengan penuh khidmat sebagai bentuk kesiapan menjalankan amanah pada upacara peringatan kemerdekaan.

Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses seleksi dan pembinaan hingga dipercaya mengemban tugas tersebut.

"Kalian adalah putra-putri terbaik yang mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas penting pada peringatan HUT Kemerdekaan. Laksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan bangga membawa nama Kabupaten Lumajang," pesannya 

Pengukuhan Paskibraka tidak hanya menjadi bagian dari persiapan upacara, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki semangat nasionalisme.

Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten Lumajang, seluruh anggota diharapkan mampu menjalankan tugas dengan baik dan memberikan penampilan terbaik pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. (Pendim 0821).

75 Paskibraka Lumajang Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sebanyak 75 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lumajang Tahun 2026. Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Pengukuhan berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Sabtu (15/8/2026).

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya tentang menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih. Menurut dia, kesempatan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.

“Saya yakin bahwa anak-anak memiliki keistimewaan. Bukan hanya sebagai pengibar bendera pusaka pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi harus mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin, bermoral, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” kata Indah.

Sebanyak 75 anggota Paskibraka tersebut sebelumnya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih 20 hari.

Mereka mendapatkan pembinaan dari pelatih yang berasal dari unsur TNI, Polri, serta panitia Paskibraka Kabupaten Lumajang.

Selama proses pembinaan, para pelajar tidak hanya dilatih kemampuan baris-berbaris. Mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, patriotisme, nasionalisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Indah mengatakan, nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti setelah para anggota Paskibraka selesai menjalankan tugas pada upacara 17 Agustus.

Menurutnya, pengalaman selama mengikuti pendidikan dan pelatihan harus menjadi modal bagi para pelajar untuk membangun kebiasaan positif di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

“Tugas yang anak-anak emban besok adalah tugas yang sangat berat, namun sangatlah mulia. Anak-anak merupakan tunas bangsa dan harapan bangsa dan negara,” ujar Indah.

Ia juga berharap anggota Paskibraka mampu menjadi teladan bagi pelajar lainnya, baik melalui kedisiplinan, prestasi, moral maupun kepedulian terhadap lingkungan.

“Semoga mereka bisa menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Indah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan Paskibraka Kabupaten Lumajang.

Apresiasi diberikan kepada panitia, pelatih, pendamping, unsur TNI dan Polri, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember-Lumajang, serta sekolah yang turut mendukung para pelajar selama mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan.

Dengan dikukuhkannya 75 anggota Paskibraka tersebut, mereka kini siap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

Indah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan para pelajar untuk terus berprestasi, berkarya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kepada anak-anak yang baru saja dikukuhkan, saya ucapkan selamat bekerja dan berkarya demi kemaslahatan umat. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan meridai upaya dan langkah kita,” pungkasnya.

15/08/2026

Nyadran Jadi Puncak Karo di Ranupani, Warga Tengger Berjalan Kaki 3 Kilometer


Lumajang, (Onenewsjatim) —
Ratusan warga Suku Tengger di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer untuk mengikuti ritual Nyadran, Sabtu (15/8/2026). Ritual tersebut menjadi salah satu rangkaian utama sekaligus puncak perayaan Hari Raya Adat Karo 2026.

Warga berjalan beriringan dari rumah Romo Dukun menuju makam leluhur. Mereka membawa berbagai hidangan yang telah dipersiapkan untuk keperluan ritual adat.

Nyadran merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Suku Tengger untuk mengenang dan menghormati para leluhur. Dalam prosesi tersebut, warga juga memanjatkan doa sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas kehidupan dan hasil pertanian yang mereka peroleh.

Berjalan Bersama Membawa Hidangan

Suasana perayaan semakin terasa ketika warga mulai bergerak bersama menuju makam. Anak-anak hingga orang dewasa ikut dalam perjalanan tersebut dengan membawa makanan yang akan digunakan dalam prosesi Nyadran.

Sesampainya di makam, warga bergantian melakukan doa dan menaburkan bunga di makam para leluhur. Mereka juga membawa hidangan berupa nasi lengkap dengan lauk yang dibungkus menggunakan daun pisang.

Mamik Forinta, salah seorang warga Suku Tengger, mengatakan Nyadran merupakan bagian penting dalam rangkaian Hari Raya Adat Karo.

Menurut dia, prosesi tersebut menjadi momentum masyarakat untuk mengingat jasa para leluhur sekaligus mensyukuri kehidupan yang telah dijalani masyarakat Tengger.

“Ini kita menghormati dan mengingat perjuangan para leluhur. Juga bersyukur kita di sini bertani, menanam kentang, bawang, tanahnya subur,” kata Mamik di Desa Ranupani, Sabtu (15/8/2026).

Mamik menjelaskan, makanan yang dibawa warga dalam ritual tersebut dikenal dengan sebutan tamping. Hidangan itu berisi berbagai masakan yang biasa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat.

“Nama makanannya itu tamping, yang isinya berupa masakan sehari-hari,” ujarnya.

Setelah tiba di lokasi makam, warga tampak memenuhi area pemakaman. Mereka secara bergantian mendatangi makam leluhur untuk menaburkan bunga dan memanjatkan doa.

Tradisi tersebut tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Anak-anak juga turut dilibatkan dalam rangkaian Nyadran sebagai bagian dari upaya mengenalkan dan mempertahankan tradisi adat kepada generasi berikutnya.

Selain doa dan tabur bunga, masyarakat membawa makanan sebagai bentuk sedekah dalam rangkaian ritual. Hidangan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari prosesi Nyadran.

Ketua Pelestari Adat Sampurno mengatakan tradisi Karo dan rangkaian ritual adat di dalamnya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Suku Tengger.

Menurut dia, perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan menjalankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sampurno menegaskan bahwa masyarakat tetap mengikuti ketentuan adat sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. Namun, pelaksanaan adat tidak berarti mencampurkan keyakinan agama masing-masing warga.

“Pada intinya semua masyarakat itu walaupun agama berbeda-beda, harus mengikuti peraturan adat. Kalau agama itu keyakinan masing-masing. Kalau adat itu yang punya masyarakat. Jadi bersama dilaksanakan dan dijaga,” tutur Sampurno.

Sinergi Babinsa dan Bidan Desa, Perkuat Pelayanan Kesehatan Balita dan Lansia


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Pagowan Koramil 0821-17/Pasrujambe Serda Samsul Husen bersama Bidan Desa Pagowan melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di Balai Posyandu Harapan Sejahtera, Dusun Pakurejo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesehatan masyarakat, khususnya kelompok balita dan lanjut usia yang membutuhkan perhatian serta pemantauan kesehatan secara berkala.

Saat dikonfirmasi, Serda Samsul Husen menyampaikan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat sekaligus membantu kelancaran kegiatan pelayanan kesehatan di desa binaan.

“Pendampingan ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan Posyandu, baik untuk memantau tumbuh kembang balita maupun menjaga kesehatan para lansia,” ucap dia.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan kesehatan diberikan oleh Bidan Desa Pagowan Septin Purwanti, S.Kep. Sebanyak 9 balita dan 6 lansia hadir mengikuti kegiatan Posyandu. Pelayanan dilakukan melalui pemeriksaan dan pemantauan kondisi kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing peserta.

Sementara itu, Bidan Desa Pagowan Septin Purwanti, S.Kep menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu menjadi sarana penting untuk melakukan pemantauan kesehatan secara rutin. Bagi balita, pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan dan kondisi kesehatan sejak dini, sedangkan bagi lansia pelayanan diarahkan untuk menjaga dan memantau kondisi kesehatan secara berkala.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu. Dengan pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga apabila terdapat keluhan atau permasalahan kesehatan bisa segera mendapatkan penanganan,” pungkasnya.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan. (Pendim0821)

Babinsa Rowokangkung Dampingi Imunisasi 30 Balita di Posyandu Gerbangmas Kamboja


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Babinsa Rowokangkung Koramil 0821-16/Rowokangkung, Serka Suwardi, mendampingi pelaksanaan imunisasi balita di Posyandu Gerbangmas Kamboja, Dusun Banter RT 012/RW 010, Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemantauan tumbuh kembang dan perlindungan kesehatan anak usia balita.

Dalam kegiatan itu, Serka Suwardi turut mendampingi tenaga kesehatan dan kader Posyandu saat memberikan pelayanan kepada warga. Sebanyak 30 balita tercatat hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan imunisasi.

Pelayanan imunisasi diberikan oleh Bidan Rowokangkung Retno Dwiyanti, Amd.Kep dan Devi Dwi Siswanti, Amd.Kep.

Serka Suwardi mengatakan, kegiatan Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang perlu mendapat dukungan bersama.

“Kami terus mendukung kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan di wilayah binaan. Harapannya, melalui imunisasi yang rutin, anak-anak dapat memiliki daya tahan tubuh yang baik dan tumbuh secara sehat,” ujar Serka Suwardi.

Menurut dia, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya untuk mendampingi tenaga kesehatan, tetapi juga mendorong masyarakat, terutama orang tua, agar lebih aktif memperhatikan kesehatan ananak.

Imunisasi penting untuk perlindungan anak

Bidan Rowokangkung Retno Dwiyanti mengatakan, imunisasi merupakan salah satu langkah penting untuk memberikan perlindungan kepada anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Ia mengimbau para orang tua agar rutin membawa anak ke Posyandu sehingga kondisi kesehatan dan tumbuh kembang balita dapat dipantau secara berkala.

“Dengan kehadiran orang tua secara rutin di Posyandu, kondisi kesehatan dan tumbuh kembang balita dapat dipantau sejak dini. Imunisasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak,” kata Retno.

Selain imunisasi, kegiatan Posyandu juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi kesehatan dan tumbuh kembang balita.

Dari kegiatan tersebut, tercatat 30 balita hadir. Tidak terdapat ibu hamil yang mengikuti kegiatan dan tidak ditemukan balita dengan kondisi stunting.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan masyarakat diharapkan terus terjaga.

Pendampingan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat membantu mengoptimalkan pelayanan kesehatan di tingkat desa sekaligus mendukung upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. (Pendim0821)



14/08/2026

Babinsa Supiturang Dampingi Konsultasi Kesehatan Siswa SDN 04, Dorong Anak Hidup Sehat


Lumajang , (Onenewsjatim)–
Kepedulian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak terus diwujudkan melalui sinergi antara TNI, tenaga kesehatan dan pihak sekolah. Hal tersebut terlihat saat Babinsa Supiturang Koramil 0821-14/Pronojiwo Sigit Andi Irawan melaksanakan pendampingan konsultasi kesehatan kepada siswa SDN 04 Supiturang yang dilaksanakan oleh Polindes Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan konsultasi kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan siswa sekaligus meningkatkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan memberikan konsultasi dan pemeriksaan sesuai kebutuhan siswa, serta memberikan edukasi terkait pola hidup bersih dan sehat.

Babinsa Supiturang Sigit Andi Irawan mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan kesehatan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang proses belajar siswa.

“Kami mendukung kegiatan konsultasi kesehatan seperti ini karena kesehatan siswa merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas belajar. Dengan adanya pendampingan, diharapkan kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan memberikan manfaat bagi para siswa,” kata dia.

Ia menambahkan, sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan dan pihak sekolah perlu terus dibangun untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman bagi anak-anak.

Bidan Desa Supiturang Ike Yuli Amd. Keb menyampaikan bahwa konsultasi kesehatan di sekolah menjadi sarana untuk memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan siswa sekaligus memberikan pemahaman mengenai kebiasaan hidup sehat.

“Kami memberikan pelayanan konsultasi dan edukasi kesehatan kepada siswa agar mereka semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, pola hidup sehat dan segera menyampaikan apabila mengalami keluhan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN 04 Supiturang M. Ali Wafi, S.Pd.I mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Babinsa bersama tenaga kesehatan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi siswa karena selain mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan, mereka juga merasa mendapat perhatian dalam menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti kegiatan belajar.

“Kami sangat mendukung kegiatan konsultasi kesehatan ini. Anak-anak mendapatkan edukasi yang bermanfaat sehingga diharapkan dapat menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, tenaga kesehatan dan pihak sekolah dalam mendukung kesehatan siswa. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, para siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih nyaman, aktif dan optimal. (Pendim0821)

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved